Kalender Liturgi hari ini
Kitab Hukum Kanonik
KITAB SUCI +Deuterokanonika
: - Pilih kitab kitab, masukan bab, dan nomor ayat yang dituju
Katekismus Gereja Katolik
No. : masukkan no. katekismus yang dikehedaki,( 67, 834 / 883-901)
SEJARAH PAUS

Ensiklik & Surat Paus

Dokumen KV 2

No: masukkan no. yang dikehedaki - 0 (nol) untuk melihat daftar isi-(catatan kaki lihat versi Cetak) 

Katekismus Gereja Katolik
Katekismus Gereja Katolik
www.imankatolik.or.id
Cari Kata dalam KGK
www.imankatolik.or.id
Nomor:
masukkan no. katekismus yang dikehedaki, misalnya 3, 67, 834 atau 883-901
Kata:
masukkan kata yang akan dicari untuk
menunjukkan no. katekismus

1336.Pernyataan pertama mengenai Ekaristi, memisahkan murid-murid-Nya dalam dua kelompok, sebagaimana juga penyampaian mengenai sengsara-Nya menimbulkan reaksi menolak pada mereka: "Perkataan ini keras, siapakah sanggup mendengarkannya?" (Yoh 6:60). Ekaristi dan salib adalah batu-batu sandungan. Keduanya membentuk misteri yang sama, yang tidak berhenti menjadi sebab perpecahan. "Apakah kamu tidak mau pergi juga?" (Yoh 6:67). Pertanyaan Tuhan ini bergema sepanjang masa; melalui pertanyaan ini cinta-Nya mengundang kita, supaya mengakui bahwa hanya Dialah memiliki "perkataan hidup kekal" (Yoh 6:68) dan bahwa siapa yang menerima anugerah Ekaristi-Nya dengan penuh iman, menerima Dia sendiri.

1337.Karena Tuhan mengasihi murid-murid-Nya, Ia mengasihi mereka sampai kesudahannya. Karena Yesus tahu bahwa saat-Nya telah tiba untuk beralih dari dunia ini dan kembali kepada Bapa, maka pada waktu makan Ia membasuh kaki murid-murid-Nya dan memberi kepada mereka perintah cinta kasih Bdk. Yoh 13:1-17.. Untuk meninggalkan bagi mereka suatu jaminan cinta kasih ini, dan mengundang mereka mengambil bagian dalam Paska-Nya, Ia menetapkan Ekaristi sebagai kenangan akan kematian dan kebangkitan-Nya dan menugaskan Rasul-rasul-Nya, waktu itu Ia tahbiskan sebagai imam-imam Perjanjian Baru" (Konsili Trente: DS 1740), untuk merayakannya sampai Ia datang kembali.

1338.Ketiga Injil sinoptik dan santo Paulus telah menyampaikan kepada kita berita tentang penetapan Ekaristi, sedangkan Yohanes mengisahkan kembali kata-kata Yesus di sinagoga Kapernaum, yang mempersiapkan penetapan Ekaristi: Kristus menamakan diri roti kehidupan yang turun dari surga Bdk. Yoh 6.

1339.Yesus telah memilih waktu Paska untuk melakukan apa yang telah Ia maklumkan di Kapernaum: memberikan tubuh dan darah-Nya kepada murid-murid-Nya:
"Maka tibalah hari raya Roti Tak Beragi, yaitu hari di mana orang harus menyembelih domba Paska. Lalu Yesus menyuruh Petrus dan Yohanes, kata-Nya Pergilah, persiapkanlah perjamuan Paska bagi kita, supaya kita makan... Maka berangkatlah mereka... lalu mereka mempersiapkan Paska. Ketika tiba saatnya, Yesus duduk makan bersama-sama dengan Rasul-rasul-Nya. Kata-Nya kepada mereka: Aku sangat rindu makan Paska ini bersama-sama dengan kamu, sebelum Aku menderita. Sebab Aku berkata kepadamu: Aku tidak akan memakannya lagi sampai ia beroleh kegenapannya dalam Kerajaan Allah... Lalu Ia mengambil roti, mengucap syukur, memecah-mecahkannya, dan memberikannya kepada mereka kata-Nya: Inilah tubuh-Ku yang diserahkan bagi kamu; perbuatlah ini menjadi peringatan akan Aku. Demikian juga dibuat-Nya dengan cawan sesudah makan; Ia berkata: Cawan ini adalah perjanjian baru oleh darah-Ku, yang ditumpahkan bagi kamu" (Luk 22:7-8. 13-16. 19-20) Bdk. Mat 26:17-29; Mrk 14:12-25; 1 Kor 11:23-26.

1340.Dengan merayakan perjamuan malam terakhir bersama murid-murid-Nya dalam rangka perjamuan Paska, Yesus memberi arti yang definitif kepada paska Yahudi, Kepergian Yesus kepada Bapa-Nya dalam kematian dan kebangkitan - Paska baru - diantisipasi dalam perjamuan malam. Dan itu dirayakan dalam Ekaristi. Ini menyempurnakan paska Yahudi dan mengantisipasi paska abadi Gereja dalam kemuliaan Kerajaan.

1341.Perintah Yesus untuk mengulangi perbuatan dan perkataan-Nya, "sampai Ia datang kembali" (1 Kor 11:26) menghendaki tidak hanya mengenangkan Yesus dan apa yang telah Ia lakukan. Perintah itu bertujuan agar para Rasul dan para penggantinya merayakan secara liturgis kenangan akan Kristus, hidup-Nya, kematian-Nya, kebangkitan-Nya, dan akan pembelaan-Nya bagi kita di depan Bapa.

1342.Gereja tetap setia kepada perintah Tuhan sejak awal. Tentang Gereja di Yerusalem diberitakan:
"Mereka bertekun dalam pengajaran Rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa... Dengan bertekun dan dengan sehati mereka berkumpul tiap-tiap hari dalam Bait Allah. Mereka memecahkan roti di rumah masing-masing secara bergilir dan makan bersama-sama dengan gembira dan dengan tulus hati" (Kis 2:42.46).

1343.Warga Kristen biasanya berkumpul "pada hari pertama dalam minggu", artinya pada hari Minggu, hari kebangkitan Yesus, "untuk memecahkan roti" (Kis 20:7). Sampai sekarang perayaan Ekaristi dilanjutkan dengan cara yang sama, sehingga dewasa ini ia ditemukan di mana-mana di dalam Gereja dengan kerangka dasar yang sama. Ia tetap merupakan inti kehidupan Gereja.

1344.Dari perayaan ke perayaan umat Allah yang sedang berziarah mewartakan misteri Paska, "sampai Ia datang" (1 Kor 11:26), dan "menempuh jalan salib yang sempit" (AG 1) menuju perjamuan pesta surgawi, di mana semua orang terpilih akan duduk di meja dalam Kerajaan Allah.

<<   >>