KITAB SUCI +Deuterokanonika |
|
| Katekismus Gereja Katolik |
|
|
Katekismus Gereja Katolik
| 1178. | Ibadat Harian yang seakan-akan merupakan kelanjutan perayaan Ekaristi, tidak ingin menyingkirkan berbagai devosi Umat Allah, tetapi menghendakinya sebagai pelengkap, terutama penyembahan dan penghormatan kepada Sakramen maha kudus (Salve).
| | 1179. | Ibadat "dalam roh dan kebenaran" (Yoh 4:24) dari Perjanjian Baru tidak terikat hanya pada satu tempat saja. Seluruh dunia adalah suci dan diserahkan kepada anak-anak manusia. Kalau kaum beriman berkumpul di suatu tempat, maka sangat penting bahwa mereka membiarkan diri "dipergunakan sebagai batu hidup untuk pembangunan suatu rumah rohani" (1 Ptr 2:5). Tubuh Kristus yang telah bangkit adalah bait rohani, dari mana sumber air kehidupan mengalir. Dihubungkan dengan Kristus oleh Roh Kudus, kita sendiri adalah "bait dari Allah yang hidup" (2 Kor 6:16).
| | 1180. | Apabila pelaksanaan kebebasan beragama tidak dihalang-halangi Bdk. DH4., warga Kristen membangun gedung-gedung, yang ditentukan untuk ibadat. Gereja-gereja yang kelihatan ini bukanlah tempat berhimpun yang biasa, melainkan melukiskan dan menyaksikan Gereja, yang hidup di tempat ini, tempat tinggal Allah di antara manusia-manusia yang didamaikan dan disatukan dalam Kristus.
| | 1181. | "Rumah ibadat, tempat Ekaristi suci dirayakan dan disemayamkan, umat beriman berkumpul, serta kehadiran Putera Allah Penyelamat kita, yang dikurbankan di atas altar bagi kita, dihormati dengan sembah sujud demi bantuan serta penghiburan umat beriman, harus rapi teratur dan sungguh cocok untuk upacara-upacara ibadat" (PO 5) Bdk. SC 122-127.. Di "rumah Allah" ini, kebenaran dan keserasian tanda-tanda yang melambangkannya, harus mewartakan Kristus yang hadir dan berkarya di tempat ini Bdk. SC 7.
| | 1182. | Altar Perjanjian Baru adalah salib Tuhan Bdk. Ibr 13:10., dari mana Sakramen-sakramen misteri Paska mengalir di atas altar, yang adalah pusat gereja, kurban salib dihadirkan di bawah tanda-tanda sakramental. Kita juga adalah meja Tuhan, ke mana Umat Allah diundang Bdk. IGMR 259.. Dalam beberapa liturgi Timur, altar adalah juga lambang makam (Kristus sungguh telah wafat dan telah bangkit).
| | 1183. | Tabernakel harus ditempatkan "di dalam gereja di suatu tempat yang layak dan sangat terhormat" (MF). Bentuk yang agung, tempat dan keamanan tabernakel Ekaristi Bdk. SC 128., haru, mendukung penyembahan Tuhan, yang hadir dengan sesungguhnya dalam Sakramen maha kudus di altar.Krisma kudus [Myron] - pengurapan dengannya adalah tanda pemeteraian sakramental oleh anugerah Roh Kudus - sesuai dengan kebiasaan lama disimpan di suatu tempat yang aman di dalam gereja dan dihormati. Di sana juga dapat disimpan minyak katekumen dan minyak orang sakit.
| << >>
|