Kalender Liturgi hari ini
Kitab Hukum Kanonik
KITAB SUCI +Deuterokanonika
: - Pilih kitab kitab, masukan bab, dan nomor ayat yang dituju
Katekismus Gereja Katolik
No. : masukkan no. katekismus yang dikehedaki,( 67, 834 / 883-901)
SEJARAH PAUS

Ensiklik & Surat Paus

Dokumen KV 2

No: masukkan no. yang dikehedaki - 0 (nol) untuk melihat daftar isi-(catatan kaki lihat versi Cetak) 

Katekismus Gereja Katolik
Katekismus Gereja Katolik
www.imankatolik.or.id
Cari Kata dalam KGK
www.imankatolik.or.id
Nomor:
masukkan no. katekismus yang dikehedaki, misalnya 3, 67, 834 atau 883-901
Kata:
masukkan kata yang akan dicari untuk
menunjukkan no. katekismus

1070.Dalam Perjanjian Baru kata - liturgi - tidak hanya berarti "perayaan ibadat" Bdk. Kis 13:2; Luk 1:23 Yn., tetapi juga pewartaan Injil Bdk. Rm 15: 16; Flp 2:14-17; 2:30. dan cinta kasih yang melayani. Bdk. Rm 15:27; 2 Kor 9:12; Flp 2:25. Segala hal itu menyangkut pelayanan kepada Allah dan manusia. Dalam perayaan liturgi, Gereja adalah pelayan menurut teladan Tuhamya, "pelayan" Bdk. Ibr 8:2.6 Yn. satu-satunya, karena dalam ibadat, pewartaan, dan pelayanan cinta ia mengambil bagian pada martabat Kristus sebagai imam, nabi, dan raja.
"Maka memang sewajarnya juga liturgi dipandang bagaikan pelaksanaan tugas imamat Yesus Kristus; di situ pengudusan manusia dilambangkan dengan tanda-tanda lahir serta dilaksanakan dengan cara yang khas bagi masing-masing; di situ pula dilaksanakan ibadat umum yang seutuhnya oleh Tubuh Mistik Yesus Kristus, yakni Kepala beserta para anggota-Nya. Oleh karena itu setiap perayaan liturgis, sebagai karya Kristus Sang Imam serta Tubuh-Nya yakni Gereja, merupakan kegiatan suci yang sangat istimewa. Tidak ada tindakan Gereja lainnya yang menandingi daya dampaknya dengan dasar yang sama serta dalam tingkatan yang sama" (SC 7).

1071.Sebagai karya Kristus, liturgi itu juga tindakan Gereja-Nya. Liturgi melaksanakan dan menyatakan Gereja sebagai tanda persekutuan antara Allah dan manusia melalui Kristus. Ia mendorong umat beriman ke dalam persekutuan hidup baru. Ia mengandaikan bahwa semua orang mengambil bagian dalam liturgi kudus dengan "sadar, aktif, dan penuh makna" (SC 11).

1072."Liturgi kudus tidak mencakup seluruh kegiatan Gereja" (SC 9); penginjilan, iman dan pertobatan harus mendahuluinya; barulah ia dapat menghasilkan buahnya dalam kehidupan umat beriman: kehidupan baru dalam Roh Kudus, keterlibatan yang aktif dalam perutusan Gereja, dan pelayanan pada kesatuannya.

1073.Liturgi adalah juga keikut-sertaan dalam doa yang Kristus sampaikan kepada Bapa dalam Roh Kudus. Di dalamnya segala doa Kristen menemukan sumber dan penyelesaiannya. Oleh liturgi manusia batin akan berakar dalam "kasih yang besar", yang dengannya Bapa telah mengasihi kita dalam Putera-Nya yang kekasih (Ef 2:4) serta berdasar pada kasih itu Bdk. Ef 3:16-17.. "Perbuatan Allah yang besar" ini dihidupkan dan diresapkan ke dalam batin, kalau orang "setiap waktu" "berdoa di dalam Roh" (Ef 6:18).

1074."Liturgi itu puncak yang dituju oleh kegiatan Gereja dan serta-merta sumber segala daya-kekuatannya" (SC 10). Dengan demikian ia adalah tempat yang paling istimewa untuk katekese Umat Allah. "Katekese mempunyai hubungan batin dengan seluruh kegiatan liturgis dan sakramental; sebab dalam Sakramen-sakramen dan terutama dalam Ekaristi, Yesus Kristus berkarya sepenuhnya untuk mengubah manusia" (Yohanes Paulus II, CT 23).

1075.Katekese liturgis bermaksud untuk mengantar orang ke dalam misteri Kristus (ia adalah "mistagogi"), dengan melangkah dari yang tampak kepada yang tidak tampak, dari tanda kepada yang ditandai, dari "sakramen-sakramen" kepada "misteri". Untuk katekese ini perlu disiapkan katekismus lokal dan regional Katekismus ini yang ingin melayani seluruh Gereja dalam keanekaragaman ritus dan budaya Bdk. SC 3-4., akan mengemukakan apa yang mendasar dan yang sama dalam seluruh Gereja: liturgi sebagai misteri dan sebagai upacara (Seksi satu) dan sesudah itu tujuh Sakramen dan sakramentali (Seksi dua).

<<   >>