KITAB SUCI +Deuterokanonika |
|
| Katekismus Gereja Katolik |
|
|
Katekismus Gereja Katolik
| 196. | Penjelasan kita mengenai iman akan mengikuti pengakuan iman apostolik, yang boleh dikatakan merupakan "Katekismus Romawi tertua". Namun penjelasan itu akan dilengkapi dengan selalu menunjuk kepada pengakuan iman Nisea-Konstantinopel yang sering lebih rinci dan lebih dalam.
| | 197. | Marilah menjadikan pengakuan iman yang menghidupkan itu, milik kita seperti pada hari Pembaptisan kita, ketika seluruh kehidupan kita dipercayakan kepada "pengajaran benar" (Rm 6:17). Mendoakan syahadat dengan iman berarti bertemu dengan Allah Bapa, Putera, dan Roh Kudus; tetapi juga berarti dihubungkan dengan Gereja universal yang meneruskan iman kepada kita dan yang di dalam persekutuannya kita beriman.
"Simbolum ini adalah meterai rohani, renungan hati kita dan penjaga yang selalu hadir; dengan sesungguhnya ia adalah pusaka jiwa kita" (Ambrosius, sym. 1).
| << >>
|