Kalender Liturgi hari ini
Kitab Hukum Kanonik
KITAB SUCI +Deuterokanonika
: - Pilih kitab kitab, masukan bab, dan nomor ayat yang dituju
Katekismus Gereja Katolik
No. : masukkan no. katekismus yang dikehedaki,( 67, 834 / 883-901)
SEJARAH PAUS

Ensiklik & Surat Paus

Dokumen KV 2

No: masukkan no. yang dikehedaki - 0 (nol) untuk melihat daftar isi-(catatan kaki lihat versi Cetak) 

Katekismus Gereja Katolik
Katekismus Gereja Katolik
www.imankatolik.or.id
Cari Kata dalam KGK
www.imankatolik.or.id
Nomor:
masukkan no. katekismus yang dikehedaki, misalnya 3, 67, 834 atau 883-901
Kata:
masukkan kata yang akan dicari untuk
menunjukkan no. katekismus

589.Tetapi terutama Yesus lebih menghebohkan lagi, karena Ia menyamakan sikap-Nya yang penuh belas kasih terhadap kaum pendosa dengan sikap Allah terhadap mereka Bdk. Mat 9:13; Hos 6:6.. Waktu Ia duduk makan bersama orang berdosa Bdk. Luk 15:1-2., Ia malahan mengisyaratkan bahwa Ia akan mengizinkan mereka turut serta dalam perjamuan mesianis Bdk. Luk 15:23-32.. Tetapi lebih khusus lagi, Ia menimbulkan masalah bagi pemimpin religius Israel, karena Ia mengampuni dosa. Bukankah mereka benar, ketika penuh rasa heran mereka menanyakan: "Siapa yang dapat mengampuni dosa, selain daripada Allah sendiri?" (Mrk 2:7). Atau Yesus menghujah Allah, waktu Ia mengampuni dosa, karena Ia sebagai manusia menyamakan diri dengan Allah Bdk.Yoh 5:18; 10:33., atau Ia mengatakan kebenaran dan pribadi-Nya mewakili Allah dan mewahyukan nama Allah Bdk. Yoh 17:6.26.

590.Hanya jati diri ilahi pribadi Yesus dapat membenarkan tuntutan begitu absolut, seperti yang berikut ini: "Siapa tidak bersama Aku, ia melawan Aku dan siapa tidak mengumpulkan bersama Aku, ia mencerai-beraikan" (Mat 12:30), atau ungkapan-ungkapan seperti: "Dan sesungguhnya yang ada di sini lebih dari nabi Yunus... lebih dari Salomo" (Mat 12:41-42), "di sini ada yang melebihi Bait Allah" (Mat 12:6). Atau apabila Ia menghubungkan dengan diri-Nya bahwa Daud menamakan Mesias Tuhannya Bdk. Mat 12:36.37., atau mengatakan: "Sebelum Abraham jadi, Aku ada" (Yoh 8:58), dan malahan: "Aku dan Bapa adalah satu" (Yoh 10:30).

591.Yesus mengajak para pemimpin religius Yerusalem, agar percaya kepada-Nya, karena Ia melaksanakan karya Bapa-Nya Bdk. Yoh 10:36-38.. Akan tetapi, iman semacam ini menuntut suatu kematian bagi diri sendiri supaya, setelah ditarik oleh rahmat ilahi Bdk. Yoh 6:44., bisa "dilahirkan kembali dari atas" (Yoh 3:7). Mengajukan tuntutan pertobatan semacam itu, walaupun janji-janji akan dipenuhi atas cara yang tidak tersangka-sangka Bdk. Yes 53:1., membuat mudah dimengerti bahwa mahkamah agama menjadi korban dari kekeliruan yang tragis, bahwa Yesus adalah seorang penghujah Allah, dan dalam keadaan itu Ia wajar dihukum mati Bdk. Mrk 3:6; Mat 26:64-66.. Para anggotanya bertindak sekaligus karena "ketidak-pahaman" Bdk. Luk 23:34; Kis 3:17-18. dan karena "ketegaran" (Mrk 3:5; Rm 11:25) dalam "ketidak-percayaan" (Rm 11: 20).

592.Yesus tidak menghapus hukum Sinai, tetapi memenuhinya Bdk. Mat 5:17-19. sedemikian sempurna Bdk. Yoh 8:46., sehingga Ia menyingkap Bdk. Mat 5:33. artinya yang terdalam dan mengampuni pelanggarannya Bdk. Ibr 9:15.

593.Yesus menghormati kenisah: pada pesta-pesta ziarah Yahudi Ia mengunjungi-Nya, dan Ia mencintai tempat tinggal Allah di tengah-tengah manusia ini dengan cinta yang cemburu. Kenisah mempratandai misteri-Nya. Dengan meramalkan penghancurannya, Ia menyatakan kematian-Nya yang keji dan langkah masuk ke suatu zaman sejarah keselamatan, di mana tubuh-Nya akan menjadi kenisah definitif.

