KITAB SUCI +Deuterokanonika |
|
| Katekismus Gereja Katolik |
|
|
Katekismus Gereja Katolik
| 941. | Para awam ikut serta dalam imamat Kristus. Semakin kuat dipersatukan dengan Dia, mereka mengembangkan rahmat Pembaptisan dan Penguatan dalam segala bidang kehidupan pribadi, keluarga, masyarakat, dan gerejani, dan dengan demikian melaksanakan panggilan kepada kekudusan yang disampaikan kepada semua orang yang telah dibaptis.
| | 942. | Berkat perutusannya sebagai nabi, para awam "dipanggil juga untuk dalam segalanya menjadi saksi Kristus di tengah masyarakat manusia" (GS 43, 4).
| | 943. | Berkat perutusannya sebagai raja, para awam menerima kekuasaan, agar dengan penyangkalan diri dan kehidupan yang kudus, mengalahkan kerajaan dosa dalam dirinya sendiri dan dalam dunia Bdk. LG 36.
| | 944. | Ciri khas kehidupan yang dibaktikan kepada Allah ialah ikrar publik dari nasihat-nasihat Injil, kemiskinan, kemurnian dan ketaatan dalam status kehidupan tetap yang telah diakui oleh Gereja.
| | 945. | Orang beriman diserahkan kepada Allah yang dikasihinya di atas segala-galanya; sudah sejak Pembaptisan ia telah ditentukan untuk Allah. Dalam status kehidupan yang dibaktikan ini ia ditahbiskan lebih khusus lagi untuk pelayanan Allah dan kesejahteraan seluruh Gereja.
| | 946. | Sesudah pengakuan akan "Gereja Katolik yang kudus" menyusul dalam syahadat "persekutuan para kudus". Artikel iman ini dalam arti tertentu adalah pengembangan dari yang terdahulu: "Apa itu Gereja, kalau bukan perhimpunan semua orang kudus?" (Niketas, symb. 10). Persekutuan para kudus itu adalah Gereja.
| | 947. | "Karena semua kaum beriman membentuk satu Tubuh saja, maka harta milik dari yang satu disampaikan kepada yang lain... Dengan demikian orang harus percaya... bahwa di dalam Gereja ada pemilikan bersama... Yang paling utama dari semua anggota Gereja adalah Kristus, karena Ia adalah Kepala... Jadi milik Kristus dibagi-bagikan kepada semua anggota, dan pembagian ini terjadi oleh Sakramen-Sakramen Gereja" (Tomas Aqu., symb. 10). "Kesatuan Roh, yang olehnya [Gereja] dibimbing, mengakibatkan bahwa apa yang telah ia terima, menjadi milik bersama semua orang" (Catech. R. 1, 10,24).
| | 948. | Ungkapan "persekutuan para kudus" dengan demikian mempunyai dua arti, yang berhubungan erat satu dengan yang lain: "Persekutuan dalam hal-hal kudus" [sancta] dan "persekutuan antara orang-orang kudus" [sancti].Sancta sanctis, [yang kudus bagi orang-orang kudus] demikian selebran menyerukan dalam kebanyakan liturgi Gereja Timur, apabila ia mengangkat rupa-rupa kudus sebelum pembagian komuni. Umat beriman [sancti] diberi makan tubuh dan darah Kristus [sancta], supaya tumbuh dalam persekutuan [koinonia] Roh Kudus dan melanjutkannya ke dunia.
| | 949. | Dalam umat perdana di Yerusalem para murid bertekun dalam "pengajaran para Rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa" (Kis 2:42).Persekutuan dalam iman. Iman orang beriman ialah iman Gereja yang diterima dari para Rasul, satu harta kehidupan yang menjadi lebih kaya lagi, kalau orang membagi-bagikannya.
| | 950. | Persekutuan dalam Sakramen-sakramen. "Buah-buah semua Sakramen diperuntukkan bagi semua umat beriman; dan Sakramen-sakramen itu bagaikan ikatan-ikatan kudus, yang menghubungkan umat beriman seerat-eratnya dengan Kristus; hal itu terutama berlaku untuk Pembaptisan, yang olehnya mereka masuk ke dalam Gereja seperti melalui pintu. Persekutuan para kudus harus dimengerti sebagai persekutuan dalam Sakramen-sakramen... Walaupun nama itu [persekutuan] berlaku untuk semua Sakramen, karena mereka menghubungkan kita dengan Allah... namun ia lebih dikenakan kepada Ekaristi, karena ia mengakibatkan persekutuan ini" (Catech. R. 1,10,24).
| | 951. | Persekutuan dalam karisma-karisma. Dalam persekutuan Gereja, Roh Kudus membagi-bagikan "anugerah-Nya kepada tiap orang sekehendak hati-Nya, dan memberikan karunia khusus di antara umat dari berbagai tingkat", demi pembangunan Gereja (LG 12). "Tetapi kepada tiap-tiap orang dikaruniakan pernyataan Roh untuk kepentingan bersama" (1 Kor 12:7).
| | 952. | "Segala sesuatu adalah milik mereka bersama"(Kis 4:32): "Seorang Kristen yang benar tidak mempunyai sesuatu apa pun, yang tidak ia anggap sebagai milik bersama dari semua orang; karena itu orang-orang Kristen harus selalu rela, meringankan kemalangan orang-orang yang berkekurangan" (Catech. R. 1, 10,27). Seorang Kristen adalah bendahara harta pusaka Tuhan Bdk. Luk 16:1.3.
| | 953. | Persekutuan dalam cinta. "Tidak ada seorang pun di antara kita yang hidup untuk dirinya sendiri dan tidak ada seorang pun yang mati untuk dirinya sendiri" (Rm 14:7) dalam persekutuan para kudus. "Karena itu jika satu anggota menderita, semua anggota turut menderita; jika satu anggota dihormati, semua anggota turut bersuka-cita. Kamu semua adalah Tubuh Kristus dan kamu masing-masing adalah anggotanya" (1 Kor 12:26-27). Cinta "tidak mencari keuntungan diri sendiri" (1 Kor 13:5) Bdk. 1 Kor 10:24.. Perbuatan kita yang paling sederhana sekalipun, kalau dilakukan karena cinta, akan membawa keuntungan bagi semua orang. Ini terjadi dalam solidaritas dengan semua manusia, yang hidup dan mati, yang berdasarkan persekutuan para kudus. Tiap dosa merugikan persekutuan ini.
| << >>
|