Dokumen Gereja
Dokumen Gereja
www.imankatolik.or.id
Cari Kata dalam Dokumen Gereja
www.imankatolik.or.id
Dokumen:
Nomor:
masukkan no. yang dikehedaki - 0 (nol) untuk melihat daftar isi-(catatan kaki lihat versi Cetak)
Dokumen:
Kata:
masukkan kata yang akan dicari (catatan kaki lihat versi Cetak)

365.Dalam memilih Doa Syukur Agung yang tersedia dalam Tata Perayaan Ekaristi hendaknya diperhatikan petunjuk-petunjuk berikut :
a. Doa Syukur Agung I, atau kanon Romawi, dapat digunakan kapan saja. Doa Syukur Agung I terutama dianjurkan pada hari-hari yang memiliki Communicantes [*] khusus, atau dalam Misa-misa yang memiliki Hanc igitur[*] khusus.Doa Syukur Agung I juga cocok pada pesta para rasul dan orang-orang kudus yang namanya disebut dalam Doa Syukur Agung ini; juga pada hari-hari Minggu kecuali kalau, karena pertimbangan pastoral, lebih disarankan Doa Syukur Agung II.
b. Doa Syukur Agung II, karena sifatnya yang khusus, lebih cocok untuk hari-hari biasa dan untuk kesempatan-kesempatan tertentu.[*] Memang Doa Syukur Agung ini memiliki prefasi sendiri; tetapi dapat juga digunakan prefasi lain, terutama prefasi-prefasi yang merangkum misteri keselamatan, seperti prefasi-prefasi hari Minggu biasa. Dalam Misa arwah, sebelum Ingatlah (pula) saudara-saudara kami?, dapat disisipkan doa khusus untuk orang yang sudah meninggal.
c. Doa Syukur Agung III dapat digunakan dengan prefasi manapun. Doa Syukur Agung ini sangat cocok untuk hari Minggu dan pesta-pesta. Kalau Doa Syukur Agung III ini digunakan dalam Misa Arwah, doa Sudilah pula?,dapat diganti dengan doa khusus untuk arwah.
d. Doa Syukur Agung IV mempunyai prefasi yang tetap. Dalam Doa Syukur Agung ini dipaparkan seluruh sejarah keselamatan. Doa Syukur Agung ini dapat digunakan dalam setiap Misa yang tidak mempunyai prefasi khusus dan pada hari Minggu dalam Masa Biasa. Karena susunannya yang istimewa, dalam Doa Syukur Agung IV ini tidak dapat disisipkan doa arwah khusus.

366.Nyanyian-nyanyian yang terdapat dalam Tata Perayaan Ekaristi, misalnya Anak domba Allah, tidak boleh diganti dengan nyanyian lain.

367.Dalam memilih nyanyian pembuka, mazmur tanggapan, persiapan persembahan, dan komuni hendaknya diperhatikan petunjuk-petunjuk yang diberikan dalam kaitan dengan masing-masing nyanyian (bdk.no.40-41, 47-48, 61-64, 87-88).

368.Bagi orang-orang beriman yang cukup matang, liturgi sakramen dan pemberkatan menyucikan hampir setiap peristiwa kehidupan dengan rahmat ilahi yang mengalir dari misteri Paskah.[*] Perayaan Ekaristi merupakan sakramen yang termulia diantara sakramen-sakramen lainnya. Maka dari itu dalam Misale disediakan banyak rumus Misa dan doa yang dapat digunakan untuk pelbagai kesempatan dalam kehidupan kristen, untuk keperluan umat manusia, Gereja Universal dan umat setempat.

369.Mengingat keleluasaan yang cukup besar dalam memilih bacaan dan doa, maka hendaknya rumus Misa untuk pelbagai kesempatan tidak terlalu sering dipakai, artinya hanya bila situasi sungguh menuntutnya.

370.Dalam semua perayaan Ekaristi pada kesempatan-kesempatan khusus boleh dipakai bacaan-bacaan dan mazmur tanggapan dari hari biasa, asal cocok dengan perayaan.

371.Ketentuan-ketentuan dalam bab ini berlaku untuk Misa ritual, Misa untuk pelbagai keperluan atau kesempatan, Misa untuk aneka situasi, dan Misa Votif.

<<   >>