KITAB SUCI +Deuterokanonika |
|
| Katekismus Gereja Katolik |
|
|
Katekismus Gereja Katolik
| 544. | Kerajaan itu adalah milik kaum miskin dan kecil, artinya mereka yang menerimanya dengan rendah hati. Yesus diutus, "untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin" (Luk 4:18) Bdk. Luk 7:22.. Ia menyebut mereka bahagia, karena "merekalah yang mempunyai Kerajaan surga" (Mat 5:3). Kepada "orang kecil" Bapa hendak menyatakan apa yang Ia sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai Bdk. Mat 11: 25.. Dari palungan sampai salib Yesus turut serta dalam kehidupan orang miskin; Ia menderita lapar Bdk. Mrk 2:23-26; Mat 21:18., haus Bdk.Yoh 4:6-7; 19:28., dan kekurangan Bdk. Luk 9:58.. Lebih lagi: Ia mengidentikkan Diri dengan segala jenis orang miskin dan menetapkan cinta yang aktif kepada mereka sebagai prasyarat untuk penerimaan di dalam Kerajaan-Nya Bdk. Mat 25:31-46.
| | 545. | Yesus mengundang para pendosa ke meja Kerajaan Allah: "Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa" (Mrk 2:17) Bdk. 1 Tim 1:15.. Ia mengajak mereka supaya bertobat, karena tanpa tobat orang tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan. Tetapi Ia menunjukkan kepada mereka perkataan dan perbuatan belas kasihan Bapa yang tidak terbatas Bdk. Luk 15:11- 32. dan "kegembiraan" yang luar biasa, yang "akan ada di surga, karena satu orang berdosa yang bertobat, lebih daripada sukacita karena sembilan puluh sembilan orang benar yang tidak memerlukan pertobatan" (Luk 15:7). Bukti cinta-Nya yang terbesar ialah penyerahan kehidupan-Nya "untuk pengampunan dosa" (Mat 26:28).
| | 546. | Melalui perumpamaan - satu bentuk mengajar-Nya yang khas - Yesus mengajarkan supaya masuk ke dalam Kerajaan-Nya Bdk. Mrk 4:33-34.. Lewat perumpamaan Ia mengundang ke perjamuan Kerajaan-Nya Bdk. Mat 22:1-14., tetapi menuntut juga keputusan yang radikal. Untuk memperoleh Kerajaan itu, orang harus melepaskan segala sesuatu Bdk. Mat 13:44-45.; kata-kata hampa tidak mencukupi; perbuatan sangat dibutuhkan Bdk. Mat 21:28-32.. Perumpamaan perumpamaan itu seakan-akan menempatkan sebuah cermin di depan manusia, dalamnya ia dapat mengerti: Apakah ia menerima kata-kata itu sebagai tanah yang berbatu-batu atau sebagai tanah yang baik? Bdk. Mat 13:3-9. Apa yang ia lakukan dengan talenta yang ia terima? Bdk. Mat 25:14-30. Yesus dan kehadiran Kerajaan di dunia adalah inti semua perumpamaan. Orang harus masuk ke dalam Kerajaan, artinya harus menjadi murid Kristus, untuk "mengetahui rahasia Kerajaan surga" (Mat 13:11). Untuk mereka yang "ada di luar (Mrk 4:11), segala sesuatu tinggal rahasia Bdk. Mat 13:10-15.
| | 547. | Yesus mengiringi kata-kata-Nya dengan "kekuatan-kekuatan dan mukjizat-mukjizat dan tanda-tanda" (Kis 2:22). Semuanya ini menunjukkan bahwa Kerajaan hadir di dalam-Nya, karena memberi kesaksian bahwa Yesuslah Mesias yang di-janjikan itu Bdk. Luk 7:18-23.
