Kalender Liturgi hari ini
Kitab Hukum Kanonik
No. kanon: contoh masukan no kanon: 34,479,898-906
Materi iman

 

 

Apologetik Api Penyucian
berdasarkan
KITAB SUCI

"Apabila seorang mengucapkan sesuatu menentang Anak Manusia, ia akan diampuni, tetapi jika ia menentang Roh Kudus, ia tidak akan diampuni, di dunia ini tidak, dan di dunia yang akan datangpun tidak." (Mat 12:32)

berikut dalam teks bahasa Yunani nya :
"kai oV an eiph logon kata tou uiou tou anqrwpou afeqhsetai autw oV d an eiph kata tou pneumatoV tou agiou ouk afeqhsetai autw oute en toutw tw aiwni oute en tw mellonti"

Yesus Bersabda lewat Injil Matius tersebut secara jelas memberitahukan kepada kita bahwa ada pengampunan setelah kematian. Ungkapan “di dunia yang akan datang” (dari bahasa Yunani “en tw mellonti”) secara umum mengacu pada keadaan setelah kematian

(lihat contoh pada Mrk 10:30, Luk 18:30, 20:34-35, Ef 1:21 untuk bahasa serupa). berikut ayatnya

orang itu sekarang pada masa ini juga akan menerima kembali seratus kali lipat: rumah, saudara laki-laki, saudara perempuan, ibu, anak dan ladang, sekalipun disertai berbagai penganiayaan, dan pada zaman yang akan datang ia akan menerima hidup yang kekal. (Mrk 10:30)

akan menerima kembali lipat ganda pada masa ini juga, dan pada zaman yang akan datang ia akan menerima hidup yang kekal. (Luk 18:30)

Jawab Yesus kepada mereka: "Orang-orang dunia ini kawin dan dikawinkan, tetapi mereka yang dianggap layak untuk mendapat bagian dalam dunia yang lain itu dan dalam kebangkitan dari antara orang mati, tidak kawin dan tidak dikawinkan (Luk 20:34-35)

jauh lebih tinggi dari segala pemerintah dan penguasa dan kekuasaan dan kerajaan dan tiap-tiap nama yang dapat disebut, bukan hanya di dunia ini saja, melainkan juga di dunia yang akan datang. (Ef 1:21)

berikut dalam teks bahasa Yunani nya :

uperanw pashV archV kai exousiaV kai dunamewV kai kuriothtoV kai pantoV onomatoV onomazomenou ou monon en tw aiwni toutw alla kai en tw mellonti

Jelas sekali, pengampunan tidak diperlukan di sorga, dan tidak ada pengampunan di neraka. Ini membuktikan ada status yang lain setelah kematian, dan Gereja selama 2,000 tahun telah menyebut status ini sebagai "tempat pemurnian".

Sebelumnya <<< >>> Selanjutnya

[1] [2] [3] [4] [5] [6] [7] [8] [9] [10] [11] [12] [13] [14] [15] [16]

Home Api penyucian << klik

Api Penyucian romo M. Purwatma, Pr. << Klik

 

Diperkenankan untuk mengutip sebagian atau seluruhnya isi materi dengan mencantumkan sumber http://www.imankatolik.or.id