Dokumen Gereja
Dokumen Gereja
www.imankatolik.or.id |
Cari Kata dalam Dokumen Gereja
www.imankatolik.or.id |
|---|---|
| 397. | Selanjutnya, hendaknya dipertahankan asas kesatuan Gereja Partikular dengan Gereja universal, bukan hanya dalam ajaran iman dan tanda-tanda sakramental, tetapi juga dalam kebiasaan yang diikuti seluruh Gereja sebagai bagian dari tradisi rasuli yang tak terputuskan. Ini semua harus dipertahankan bukan hanya untuk menghindari penyimpangan-penyimpangan, tetapi juga supaya khazanah iman dapat diwariskan secara utuh sehingga "tata doa" (lex orandi) Gereja tetap selaras dengan "tata iman" ( lex crecendi ).[*] Ritus Romawi merupakan bagian penting dan berharga dari khazanah liturgi serta harta warisan Gereja Katolik. Kekayaan ini hendaknya dipertahankan demi kesejahteraan seluruh Gereja; setiap pengurangan khazanah ini akan sangat merugikan Gereja universal. Dari abad ke abad, Ritus Romawi tidak hanya mempertahankan kebiasaan liturgis yang berasal dari kota Roma, tetapi juga menampung unsur-unsur lain secara terpadu, organik, dan serasi. Semua itu diambil dari kebiasaan dan kebudayaan aneka bangsa dan beragam Gereja partikular, baik di Barat maupun di Timur. Dengan cara ini Ritus Romawi dalam batas tertentu memiliki corak supra-regional. Baik identitas maupun kesatuan Ritus Romawi dewasa ini diungkapkan dalam edisi acuan buku-buku liturgis, yang dimaklumkan oleh Pimpinan Tertinggi Gereja, dan dalam edisi bahasa setempat yang diterjemahkan dari edisi acuan dan disahkan oleh Konferensi Uskup untuk wilayah yang bersangkutan, serta diketahui oleh Takhta Apostolik.[*] |