KITAB SUCI +Deuterokanonika |
|
| Katekismus Gereja Katolik |
|
|
Katekismus Gereja Katolik
| 2072. | Karena sepuluh firman menyatakan kewajiban-kewajiban mendasar manusia terhadap Allah dan sesama, maka mereka, sesuai dengan hakikatnya, adalah kewajiban-kewajiban yang mengikat. Mereka tidak berubah, berlaku selama-lamanya dan di mana-mana. Tidak ada seorang pun dikecualikan darinya. Allah telah menulis sepuluh firman itu di dalam hati manusia.
| | 2073. | Kewajiban menaati perintah-perintah itu juga menyangkut kewajiban-kewajiban, yang menurut masalahnya tidak begitu berat bobotnya. Umpamanya, oleh perintah kelima dilarang saling menghina dengan kata-kata, yang hanya bisa menjadi satu kesalahan berat berdasarkan situasi ataupun maksud dari orang yang mengeluarkan penghinaan itu.
"Terpisah dari Aku, Kamu Tidak Dapat Berbuat Apa-apa"
| | 2074. | Yesus mengatakan: "Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barang siapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa" (Yoh 15:5). Buah yang dibicarakan di sini adalah kekudusan suatu kehidupan yang menghasilkan buah karena persatuannya dengan Kristus. Kalau kita percaya kepada Yesus Kristus, mengambil bagian dalam misteri-Nya dan menghayati perintah-perintah-Nya, maka Penebus sendiri datang untuk mengasihi Bapa-Nya dan saudara-saudara-Nya, Bapa kita dan saudara-saudara kita di dalam kita. Oleh rahmat Roh Kudus, pribadi-Nya menjadi pedoman batin yang hidup bagi tindakan kita. "Inilah perintah-Ku, yaitu supaya kamu saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu" (Yoh 15:12).
| | 2075. | "Guru, perbuatan baik apakah yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?" - Jikalau engkau ingin masuk ke dalam hidup, turutilah segala perintah Allah " (Mat 19:16-17).
| | 2076. | Melalui tindakan dan khotbah-Nya, Yesus telah memberi kesaksian tentang keabsahan dekalog yang tetap.
| | 2077. | Anugerah dekalog terjadi dalam perjanjian yang Allah adakan dengan umat-Nya. Firman-firman Allah mendapat artinya yang benar di dalam dan melalui perjanjian ini.
| | 2078. | Dalam kesetiaan kepada Kitab Suci dan dengan mengikuti contoh Yesus, tradisi Gereja telah memberikan satu peranan istimewa dan mendasar kepada dekalog.
| | 2079. | Dekalog merupakan satu kesatuan organis tiap "firman" atau "perintah" menunjuk kepada keseluruhan. Siapa melanggar satu perintah, bersalah terhadap seluruh hukum Bdk. Yak 2:10-11.
| | 2080. | Dekalog menyatakan dengan sangat tepat hukum kesusilaan kodrati. Kita mengenalnya melalui wahyu ilahi dan akal budi manusia.
| | 2081. | Sepuluh firman sesuai dengan hakikatnya menyampaikan kewajiban-kewajiban yang berat. Tetapi ketaatan kepada perintah-perintah ini juga menyangkut kewajiban-kewajiban yang menurut obyeknya kurang berat.
| | 2082. | Apa yang Allah perintahkan, itu dimungkinkan-Nya melalui rahmat-Nya.
| | 2083. | Yesus menyimpulkan kewajiban manusia terhadap Allah dalam perkataan "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu" (Mat 22:37) Bdk. Luk 10:27 "... dengan segenap kekuatanmu dan segenap akal budimu".. Perintah ini merupakan gema langsung dari seruan meriah: "Dengarlah, hai orang Israel: Tuhan itu Allah kita, Tuhan itu esa !" (Ul 6:4).Allah telah lebih dahulu mengasihi kita. Yang pertama dari "sepuluh firman" mengingatkan kita akan kasih Allah yang esa ini. Perintah-perintah yang menyusul menjelaskan jawaban penuh kasih, yang hendaknya manusia berikan kepada Allahnya.
| | 2084. | Allah menyatakan diri-Nya dengan memperingatkan tindakan-Nya yang mahakuasa, yang baik dan yang membebaskan dalam sejarah umat-Nya, dengan berkata: "Aku telah mengantar engkau keluar dari tanah Mesir, dari tempat perbudakan". Firman pertama mengandung perintah pertama dari hukum: " Engkau harus takut akan Tuhan, Allahmu; engkau harus berbakti kepada Dia .... Janganlah kamu mengikuti allah lain dari antara allah bangsa-bangsa sekelilingmu" (UL6:13-14). Panggilan pertama dan tuntutan yang adil dari Allah ialah supaya manusia menerima-Nya dan berbakti kepada-Nya.
| << >>
|