KITAB SUCI +Deuterokanonika |
|
| Katekismus Gereja Katolik |
|
|
Katekismus Gereja Katolik
| 472. | Jiwa manusiawi ini, yang diterima Putera Allah, benar-benar dilengkapi dengan kemampuan untuk mengetahui secara manusiawi. Kemampuan ini sebenarnya tidak mungkin tanpa batas: ia bertindak dalam kondisi historis keberadaannya dalam ruang dan waktu. Karena itu, Putera Allah, ketika Ia menjadi manusia, hendak bertambah pula "dalam kebijaksanaan dan usia dan rahmat" (Luk 2:52). Ia hendak menanyakan apa yang seorang manusia harus belajar dari pengalaman Bdk. misalnya Mrk 6:38; 8:27; Yoh 11:34.. Dan ini sesuai dengan kenyataan bahwa dengan sukarela Ia mengambil "rupa seorang hamba" (Flp 2:7).
| << >>
|