Kalender Liturgi hari ini
Kitab Hukum Kanonik
KITAB SUCI +Deuterokanonika
: - Pilih kitab kitab, masukan bab, dan nomor ayat yang dituju
Katekismus Gereja Katolik
No. : masukkan no. katekismus yang dikehedaki,( 67, 834 / 883-901)
SEJARAH PAUS

Ensiklik & Surat Paus

Dokumen KV 2

No: masukkan no. yang dikehedaki - 0 (nol) untuk melihat daftar isi-(catatan kaki lihat versi Cetak) 

Katekismus Gereja Katolik
Katekismus Gereja Katolik
www.imankatolik.or.id
Cari Kata dalam KGK
www.imankatolik.or.id
Nomor:
masukkan no. katekismus yang dikehedaki, misalnya 3, 67, 834 atau 883-901
Kata:
masukkan kata yang akan dicari untuk
menunjukkan no. katekismus

1077."Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus yang dalam Kristus telah mengaruniakan kepada kita segala berkat rohani di dalam surga. Sebab di dalam Dia, Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tidak bercacat di hadapan-Nya. Dalam kasih Ia telah menentukan kita dari semula oleh Yesus Kristus untuk menjadi anak-anak-Nya, sesuai dengan kerelaan kehendak-Nya, supaya terpujilah kasih karunia-Nya yang mulia, yang dikaruniakan-Nya kepada kita di dalam Dia yang dikasih-Nya" (Ef 1:3-6).

1078.Memberkati adalah satu tindakan ilahi, yang memberi hidup, dan asal mulanya adalah Bapa. Berkat-Nya [bene-dictio, eu-logia] adalah serentak sabda dan anugerah. Kalau dihubungkan dengan manusia, maka perkataan "berkat" itu berarti penyembahan dan penyerahan diri kepada Pencipta dengan ucapan terima kasih.

1079.Sejak awal mula sampai akhir zaman seluruh karya Allah adalah berkat. Mulai dari kidung liturgi tentang penciptaan pertama sampai kepada lagu pujian di dalam Yerusalem surgawi, para pengarang yang diilhami mewartakan rencana keselamatan sebagai berkat ilahi yang tidak ada batasnya.

1080.Sejak awal, Allah memberkati makhluk hidup, terutama pria dan wanita. Perjanjian dengan Nuh dan dengan segala makhluk hidup membaharui berkat kesuburan ini kendati oleh dosa manusia tanah "dikutuk". Tetapi sejak Abraham berkat ilahi meresapi sejarah manusia yang berjalan menuju kematian, supaya mengarahkannya kembali menuju kehidupan, menuju asalnya. Oleh ketaatan Abraham, bapa "orang-orang yang percaya" yang menerima berkat itu, dimulailah sejarah keselamatan.

<<   >>