HARI MINGGU BIASA XXVI/C/2019

Mgr. FX. Hadisumarta OCarm - kumpulan Homili
PENGANTAR Kata-kata yang disampaikan Yesus dalam Injil Lukas hari ini mengenai orang kaya dan miskin terdengar sangat menentang atau provokatif. Namun apabila kata-kata itu kita dengarkan dengan tenang, ternyata mengandung undangan kepada kita untuk memiliki suatu prinsip atau sikap dasar pribadi, yang akan membawa kita kepada hidup bahagia yang sebenarnya. Injil Kitab Suci bila sungguh dipahami dengan benar, selalu mewartakan kabar gembira kepada kita..........selanjutnya
HARI MINGGU BIASA XXV/C/2019

Mgr. FX. Hadisumarta OCarm - kumpulan Homili
PENGANTAR Uang merupakan salah satu godaan atau tantangan terbesar bagi kita manusia. Sebagai yang terbesar di antara kekuasaan dan daya selera manusia. Karena itulah mengapa Yesus menegaskan tuntutan-Nya, yang tak dapat ditolak dan ditolak. Karena itulah mengapa Yesus bersabda : "Seorang hamba tidak dapat mengabdi kepada dua tuan….Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon" (ay. 13)..........selanjutnya
HARI MINGGU BIASA XXIV/C/2019

Mgr. FX. Hadisumarta OCarm - kumpulan Homili
PENGANTAR Kerap kali Yesus menyampaika ajaran-ajaran-Nya yang yang mendasar namun dalam bentuk perumpamaan sederhana. Hari ini dalam Injil Lukas Bab 15 Yesus menceriterakan dua perumpamaan yang pendek, yakni hari ini kita akan mendengarkan Injil Lukas Bab 15 yang pendek : ayat 1-10, yaitu perumpamaan tentang domba yang hilang (ay. 3-7), dan tentang dirham seorang perempuan yang hilang (ay.8-10). Perumpamaan itu dahulu ditujukan kepada kaum Farisi dan ahli-ahli Taurat, tetapi sekarang pun juga berlaku bagi kita..........selanjutnya
HARI MINGGU BIASA XXIII/C/2019

Mgr. FX. Hadisumarta OCarm - kumpulan Homili
PENGANTAR Yesus sebagai Almasih tampil dalam masyarakat untuk mewartakan Injil, untuk mengikut-Nya sebagai murid-murid-Nya sebagai orang kristiani sejati. Ia menyebut empat syarat mutlak mutlak yang harus dipenuhi. 1. Jangan terikat mutlak kepada kelurga (ay. 26).
2. Hal harta atau milik (ay. 33).
3. Bersedia menanggung penderitaan (ay. 27).
4. Bersikap dan berbuat secara realistis dalam menghadapi kesulitan dan tuntutan (ay.28-32). Marilah dalam perayaan Ekaristi ini kita mendengarkan dan berusaha memahami serta melaksanakan syarat-syarat Yesus terebut..........selanjutnya
HARI MINGGU BIASA XXII/C/2019 - HARI MINGGU KITAB SUCI NASIONAL

Mgr. FX. Hadisumarta OCarm - kumpulan Homili
PENGANTAR Gereja Katolik Indonesia hari ini mau meningkatkan pengertian umatnya tentang Kitab Suci (KS) untuk dapat menghayati hidup kristiani sejati. St. Hironimus yang menerjemahkan Kitab Suci asli ke dalam bahasa Latin menegaskan, bahwa kita tidak dapat mengenal apalagi mengikuti Yesus Kristus Penyelamat kita, yang telah menentukan sikap, sabda dan perberbuatan-Nya untuk menebus kita. Berpegang pada keyakinan tersebut, marilah kita hari ini dalam perayaan Earisti ini, mendengarkan KS dengan mengikuti Injil Luk 14:1.7-14. Terutama dalam perayaan Ekaristi, sebagai perjamuan makan, Yesus sendirilah yang berbicara menyapa kita, agar kita sungguh dapat menghargai KS dan dalam perjumpamaan kita dengan Kristus, kita sungguh menjadi umat kristiani sejati..........selanjutnya
Kumpulan Lengkap => Homili Mgr. FX Hadisumarta O.Carm |