Kalender Liturgi hari ini
Kitab Hukum Kanonik
KITAB SUCI +Deuterokanonika
: - Pilih kitab kitab, masukan bab, dan nomor ayat yang dituju
Katekismus Gereja Katolik
No. : masukkan no. katekismus yang dikehedaki,( 67, 834 / 883-901)
SEJARAH PAUS

Ensiklik & Surat Paus

Dokumen KV 2

No: masukkan no. yang dikehedaki - 0 (nol) untuk melihat daftar isi-(catatan kaki lihat versi Cetak) 

Katekismus Gereja Katolik
Katekismus Gereja Katolik
www.imankatolik.or.id
Cari Kata dalam KGK
www.imankatolik.or.id
Nomor:
masukkan no. katekismus yang dikehedaki, misalnya 3, 67, 834 atau 883-901
Kata:
masukkan kata yang akan dicari untuk
menunjukkan no. katekismus

695.Urapan. Salah satu lambang Roh Kudus adalah juga urapan dengan minyak, malahan sampai ia menjadi sinonim dengan-Nya Bdk. 1 Yoh 2:20.27; 2 Kor 1:21.. Dalam inisiasi Kristen, urapan adalah tanda sakramental dalam Sakramen Penguatan, yang karenanya dinamakan "Khrismation" dalam Gereja-gereja Timur. Tetapi untuk mengerti sepenuhnya bobot nilai dari lambang ini, orang harus kembali ke urapan pertama, yang Roh Kudus kerjakan: Urapan Yesus. "Khristos" (terjemahan dari perkataan Ibrani "Messias") berarti yang "diurapi dengan Roh Allah". Dalam Perjanjian Lama sudah ada orang yang "diurapi" Tuhan Bdk. Kel 30:22-32.; terutama Daud adalah seorang yang diurapi Bdk. 1 Sam 16:13.. Tetapi Yesus secara khusus adalah Dia yang diurapi Allah: kodrat manusiawi yang Putera terima, diurapi sepenuhnya oleh "Roh Kudus". Oleh Roh Kudus, Yesus menjadi "Kristus" Bdk. Luk 4:18-19; Yes 61:1.. Perawan Maria mengandung Kristus dengan perantaraan Roh Kudus, yang mengumumkan-Nya melalui malaikat pada kelahiran-Nya sebagai Kristus, Bdk. Luk 2:11. dan yang membawa Simeon ke dalam kenisah, supaya ia dapat melihat yang diurapi Tuhan Bdk. Luk 2:26-27.. Ialah yang memenuhi Kristus, Bdk. Luk 4:1. dan kekuatan-Nya keluar dari Kristus, waktu Ia melakukan penyembuhan dan karya-karya keselamatan Bdk. Luk 6:19; 8:46.. Pada akhirnya Ia jualah yang membangkitkan Yesus dari antara orang mati Bdk. Rm 1:4; 8:11.. Dalam kodrat manusiawi-Nya, yang adalah pemenang atas kematian Bdk. Kis 2:36., setelah sepenuhnya dan seutuhnya menjadi "Kristus", Yesus memberikan Roh Kudus secara berlimpah ruah, sampai "orang-orang kudus" dalam persatuan-Nya dengan kodrat manusiawi Putera Allah menjadi "manusia sempurna" dan "menampilkan Kristus dalam kepenuhan-Nya" (Ef 4:13): "Kristus paripurna", seperti yang dikatakan santo Agustinus.

<<   >>