KITAB SUCI +Deuterokanonika |
|
| Katekismus Gereja Katolik |
|
|
Katekismus Gereja Katolik
| 1298. | Apabila upacara Penguatan dirayakan terpisah dari Pembaptisan, seperti yang berlaku dalam ritus Roma, maka ritus Sakramen mulai dengan pembaharuan janji Pembaptisan dan pengakuan iman dari mereka yang menerima Penguatan. Dengan demikian jelaslah bahwa Penguatan berhubungan dengan Pembaptisan Bdk. SC 71.. Kalau seorang dewasa dibaptis, maka ia langsung menerima Penguatan dan ikut serta dalam Ekaristi Bdk. CIC, can. 866.
| | 1299. | Di dalam ritus Roma, Uskup mengulurkan tangan atas kelompok penerima Penguatan - satu gerakan, yang sejak waktu para Rasul merupakan tanda penyerahan Roh. Sementara itu Uskup memohon curahan Roh:
"Allah yang Mahakuasa, Bapa Tuhan kami Yesus Kristus, Engkau telah melahirkan kembali para hamba-Mu ini dari air dan Roh Kudus, dan membebaskan mereka dari dosa. Sudilah kiranya mencurahkan Roh Kudus penghibur kepada mereka. Semoga mereka Kauanugerahkan roh kebijaksanaan dan pengertian, roh penasihat dan kekuatan, roh pengetahuan dan ibadat; dan semoga mereka Kaupenuhi dengan roh takwa kepada-Mu. Demi Kristus, Pengantara Kami" (OCf 9).
| | 1300. | Lalu menyusul ritus hakiki dari Sakramen. Dalam ritus Latin Sakramen Penguatan diberikan "melalui pengurapan dengan krisma di dahi dengan peletakan tangan dan dengan perkataan: "Semoga dimeterai oleh karunia Allah, Roh Kudus" (Paulus VI, Konst. Ap. "Divinae consortium naturae"). Di Gereja-gereja Timur diurapilah sesudah epiklese bagian-bagian badan terpenting dengan krisma: dahi, mata, hidung, telinga, bibir, dada, punggung, tangan, dan kaki. Pada setiap pengurapan diucapkan rumusan: "Meterai karunia Roh Kudus".
| | 1301. | Salam damai, yang dengannya ritus Sakramen itu berakhir menandai dan memberi kesaksian akan persekutuan mereka dengan Uskup dan semua orang beriman Bdk. Hipolitus, trad. ap. 21.
| | 1302. | Liturgi menjelaskan bahwa Sakramen Penguatan menyebabkan curahan Roh Kudus dalam kelimpahan, seperti yang pernah dialami para Rasul pada hari Pentekosta.
| | 1303. | Karena itu, Penguatan menghasilkan pertumbuhan dan pendalaman rahmat Pembaptisan:
- Ia menjadikan kita dengan lebih sungguh anak-anak Allah, dan membuat kita berkata, "Abba, ya Bapa" (Rm 8:15);
- Ia menyatukan kita lebih teguh dengan Kristus;
- Ia menambah di dalam kita karunia Roh Kudus;
- Ia mengikat kita lebih sempurna kepada Gereja Bdk. LG 11.;
- Ia menganugerahkan kepada kita kekuatan khusus Roh Kudus, supaya sebagai saksi-saksi Kristus yang andal menyebarluaskan dan membela iman dengan perkataan dan perbuatan, mengakui nama Kristus dengan lebih berani dan supaya kita tidak pernah malu karena salib Bdk. DS 1319; LG 11;12.
"Karena itu, engkau harus ingat bahwa engkau telah menerima pemeteraian oleh Roh: roh kebijaksanaan dan pengetahuan, roh nasibat dan kekuatan, roh pengertian dan kesalehan, roh takut akan Allah; dan peliharalah apa yang telah engkau terima. Allah Bapa telah memeteraikan engkau, Kristus Tuhan telah menguatkan engkau dan memberikan jaminan Roh ke dalam hatimu" (Ambrosius, myst.7,42).
| << >>
|