594.Yesus mengerjakan perbuatan-perbuatan - umpamanya pengampunan dosa - yang mewahyukan Dia sebagai Allah sendiri yang menyelamatkan Bdk. Yoh 5:16-18.. Orang Yahudi tertentu melihat di dalam Dia bukan Allah yang menjadi manusia Bdk. Yoh 1:14., melainkan mereka melihat Dia sebagai "seorang manusia" yang mengangkat diri "sendiri sebagai Allah" (Yoh 10:33), dan menghakimi Dia sebagai penghujah Allah.

595.Pribadi Yesus selalu saja memberi alasan untuk perbedaan pendapat di antara pemimpin religius Yerusalem; seorang Farisi bernama Nikodemus Bdk. Yoh 7:50. - seorang terpandang - dan Yosef Arimatea Bdk. Yoh 19:38-39. adalah pengikut-pengikut Yesus secara diam-diam Bdk. Yoh 9:16-17; 10:19-21.. Malahan Yohanes dapat mengatakan bahwa - bahkan hanya beberapa hari saja sebelum kesengsaraan-Nya - "banyak di antara pemimpin yang percaya kepada-Nya" (Yoh 12:42), walaupun masih sangat tidak sempurna. Itu tidak mengherankan, apabila kita perhatikan bahwa pada hari sesudah Pentekosta... sejumlah besar imam menyerahkan diri dan percaya" (Kis 6:7) dan "beberapa orang dari golongan Farisi telah menjadi percaya" (Kis 15:5). Santo Yakobus dapat mengatakan kepada santo Paulus, bahwa "beribu-ribu orang Yahudi telah menjadi percaya dan mereka semua rajin memelihara hukum Taurat" (Kis 21:20).

596.Para pemimpin religius tidak sependapat Bdk. Yoh 9:16; 10:19. dalam hubungan dengan pertanyaan, bagaimana orang harus bersikap terhadap Yesus. Orang Farisi mengancam mereka yang mengakui Dia dengan pengucilan Bdk. Yoh 9:22.. Beberapa orang merasa khawatir: "Apabila kita biarkan Dia, maka semua orang akan percaya kepada-Nya dan orang-orang Roma akan datang dan akan merampas tempat suci kita serta bangsa kita" (Yoh 11:48). Imam agung Kaifas mengajukan sebuah usul kepada mereka, dengan bernubuat: "Kamu tidak insyaf, bahwa lebih berguna bagimu, jika satu orang mati untuk bangsa kita daripada seluruh bangsa kita ini binasa" (Yoh 11:50). Majelis agung yang telah menjatuhkan hukuman mati kepada Yesus sebagai penghujah Allah Bdk. Mat 26:66., tetapi telah kehilangan hak Bdk. Yoh 18:31. untuk melaksanakan hukuman mati, menyerahkan Yesus kepada orang-orang Roma dan menuduh Dia mengadakan pemberontakan Bdk. Luk 23:2., yang menempatkan Dia sejajar dengan Barabas, yang telah didakwa karena "pemberontakan" (Luk 23:19). Para imam kepala juga coba mendesak Pilatus melalui ancaman-ancaman politis supaya menjatuhkan hukuman mati atas diri Yesus. Bdk. Yoh 19:12.15.21.

597.Kalau memperhatikan proses pengadilan Yesus yang berbelit-belit, sebagaimana tampak jelas dalam ceritera-ceritera Injil, dan dosa pribadi dari orang--orang yang terlibat dalam proses itu (Yudas, Majelis Agung, Pilatus) yang hanya diketahui oleh Allah sendiri, maka kita tidak dapat meletakkan tanggung jawab mengenai pengadilan itu pada keseluruhan orang-orang Yahudi di Yerusalem, walaupun ada teriakan dari sekelompok orang yang direkayasa Bdk.Mrk 15:11. dan meskipun tuduhan semacam itu termuat dalam seruan para Rasul untuk bertobat sesudah Pentekosta Bdk. Kis 2:23.36; 3:13-14; 4:10; 5:30; 7:52; 10:39; 13:27-28; 1 Tes 2:14-15.. Yesus sendiri, ketika dari salib mengampuni mereka Bdk. Luk 23:24., dan kemudian Petrus, memaafkan baik orang-orang Yahudi di Yerusalem yang "tidak tahu", maupun para pemimpin mereka (Kis 3:17). Lebih lagi, kita tidak dapat melimpahkan tanggung jawab kepada orang-orang Yahudi lainnya dari zaman dan tempat-tempat lain, semata-mata didasarkan pada teriakan khalayak: "Biarlah darah-Nya ditanggungkan atas kami dan atas anak-anak kami" (Mat 27:25), suatu rumusan untuk mensahkan satu putusan pengadilan Bdk. Kis 5:28; 18:6..
Karena itu Gereja menyatakan dalam Konsili Vatikan II: "Apa yang telah dijalankan selama Ia menderita sengsara tidak begitu saja dapat dibebankan sebagai kesalahan kepada semua orang Yahudi yang hidup ketika itu atau kepada orang Yahudi zaman sekarang... Orang-orang Yahudi jangan digambarkan seolab-olah dibuang oleh Allah atau terkutuk, seakan-akan itu dapat disimpulkan dari Kitab Suci" (NA 4).

<<   >>