Kalender Liturgi hari ini
Kitab Hukum Kanonik
KITAB SUCI +Deuterokanonika
: - Pilih kitab kitab, masukan bab, dan nomor ayat yang dituju
Katekismus Gereja Katolik
No. : masukkan no. katekismus yang dikehedaki,( 67, 834 / 883-901)
SEJARAH PAUS

Ensiklik & Surat Paus

Dokumen KV 2

No: masukkan no. yang dikehedaki - 0 (nol) untuk melihat daftar isi-(catatan kaki lihat versi Cetak) 

Katekismus Gereja Katolik
Katekismus Gereja Katolik
www.imankatolik.or.id
Cari Kata dalam KGK
www.imankatolik.or.id
Nomor:
masukkan no. katekismus yang dikehedaki, misalnya 3, 67, 834 atau 883-901
Kata:
masukkan kata yang akan dicari untuk
menunjukkan no. katekismus

185.Yang berkata: "Aku percaya", berkata: "Saya setuju dengan apa, yang kita percaya". Persekutuan dalam iman membutuhkan bahasa iman yang sama, yang mengikat semua dan yang mempersatukan dalam pengakuan iman yang sama.

186.Sejak awal, Gereja apostolik sudah mengungkapkan dan meneruskan imannya dalam rumus-rumus yang singkat dan baku untuk semua Bdk. Rm 10:9; 1 Kor 15:3-5.. Tetapi dengan segera Gereja juga hendak memasukkan inti sari dari imannya dalam ringkasan yang organis dan tersusun, yang dimaksudkan terutama untuk calon Pembaptisan:
"Bukan kesewenang-wenangan manusiawi telah menyusun ringkasan iman ini, melainkan ajaran-ajaran terpenting dari seluruh Kitab Suci dihimpun di dalamnya, menjadi ajaran iman yang satu-satunya. Bagaikan biji sesawi membawa banyak cabang dalam sebuah biji kecil, demikianlah ringkasan iman ini mencakup dalam kata-kata yang sedikit semua pengetahuan dari Perjanjian Lama dan Baru" (Sirilus d. Yerusalem, catech. ill. 5,12).

187.Ringkasan-ringkasan iman ini dinamakan "pengakuan iman" karena mereka meringkaskan iman yang diakui umat Kristen. Orang menamakannya juga "Credo", karena dalam bahasa Latin mereka biasanya mulai dengan kata "Credo" [Aku percaya]. Nama lain ialah "Simbola iman".

188.Kata Yunani "sumbolon" menggambarkan separuh dari sebuah benda yang utuh yang dipecahkan menjadi dua (umpamanya segel), yang dipakai sebagai tanda pengenal. Kedua bagian itu dihubungkan untuk memeriksa identitas pemakai. Jadi, "simbolon iman" adalah tanda pengenal dan tanda persekutuan untuk orang beriman. "Simbolon" lalu berarti juga himpunan, ringkasan, ikhtisar. Dalam "simbolon iman" diringkaskan kebenaran-kebenaran iman yang pokok. Karena itu, ia dipakai sebagai pegangan pertama, sebagai teks pokok katekese.

189.Pengakuan iman untuk pertama kalinya diucapkan pada kesempatan Pembaptisan. Pada tempat pertama ia merupakan pengakuan Pembaptisan. Karena Pembaptisan dilaksanakan dalam "nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus" (Mat 28:19), maka kebenaran-kebenaran iman yang diakui waktu Pembaptisan disusun sesuai dengan hubungannya dengan tiga Pribadi Tritunggal Maha Kudus.

<<   >>