Kalender Liturgi hari ini
Kitab Hukum Kanonik
KITAB SUCI +Deuterokanonika
: - Pilih kitab kitab, masukan bab, dan nomor ayat yang dituju
Katekismus Gereja Katolik
No. : masukkan no. katekismus yang dikehedaki,( 67, 834 / 883-901)
SEJARAH PAUS

Ensiklik & Surat Paus

Dokumen KV 2

No: masukkan no. yang dikehedaki - 0 (nol) untuk melihat daftar isi-(catatan kaki lihat versi Cetak) 

Katekismus Gereja Katolik
Katekismus Gereja Katolik
www.imankatolik.or.id
Cari Kata dalam KGK
www.imankatolik.or.id
Nomor:
masukkan no. katekismus yang dikehedaki, misalnya 3, 67, 834 atau 883-901
Kata:
masukkan kata yang akan dicari untuk
menunjukkan no. katekismus

1494.Bapa Pengakuan mewajibkan peniten melaksanakan kegiatan tertentu sebagai "penyilihan" atau "penitensi", supaya memperbaiki kerugian yang telah disebabkan oleh dosa dan supaya membiasakan diri lagi dengan cara hidup seorang murid Kristus.

1495.Hanya para imam yang telah menerima wewenang absolusi dari otoritas Gereja, dapat mengampuni dosa atas nama Kristus.

1496.Buah-buah rohani dari Sakramen Pengakuan ialah:
• perdamaian dengan Allah, yang olehnya pendosa mendapat kembali rahmat;
• perdamaian dengan Gereja;
• pembebasan dari siksa abadi, yang orang terima karena dosa berat,
• pembebasan paling sedikit sebagian dari siksa sementara, yang diakibatkan oleh dosa;
• perdamaian dan ketenangan hati nurani dan hiburan rohani;
• pertumbuhan kekuatan rohani untuk perjuangan Kristen.


1497.Pengakuan dosa berat secara perorangan dan sempurna serta pengampunannya sesudah itu adalah satu-satunya sarana biasa untuk berdamai dengan Allah dan dengan Gereja.

1498.Oleh indulgensi umat beriman dapat memperoleh untuk diri sendiri dan untuk jiwa-jiwa di tempat penyucian, penghapusan siksa-siksa sementara, yang diakibatkan oleh dosa.

1499."Melalui perminyakan suci orang sakit dan doa para imam, seluruh Gereja menyerahkan mereka yang sakit kepada Tuhan yang bersengsara dan telah dimuliakan, supaya Ia menyembuhkan dan menyelamatkan mereka; bahkan Gereja mendorong mereka untuk secara bebas menggabungkan diri dengan sengsara dan wafat Kristus, dan dengan demikian memberi sumbangan bagi kesejahteraan Umat Allah" (LG 11).

1500.Penyakit dan sengsara sejak dahulu kala termasuk percobaan yang paling berat dalam kehidupan manusia. Di dalam penyakit manusia mengalami ketidak-mampuan, keterbatasan, dan kefanaannya. Setiap penyakit dapat mengingatkan kita akan kematian.

1501.Penyakit dapat menyebabkan rasa takut, sikap menutup diri malahan kadang-kadang rasa putus asa dan pemberontakan terhadap Allah. Tetapi ia juga dapat membuat manusia menjadi lebih matang, dapat membuka matanya untuk apa yang tidak penting dalam kehidupannya, sehingga ia berpaling kepada hal-hal yang penting. Sering kali penyakit membuat orang mencari Allah dan kembali lagi kepada-Nya.

1502.Manusia Perjanjian Lama menanggung penyakit dengan memandang kepada Allah. Ia mengeluh kepada Allah mengenai penyakitnya Bdk. Mzm 38., ia memohon penyembuhan Bdk. Mzm 6:3; Yes 38. dari-Nya, Tuhan atas hidup dan mati. Penyakit menjadi jalan menuju pertobatan Bdk. Mzm 38:5; 39:9.12., dan karena pengampunan oleh Allah, terjadilah penyembuhan Bdk. Mzm 32:5; 107:20; Mrk 2:5-12.. Bangsa Israel mengalami bahwa penyakit, atas cara penuh rahasia, berhubungan dengan dosa dan dengan yang jahat, dan bahwa kesetiaan kepada Allah, sesuai dengan hukum-Nya, mengembalikan hidup: "sebab Aku Tuhanlah, yang menyembuhkan engkau" (Kel 15:26). Nabi Yesaya mengerti bahwa sengsara juga dapat mempunyai arti penyilihan bagi orang-orang lain Bdk. Yes 53:11.. Ia mengumumkan bahwa Allah akan mendatangkan bagi Sion suatu waktu, di mana Ia akan mengampuni setiap kesalahan dan akan menyembuhkan setiap penyakit Bdk. Yes 33:24.

1503.Belas kasihan Kristus kepada orang sakit dan penyembuhan segala macam penyakit Bdk. Mat 4:24. yang dilakukan-Nya, adalah tanda-tanda nyata bahwa "Allah... telah melawat umat-Nya" (Luk 7:16) dan bahwa Kerajaan Allah sudah dekat sekali. Yesus mempunyai kuasa, tidak hanya untuk menyembuhkan, tetapi juga untuk mengampuni dosa Bdk. Mrk 2:5-12.. Ia telah datang untuk menyembuhkan manusia seutuhnya - jiwa dan badan. Ia adalah dokter, yang orang-orang sakit butuhkan Bdk. Mrk 2:17.. Belas kasihan-Nya kepada orang yang menderita sekian dalam, sampai Ia menyamakan diri-Nya dengan mereka: "Ketika Aku sakit, kamu melawat Aku" (Mat 25:36). Cinta-Nya yang khusus kepada orang sakit menggerakkan warga Kristen sepanjang sejarah agar memperhatikan mereka yang menderita, baik badan maupun jiwa. Cinta itu mengajak supaya berusaha tanpa kenal lelah untuk meringankan nasib mereka.

1504.Sering kali Yesus menginginkan dari penderita sakit supaya mereka percaya Bdk. Mrk 5:34.36; 9:23.. Ia mempergunakan tanda-tanda untuk menyembuhkan: ludah dan peletakan tangan Bdk. Mrk 7:32-36; 8:22-25., adonan dari tanah dan pembasuhan Bdk. Yoh 9:6-7.. Penderita sakit mencoba untuk menjamah-NyaBdk. Mrk 1:41; 3:10; 6:56., "karena ada kuasa yang keluar dari pada-Nya dan semua orang itu disembuhkan-Nya" (Luk 6:19). Di dalam Sakramen-sakramen, Yesus masih tetap "menjamah" dan menyembuhkan kita.

<<   >>