KITAB SUCI +Deuterokanonika |
|
| Katekismus Gereja Katolik |
|
|
Katekismus Gereja Katolik
| 1383. | Altar, di sekitarnya Gereja berhimpun untuk merayakan Ekaristi, menampilkan kedua aspek dari misteri yang satu dan sama: altar kurban dan meja Tuhan. Altar Kristen adalah lambang Kristus sendiri, yang hadir di tengah perhimpunan umat beriman sebagai kurban yang dibawakan untuk penyilihan kita dan sekaligus sebagai makanan surgawi yang diserahkan kepada kita. "Altar Kristus itu tidak lain dari citra tubuh Kristus" demikian santo Ambrosius (sacr. 5,7) dan di tempat lain "Altar melambangkan tubuh [Kristus] dan tubuh Kristus ada di atas altar" (sacr. 4,7). Liturgi menyatakan kesatuan kurban dan komuni ini dalam sejumlah besar doa-doa. Misalnya Gereja Roma berdoa dalam Doa Syukur Agungnya:
"Allah yang mahakuasa, utuslah malaikat-Mu yang kudus menghantar persembahan ke hadirat-Mu [ke atas altar-Mu di surga] agar kami yang mengambil bagian dalam kurban perjamuan ini dengan menyambut tubuh dan darah Putera-Mu, dipenuhi dengan rahmat dan berkat."
| << >>
|