Dokumen Gereja
Dokumen Gereja
www.imankatolik.or.id |
Cari Kata dalam Dokumen Gereja
www.imankatolik.or.id |
|---|---|
| 136. | Sambil berdiri di dekat tempat duduk atau di mimbar atau kalau dianggap baik, ditempat lain yang serasi, imam menyampaikan homili. Sesudah homili, dapat dilaksanakan saat hening sejenak. |
| 137. | Syahadat dilagukan atau didaras oleh imam bersama-sama dengan umat (bdk.no.68) sambil berdiri. Pada kata-kata Ia dikandung dari Roh Kudus?menjadi manusia seluruh umat membungkuk khidmat; tetapi pada hari Raya Kabar Sukacita dan pada Hari Raya Natal semua berlutut. |
| 138. | Kemudian menyusul doa umat yang dipimpin oleh imam dari tempat duduknya. Dengan tangan terkatup,imam mengajak umat mengambil bagian didalamnya. Ujud-ujud doa umat dimaklumkan oleh diakon, solis, lektor atau pelayan yang lain, dari mimbar atau dari tempat lain yang cocok. Umat berpartisipasi dalam doa yang aklamasi sesudah tiap-tiap ujud. Sambil merentangkan tangan, imam mengakhiri rangkaian ujud-ujud itu dengan doa. |
| 139. | Setelah doa umat selesai, semua duduk dan kalau ada perarakan persembahan, nyanyian persiapan persembahan dimulai (bdk.no.74). Akolit atau pelayan awam lain menata korporale, purifikatorium, piala, palla dan Misale pada altar. |
| 140. | Dianjurkan agar umat beriman berpartisipasi dalam persiapan persembahan dengan mengantar roti dan anggur untuk perayaan Ekaristi dan persembahan lain untuk keperluan Gereja dan orang-orang miskin. Bahan persembahan umat beriman diterima oleh imam dibantu akolit atau pelayan-pelayan lain. Roti dan anggur untuk Ekaristi diterima oleh imam selebran lalu diletakkan pada altar, sedangkan bahan persembahan lain diletakkan di tempat yang cocok (bdk.no.73). |
| 141. | Di altar, imam menerima patena dengan roti dari pelayan yang membantunya, lalu dengan kedua belah tangan mengangkatnya sedikit diatas altar sambil mengucapkan dalam hati doa : Terpujilah Engkau. Setelah itu patena dengan roti diletakkan diatas korporale. |
| 142. | Kemudian, imam pergi ke sisi altar. Putra altar menyampaikan ampul berisi anggur, lalu imam menuangkan anggur ke dalam piala. Kemudian putra altar menyampaikan ampul berisi air, lalu imam menuangkan sedikit air ke dalam piala sambil berkata dalam hati: sebagimana dilambangkan?.Setelah kembali ke tengah dengan kedua tangan imam mengambil piala, mengangkatnya sedikit di atas altar sambil berdoa dengan suara lembut: Terpujilah Engkau. Lalu piala diletakkan di atas korporale, dan bila dianggap perlu ditutup dengan palla.[*] Tetapi, kalau tidak ada nyanyian persiapan persembahan, dan alat musik pun tidak dimainkan, waktu mengangkat roti dan anggur imam boleh mengucapkan rumus Terpujilah Engkau dengan suara lantang, dan umat menanggapinya dengan aklamasi: Terpujilah Allah selama-lamanya . |
| 143. | Setelah piala diletakkan di atas altar, imam membungkuk khidmat dan berdoa dalam hati: Dengan rendah hati dan tulus,?? |
| 144. | Bila dipakai dupa, imam lalu mengisi pedupaan, dan mendupai bahan persembahan, salib, dan altar. Kemudian, seorang pelayan mendupai imam dari sisi altar. Akhirnya pelayan yang sama mendupai umat. |