Dokumen Gereja
Dokumen Gereja
www.imankatolik.or.id
Cari Kata dalam Dokumen Gereja
www.imankatolik.or.id
Dokumen:
Nomor:
masukkan no. yang dikehedaki - 0 (nol) untuk melihat daftar isi-(catatan kaki lihat versi Cetak)
Dokumen:
Kata:
masukkan kata yang akan dicari (catatan kaki lihat versi Cetak)

127.Lalu, sambil membuka tangan imam mengajak umat: Marilah kita berdoa, lalu langsung mengatupkan tangan. Semua hadirin bersama dengan imam berdoa sejenak dalam hati. Setelah itu imam merentangkan tangan dan membawakan doa pembuka (kolekta), yang ditutup oleh umat dengan seruan : Amin.

128.Sesudah doa pembuka (kolekta), semua duduk. Imam dapat menyampaikan pengantar amat singkat agar umat mendengarkan sabda Tuhan dengan baik. Kemudian, lektor pergi ke mimbar dan mewartakan bacaan pertama dari Buku Bacaan Misa yang sudah tersedia di sana sejak sebelum misa. Umat mendengarkannya. Sesudah bacaan, lektor berseru: Demikianlah sabda Tuhan, dan umat menjawab dengan seruan: Syukur kepada Allah.

Tepat sekali bila sesudah bacaan diadakan saat hening sejenak, supaya umat dapat merenungkan sebentar apa yang telah mereka dengar.

129.Sesudah bacaan, pemazmur atau lektor sendiri membawakan ayat-ayat mazmur tanggapan. Umat menanggapi dengan menyerukan / melagukan ulangan.

130.Kalau sebelum Injil masih ada bacaan kedua, lektor mewartakannya dari mimbar. Umat mendengarkannya dan, sesudah bacaan, memberi tanggapan dengan seruan seperti di atas (no.128). Tepat sekali bila sesudah bacaan diadakan saat hening sejenak.

131.Kemudian, semua berdiri dan melagukan bait pengantar Injil dengan atau tanpa alleluya sesuai dengan masa liturgi (bdk.no.62-64).

132.Selama dilagukan bait pengantar Injil, jika dipakai dupa, imam mengisi pedupaan dan memberkatinya. Kemudian, imam mangatupkan tangan, membungkuk khidmat ke arah altar sambil berdoa dalam hati: Sucikanlah hati dan budiku

133.Jika Kitab Injil terletak di atas altar, sekarang imam mengambilnya dan membawanya ke mimbar, dengan sedikit diangkat. Waktu pergi ke mimbar imam didahului oleh putra altar yang dapat membawa pedupaan dan lilin bernyala. Semua yang hadir menghadap ke arah mimbar, dan dengan demikian menunjukkan penghormatan khusus kepada Injil Kristus.

<<   >>