KITAB SUCI +Deuterokanonika |
|
| Katekismus Gereja Katolik |
|
|
Katekismus Gereja Katolik
| 2436. | Adalah tidak adil untuk tidak membayar kepada lembaga-lembaga asuransi yuran-yuran yang telah ditentukan oleh otoritas yang berwewenang.Pengangguran hampir selalu menodai martabat orang yang ditimpanya dan dengan gampang dapat mengguncangkan kehidupannya. Di samping kerugian yang diterimanya secara pribadi, pengangguran itu juga mengakibatkan banyak bahaya untuk keluarganya Bdk. LE 18.
| | 2437. | Di tingkat internasional sumber-sumber dan sarana ekonomi tidak dibagi secara merata sehingga terbukalah suatu jurang antara bangsa-bangsa (SRS 14). Di satu pihak terdapat bangsa-bangsa yang memiliki dan memanfaatkan kemungkinan pengembangan, di lain pihak ada bangsa-bangsa yang semakin bertimbunan utang.
| | 2438. | Dewasa ini beberapa sebab-musabab yang bersifat religius, politik, ekonomi, dan financial menyebabkan masalah sosial sudah mencapai "dimensi seluas dunia" (SRS 9). Di antara bangsa-bangsa yang secara politik sudah saling bergantung, dibutuhkan solidaritas. Dan itu lebih mutlak lagi diperlukan, kalau yang dimaksudkan adalah untuk menghentikan "mekanisme buruk" yang menghalang-halangi perkembangan perekonomian negara-negara lemah Bdk. SRS 17; 45.. Sistem keuangan Bdk. CA 35. yang disalahgunakan, dan malah bersifat riba, hubungan dagang yang tidak adil antara bangsa-bangsa dan perlombaan senjata harus diganti dengan usaha bersama, supaya dapat dimanfaatkan sumber-sumber untuk tujuan perkembangan moral, kultural, dan ekonomi: sementara itu orang harus menentukan secara baru prioritas-prioritas dan tata nilai-nilai" (CA 28).
| | 2439. | Negara-negara kaya mempunyai tanggung jawab moral yang besar terhadap negara-negara yang tidak dapat menghasilkan sendiri sarana-sarana untuk pengembangan atau dihalang-halangi oleh kejadian-kejadian sejarah yang tragis. Itu merupakan kewajiban solidaritas dan cinta kasih, tetapi juga kewajiban keadilan, kalau saja kemakmuran negara-negara maju berasal dari sumber-sumber yang dibayar secara tidak memadai.
| | 2440. | Bantuan langsung adalah satu reaksi yang-pantas atas kebutuhan langsung dan luar biasa, umpamanya yang disebabkan oleh bencana alam dan wabah. Tetapi itu tidak cukup untuk mengatasi kerugian-kerugian besar yang timbul karena kecelakaan itu, juga tidak untuk memenuhi kebutuhan secara tetap. Orang pun harus membaharui lembaga perekonomian dan keuangan internasional, supaya lebih giat lagi berusaha demi hubungan-hubungan yang adil terhadap negara negara yang kurang berkembang Bdk. SRS 16.. Segala macam upaya dari negara-negara miskin yang mengusahakan pertumbuhan dan pembebasannya, harus dibantu Bdk. CA 26.. Ini berlaku paling utama untuk bidang pertanian. Para petani, terutama di dunia ketiga, merupakan kelompok kaum miskin yang terbesar.
| | 2441. | Dasar untuk memajukan perkembangan menyeluruh masyarakat manusia, ialah mengembangkan kesadaran mengenai Tuhan dan pengenalan diri sendiri. Perkembangan ini memperbanyak harta benda material dan menggunakannya untuk manusia dan kebebasannya. Ia mengurangi kemelaratan dan eksploitasi ekonomi. Ia menumbuhkan penghormatan untuk kekhasan kultural dan keterbukaan untuk yang transenden Bdk. SRS 32; CA 51.
| | 2442. | Bukanlah urusan gembala-gembala Gereja supaya secara langsung campur tangan di dalam struktur politik dan di dalam organisasi kehidupan sosial. Tugas ini termasuk dalam perutusan awam beriman, yang karena dorongan sendiri, bekerja sama dengan sesama warga negaranya. Ada aneka ragam jalan konkret terbuka bagi keterlibatan sosialnya. Ia selalu harus mengarah kepada kesejahteraan umum dan harus sesuai dengan pewartaan Injil dan ajaran Gereja. Adalah tugas awam beriman, "menjiwai kenyataan-kenyataan sementara dengan komitmen Kristen, yang olehnya mereka memperlihatkan bahwa mereka adalah saksi dan pelaku perdamaian dan keadilan" (SRS 47) Bdk. SRS 42.
| | 2443. | Tuhan memberkati mereka yang membantu orang-orang miskin dan mengecam mereka yang memalingkan diri dari mereka: "Berilah kepada orang yang meminta kepadamu dan jangan juga menolak orang yang mau meminjam dari padamu" (Mat 5:42). "Kalian sudah memperoleh semuanya itu dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma" (Mat 10:8). Menurut apa yang telah mereka lakukan kepada orang miskin, Yesus Kristus akan mengenai orang-orang pilihan-Nya Bdk. Mat 25:31-36.. Apabila "kepada orang miskin diberitakan kabar baik" (Mat 11:5) Bdk. Luk 4:18., maka itulah tanda kehadiran Kristus.
