Dokumen Gereja
Dokumen Gereja
www.imankatolik.or.id
Cari Kata dalam Dokumen Gereja
www.imankatolik.or.id
Dokumen:
Nomor:
masukkan no. yang dikehedaki - 0 (nol) untuk melihat daftar isi-(catatan kaki lihat versi Cetak)
Dokumen:
Kata:
masukkan kata yang akan dicari (catatan kaki lihat versi Cetak)

40.Akan tetapi, meskipun perayaan liturgis menuntut partisipasi aktif semua umat beriman, belum tentu berarti bahwa setiap orang harus melakukan suatu kegiatan konkrit lain di samping tindakan dan gerak-gerik umum, seakan-akan setiap orang wajib melaksanakan satu tugas khusus dalam perayaan liturgi. Sebaliknya, melalui instruksi kateketis harus diusahakan dengan tekun untuk memperbaiki pendapat-pendapat serta praktek-praktek yang dangkal itu, yang selama beberapa tahun akhir-akhir ini sering terjadi, Katekese yang benar akan menanam kembali dalam hati seluruh umat kristiani kekaguman akan mulianya serta agungnya misteri iman, yakni Ekaristi itu, Dalam perayaannya, Gereja senantiasa beralih "dari apa yang lama kepada yang baru" Karena dalam perayaan Ekaristi, seperti dalam seluruh hidup kristiani yang mendapat kekuatannya daripadanya dan sekaligus tertuju kepadanya, Gereja, sesuai dengan teladan Santo Thomas, merebahkan diri sambil sembah sujud dihadapan tuhan yang telah di salibkan, menderita dan wafat, dimakamkan dan bangkit, maka Gereja itu dengan tak berhenti-henti mengeluk-elukan Dia yang dikenai dandanan kecermelangan ilahi sambil berseru:"Ya Tuhan dan Allahku"

41.Ibadat harian yang didoakan terus menerus dalam kalangan yang luas, dan juga pemanfaatan sakramentali-sakramentali dan acara-acara devosional yang laku di kalangan umat, sangat menunjang, memupuk dan memperdalam pengertian batin terhadap partisipasi liturgis itu, Acara-acara devosional yang lazim dijalankan oleh umat itu, "memang bukannya liutrgi dalam arti yang sebenarnya, namun pada caranya sendiri penting dan luhur", Acara-acara itu harus ditinjau dari segi kaitannya dengan liturgi, terutama bila telah dipuji dan dianjurkan oleh pimpinan Gereja sendiri, seperti khususnya dengan Rosario St. Perawan Maria. Selanjutnya, mengingat ketekunan dalam menjalankan devosi-devosi ini mengantar umat kristiani baik akan menerima sakramen-sakramen - teristimewa Ekaristi - maupun "akan permenu-ngan tentang misteri-misteri Penebusan kita dan akan meneladan para kudus di surga, maka devosi-devosi ini sungguh mempunyai dampak positif untuk partisipasi kita dalam ibadat liturgis."

42.Kita menyadari bahwa Gereja telah terbentuk bukan atas kehendak manusia, melainkan ia telah dipanggil berkumpul oleh Allah dalam Roh Kudus dan melalui imannya, ia menjawab panggilan itu (istilah ekklesia mempunyai kaitan dengan kelsis berarti "panggilan"). Juga kurban Ekaristi tidak boleeh dipandang sebagai suatu "konsllebrasi" dalam arti sebuah perayaan imam bersama umat yang hadir, sebaliknya, Ekaristi yang dirayakan oleh para imam, "merupakan suatu karunia yang secara mutlak tidak dapat digapai oleh daya komunitas Kristiani?. Komunitas ynag berkumpul untuk perayaan Ekaristi membutuhkan seorang yang telah ditahbiskan imam; dia ittu memimpin peryaaan itu, dan hanya dengan demikian terjadilah suatu perkumpulan Ekaristi yang benar, Dari segi lain, komunitas itu dari dirinya sendiri tidak dapat memajukan seorang pelayan tertahbis". Sungguh dibutuhkan kemauan bersama untuk menghindarkan segala kebingunggan dalam hal ini dan mengobati kesulitan-kesulitan yang muncul sejak beberapa tahun terakhir, Maka ungkapan-ungkapan sepert i"komunitas yang berselebrasi" atau "perkumpulan yang berselebrasi" (dalam beberapa bahasa lain; "celebrating assembly", "assemblea celebrante", "assemblee celebrante", "assemblea celebrante") dan kata-kata sejenis jangan dipergunakan sembarangan.

<<   >>