| | 548. | Tanda-tanda yang dikerjakan Yesus memberi kesaksian bahwa Bapa mengutus-Nya Bdk. Yoh 5:36; 10:25.. Tanda itu mengundang supaya percaya kepada-Nya Bdk. Yoh 10:38.. Kepada mereka yang berpaling kepada-Nya dengan penuh kepercayaan, Ia memberikan apa yang mereka minta Bdk. misalnya Mrk 5:25-34; 10:52.. Dengan demikian mukjizat-mukjizat memperkuat iman kepada Dia, yang melaksanakan pekerjaan Bapa-Nya: mereka memberi kesaksian bahwa Ia adalah Putera Allah Bdk. Yoh 10:31-38.. Tetapi tanda-tanda juga dapat menjadi sebab bagi "skandal" (Mat 11:6). Tanda-tanda bukan hendak memuaskan rasa ingin tahu dan keinginan-keinginan magis. Kendati mukjizat-mukjizat-Nya yang begitu nyata, Yesus ditolak oleh beberapa orang Bdk. Yoh 11:47-48.; malahan orang menuduh Dia bahwa Ia bekerja dengan bantuan roh-roh jahat Bdk. Mrk 3:22.
| | 549. | Dengan membebaskan orang-orang tertentu dari kemalangan duniawi: dari kelaparan Bdk. Yoh 6:5-15., ketidakadilan Bdk. Luk 19:8., penyakit, dan kematian Bdk. Mat 11:5., Yesus menampilkan tanda-tanda mesianis. Namun Ia tidak datang untuk melenyapkan segala kemalangan di dunia ini Bdk. Luk 12:13.14; Yoh 18:36., tetapi untuk membebaskan manusia dari perhambaan terburuk, dari dosa Bdk. Yoh 8:34-36.. Dosa inilah yang menghalang-halangi mereka dalam panggilannya menjadi anak-anak Allah dan membawa ke dalam aneka ragam ketergantungan.
| | 550. | Kedatangan Kerajaan Allah adalah kekalahan kerajaan setan Bdk. Mat 12:36.: "Tetapi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Roh Allah, maka sesungguhnya Kerajaan Allah sudah datang kepadamu" (Mat 12:28). Pengusiran setan [eksorsisme] yang dilakukan Yesus membebaskan manusia dari kekuasaan setan Bdk. Luk 8:26-39.. Mereka mendahului kemenangan Yesus yang besar atas "penguasa dunia ini" (Yoh 12:31). Kerajaan Allah secara definitif didirikan oleh salib Kristus: "Dari salib, Allah kita memerintah" (LH. Madah "Vexilla Regis").
| | 551. | Sejak awal kehidupan-Nya di muka umum Yesus memilih laki-laki sebanyak dua belas orang; mereka ini harus ada bersama Dia dan mengambil bagian dalam perutusan-Nya Bdk. Mrk 3:13-19.. Ia membolehkan mereka mengambil bagian dalam otoritas-Nya dan mengutus mereka "untuk memberitakan Kerajaan Allah dan untuk menyembuhkan orang" (Luk 9:2). Mereka tetap berhubungan dengan Kerajaan Kristus, karena Kristus memimpin Gereja melalui mereka:
"Dan Aku menentukan hak-hak Kerajaan bagi kamu, sama seperti Bapa-Ku menentukannya bagi-Ku, bahwa kamu akan makan dan minum semeja dengan Aku di dalam Kerajaan-Ku dan kamu akan duduk di atas takhta untuk menghakimi kedua belas suku Israel" (Luk 22:29-30).
| | 552. | Dalam kolegium kedua belas orang itu Simon Petrus menduduki tempat yang pertama Bdk. Mrk 3:16; 9:2; Luk 24:34; 1 Kor 15:5.. Yesus mempercayakan kepadanya satu perutusan yang khusus. Berkat wahyu yang Petrus terima dari Bapa, ia mengakui: "Engkaulah Mesias, Putera Allah yang hidup". Dan Tuhan kita berkata kepadanya: "Engkaulah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya" (Mat 16:16-18). Kristus "batu yang hidup" (1 Ptr 2:4) menjanjikan kepada Gereja-Nya yang didirikan atas Petrus itu, kemenangan atas kekuasaan maut. Atas dasar iman yang ia akui, Petrus tetap tinggal wadas Gereja yang tidak tergoyangkan. Ia menerima perutusan supaya menjaga iman itu jangan sampai gugur, dan supaya menguatkan saudara-saudaranya di dalam iman itu Bdk. Luk 22:32.
| << >>
|