| | 2444. | Gereja dalam "cinta kasihnya terhadap kaum miskin, yang ... melekat pada pusaka tradisinya" (CA 57), membiarkan diri dibimbing oleh Injil sabda bahagia Luk 6:20-22., oleh kemiskinan Yesus Bdk. Mat 8:20. dan oleh perhatian-Nya kepada kaum miskin Bdk. Mrk 12:41-44.. Cinta kasih kepada kaum miskin untuk seorang Kristen malahan merupakan salah satu alasan untuk bekerja dan mendapat uang secukupnya, "supaya ia dapat membagikan sesuatu kepada orang yang berkekurangan" (Ef 4:28). Ini tidak hanya menyangkut kemiskinan material, tetapi juga aneka ragam kemiskinan kultural dan religius Bdk. CA 57.
| | 2445. | Cinta kasih kepada kaum miskin tidak dapat berbarengan dengan cinta kepada kekayaan yang tidak terkendalikan dan dengan penggunaannya secara egois:
"Hai kamu orang-orang kaya, menangislah dan merataplah atas sengsara yang menimpa kamu! Kekayaanmu sudah busuk dan pakaianmu telah dimakan ngengat! Emas dan perakmu sudah berkarat, dan karatnya akan menjadi kesaksian terhadap kamu dan akan memakan dagingmu seperti api. Kamu telah mengumpulkan harta pada hari-hari yang sedang berakhir. Sesunguhnya telah terdengar teriakan besar, karena upah yang kamu tahan dari buruh yang telah menuai hasil ladangmu, dan telah sampai ke telinga Tuhan semesta alam keluhan mereka yang menyabit panenmu. Dalam kemewahan kamu telah hidup dan berfoya-foya di bumi, kamu telah memuaskan hatimu sama seperti pada hari penyembelihan. Kamu telah menghukum, bahkan membunuh orang yang benar dan ia tidak dapat melawan kamu" (Yak 5:1-6).
| | 2446. | Santo Yohanes Krisostomus mengingatkan kewajiban ini dengan kata-kata yang sangat tegas: "tidak membiarkan kaum miskin turut menikmati harta miliknya, berarti mencuri dari mereka dan membunuh mereka. Yang kita miliki, bukanlah harta milik kita, melainkan harta milik mereka" (Laz 1,6). "Hendaknya tuntutan-tuntutan keadilan dipenuhi, supaya apa yang sudah harus diserahkan berdasarkan keadilan jangan diberikan sebagai hadiah cinta kasih" (AA 8:5).
"Kalau kita memberikan kepada kaum miskin apa yang sangat dibutuhkan, kita tidak memberi kepada mereka secara sukarela pemberian pribadi, tetapi kita mengembalikan kepada mereka, apa yang menjadi hak mereka. Dengan berbuat demikian, kita lebih banyak memenuhi kewajiban keadilan daripada melaksanakan perbuatan cinta kepada sesama" (GregoriusAgung, past. 3,21).
| | 2447. | Karya-karya belas kasihan adalah perbuatan cinta kasih, yang dengannya kita membantu sesama kita dalam kebutuhan jasmani dan rohaninya Bdk. Yes 58:6-7; Ibr 13:3.. Mengajar, memberi nasihat, menghibur, membesarkan hati, Serta mengampuni dan menanggung dengan sabar hati adalah karya-karya belas kasihan di bidang rohani. Karya-karya belas kasihan di bidang jasmani terutama: memberi makan kepada yang lapar, memberi tumpangan kepada tunawisma, mengenakan pakaian kepada yang telanjang, mengunjungi orang miskin dan orang tahanan dan menguburkan orang mati Bdk. Mat 25:31-46.. Dari semua karya itu, memberi derma kepada orang miskin Bdk. Tob 4:5-11; Sir 17:22. adalah satu dari kesaksian utama cinta kasih kepada sesama; ia juga merupakan satu perbuatan keadilan yang berkenan kepada Allah Bdk. Mat 6:2-4.:
"Barang siapa mempunyai dua helai baju, hendaklah ia membaginya dengan yang tidak punya, dan barang siapa mempunyai makanan, hendaklah ia juga berbuat demikan" (Luk 3:11). "Akan tetapi berikan isinya sebagai sedekah dan sesungguhnnya semuanya akan menjadi bersih bagimu" (Luk 11:41). "Jika seorang saudara atau saudari tidak mempunyai pakaian dan kekurangan makanan sehari-hari, dan seorang dari antara kamu berkata: Selamat jalan, kenakanlah kain panas dan makanlah sampai kenyang!, tetapi ia tidak memberikan kepadanya apa yang perlu bagi tubuhnya, apakah gunanya itu?" (Yak 2:15-16) Bdk 1 Yoh 3:17.
| | 2448. | "Dalam aneka ragam bentuknya - kekurangan material, ketidakadilan dan penindasan, penyakit jasmani dan rohani, dan akhirnya kematian - penderitaan manusiawi adalah bukti nyata tentang keadaan kelemahan bawaan dan perlunya keselamatan, di dalam mana manusia menemukan dirinya sebagai akibat dosa asal. Karena itu, ia menggerakkan kerahiman Kristus, Penebus, yang hendak menanggung penderitaan ini dan mengidentikkan Diri dengan saudara-Nya yang paling hina. Karen itu, Gereja mengarahkan pandangan kepada mereka semua, yang memprihatinkan itu, dengan cinta utama. Gereja, yang sejak awal, tanpa memperhitungkan kelemahan dari banyak anggotanya, bekerja tanpa henti-hentinya, supaya membantu, membela, dan membebaskan yang tertindas. Ia melakukan itu melalui karya amal yang tidak terhitung jumlahnya, yang masih dibutuhkan, selalu dan di mana-mana" (CDF, Instr. "Libertatis conscientia" 68).
| << >>
|