Dokumen Gereja
Dokumen Gereja
www.imankatolik.or.id
Cari Kata dalam Dokumen Gereja
www.imankatolik.or.id
Dokumen:
Nomor:
masukkan no. yang dikehedaki - 0 (nol) untuk melihat daftar isi-(catatan kaki lihat versi Cetak)
Dokumen:
Kata:
masukkan kata yang akan dicari (catatan kaki lihat versi Cetak)

325.Seperti untuk pembangunan gereja, demikian juga untuk perabot ibadat, Gereja menyambut baik cita rasa seni setiap daerah. Gereja juga menerima penyerasian dengan tradisi dan kekhasan masing-masing bangsa, asal saja sesuai dengan maksud dan fungsi perabot ibadat itu di dalam liturgi.[*] Dalam hal inipun, hendaknya diperhatikan kesederhanaan yang anggun, yang merupakan bagian utuh dari seni sejati.

326.Mengenai bahan untuk perabot ibadat, di samping bahan tradisional boleh juga digunakan bahan lain, asal menurut penilaian zaman sekarang dianggap sebagai bahan yang luhur, tahan lama, dan serasi untuk digunakan dalam liturgi. Konferensi Uskuplah yang hendaknya menentukan kebijaksanaan dalam hal ini.

327.Diantara hal-hal yang diperlukan untuk perayaan Ekaristi, bejana-bejana kudus harus dihormati secara khusus, terutama patena dan piala, tempat roti dan anggur dipersembahkan, dikonsekrasikan, dan disambut.

328.Bejana-bejana kudus hendaknya dibuat dari logam mulia. Kalau bejana itu dibuat dari logam yang dapat berkarat, atau yang lebih rendah dari emas, hendaklah bagian dalamnya dilapis emas.

329.Atas keputusan Konferensi Uskup, yang harus lebih dulu diketahui oleh Takhta Apostolik, bejana-bejana kudus dapat juga dibuat dari bahan lain yang kuat dan yang menurut anggapan umum setempat merupakan bahan bermutu, misalnya kayu eboni atau kayu keras lain, asal serasi untuk digunakan dalam liturgi. Dalam hal ini, hendaknya lebih diutamakan bahan yang tidak mudah pecah dan tidak mudah rusak. Hal ini berlaku untuk bejana-bejana kudus tempat menyimpan atau menaruh hosti, seperti patena, sibori, piksis, monstrans, dan lain-lainnya.

330.Piala dan bejana lain yang digunakan untuk Darah Tuhan, hendaknya dibuat dari bahan yang kedap air. Kaki piala boleh dibuat dari bahan lain yang kuat dan pantas.

331.Untuk konsekrasi hosti, sebaiknya digunakan patena yang besar; dalam patena itu ditampung hosti baik untuk imam dan diakon, maupun untuk para pelayan lain dan umat.

332.Para seniman yang membuat bejana-bejana kudus boleh membuatnya menurut kekhasan budaya setempat. Namun, hendaknya bejana-bejana itu serasi untuk digunakan dalam liturgi, dan jelas-jelas berbeda dari bejana-bejana yang digunakan untuk keperluan sehari-hari.

333.Mengenai pemberkatan bejana-bejana kudus hendaknya diperhatikan tata cara yang terdapat dalam buku-buku liturgis.[*]

<<   >>