Kalender Liturgi hari ini
Kitab Hukum Kanonik
No. kanon: contoh masukan no kanon: 34,479,898-906
KITAB SUCI +Deuterokanonika
: - Pilih kitab kitab, masukan bab, dan nomor ayat yang dituju
Katekismus Gereja Katolik
No. : masukkan no. katekismus yang dikehedaki, misalnya 3, 67, 834 atau 883-901

Partner Link Website
Keuskupan, Paroki & Gereja

Partner Link Website Katolik & Umum

H O M I L I
Mgr F.X Hadisumarta O.Carm

HARI MINGGU PASKAH II/C/2019 MINGGU KERAHIMAN ILAHI

Kis 5:12-16; Why 1:9-11a.12-13.17-19; Yoh 20:19-31;

PENGANTAR
    Paus Yohanes Paulus II pada tanggal 30 April 2000 ketika memimpin Misa Kudus di Roma untuk kanonisasi seorang Suster Polandia, St. Faustina Kowalska (1905-1938), mengatakan : "Adalah penting, bahwa kita menerima pesan sabda Allah pada Hari Minggu Paskah Kedua ini, yang sejak saat ini di seluruh dunia akan disebut Minggu Kerahiman Ilahi". Pada Hari Minggu Oktaf Paskah, atau Minggu Paskah Kedua, yang disebut "Minggu Kerahiman Ilahi" ini, marilah kita mendengarkan pesan Kristus, yang telah bangkit tentang kerahiman Allah Bapa lewat Putera-Nya kepada kita seperti tercantum di dalam Injil Yohanes.

HOMILI
    Yohanes hari ini sebenarnya menampilkan juga kepada kita tokoh Thomas atau Didymus, yang menurut kata aslinya berarti "orang kembar". Dalam diri Thomas itu kita dapat menemukan gambaran diri kita sendiri, yang resminya mengakui diri kita sebagai "orang beriman". Tetapi di dalam kehidupan kita ternyata masih mengalami banyak keragu-raguan atau ketidakpastian. Maka pada hari ini marilah kita dalam suasana Paskah mengarahkan perhatian kita kepada "kerahiman ilahi", yang harus kita sesuaikan dengan situasi dan kondisi diri kita masing-masing, keluarga, komunitas, medan karya dan keadaan nyata dalam masyarakat kita dewasa ini.

    Hari Minggu ini adalah Hari Oktaf Paskah, di mana kita merayakan belaskasihan Allah, yang menyinari dan menjiwai intisari atau misteri Paskah yang sangat mendalam! Dalam Misa kanonisasi St. Faustina Paus Yohanes Paulus II dalam berkata: "Yesus menunjukkan tangan-Nya dan lambung-Nya kepada murid-murid-Nya. Ia menerangkan bahwa luka-luka yang diderita-Nya, khususnya luka pada hati/jantung-Nya, adalah sumber belaskasihan-Nya yang mengalir kepada segenap umat manusia".

    Kata-kata yang disampakan Paus Yohanes Paulus situ tidak hanya berlaku khusus bagi St. Faustina, tetapi bagi kita semuanya. Apa yang ingin dihidupkan kembali oleh Paus Yohanes Paulus dalam Minggu Paskah II ialah ajaran St. Agustinus tentang makna oktaf Paskah, yang disebutnya sebagai "hari-hari belaskasihan dan pengampunan".

    Apakah yang dapat kita terima dari Injil Yohanes hari ini?

    Ketika bertemu dengan Thomas, Yesus berkata kepada Thomas yang belum percaya, bahwa Ia telah bangkit : "Taruhlah jarimu di sini dan lihatlah tangan-Ku, ulurkanlah tanganmu dan cucukkan ke dalam lambung-Ku...". Yohanes memang tidak mengatakan, bahwa Thomas melakukan apa yang dikatakan Yesus itu. Namun Thomas itu segera berkata "Ya,Tuhanku dan Allahku!". Pada intinya Yohanes mau menekankan, bahwa lambung Yesus yang tertikam adalah sumber belaskasihan Allah. Akhirnya Thomas yakin, bahwa Yesus Kristus adalah sungguh Tuhan dan Allah.

    Secara resmi kita sebagai umat beriman pada dasarnya memang percaya kepada Yesus yang telah bangkit. Kita percaya bahwa Yesus telah mendirikan Gereja-Nya, termasuk kita semua sebagai warganya. Sudah duapuluh abad lamanya Yesus yang bangkit selalu menyertai Gereja-Nya. Tetapi sesudah duapuluh abad masih berapa milyar penduduk dunia kita ini yang belum mengenal "Dia Yang Bangkit". Seperti Thomas bagaimana mereka dapat melihat dan percaya akan kehadiran Pribadi Kristus sekaranini juga? Gereja, yaitu segenap umat kristiani yang sungguh percaya kepada Yesus Kristus, harus dan dapat memperkenalkan Dia juga, yaitu terutama dengan menunjukkan belaskasihan-Nya kepada semua orang.

    Belaskasihan Ilahi adalah cuma-cuma, tanpa perhitungan, bagaikan lambung yang ditikam dan mengalirkan darah belaskasih tanpa batas! Belaskasihan Ilahi inilah yang harus menjadi kesaksian kesungguhan kehadiran dan perutusan Gereja sejati. Belaskasihan kepada sesama tanpa perhitungan, itulah bukti dan kesaksian iman kepercayaan kita yang otentik!

    

Mgr. F.X. Hadisumarta O.Carm.

kumpulan Homili Mgr. FX. Hadisumarta O.Carm

Diperkenankan untuk mengutip sebagian atau seluruhnya isi materi dengan mencantumkan sumber http://www.imankatolik.or.id/