KITAB SUCI +Deuterokanonika |
|
| Katekismus Gereja Katolik |
|
|
Katekismus Gereja Katolik
| 2058. | Di dalam "sepuluh firman" disimpulkan dan diumumkan hukum Allah: "Firman itulah yang diucapkan Tuhan kepada seluruh jemaahmu dengan suara nyaring di gunung, dari tengah-tengah api, awan, dan kegelapan, dan tidak ditambahkannya apa-apa lagi. Ditulis-Nya semuanya pada dua loh batu, lalu diberikan-Nya kepadaku" (Ul 5:22). Karena itu kedua loh batu itu dinamakan "loh perjanjian". Mereka berisikan ketentuan-ketentuan perjanjian antara Allah dan umat-Nya. "Kedua loh perjanjian ini" (Kel 31:18;32:15; 34:29) harus disimpan di dalam "tabut" (Kel 25:16; 40:3).
| | 2059. | "Sepuluh firman" itu diucapkan oleh Allah dalam rangka satu teofani "Tuhan telah berbicara berhadapan muka dengan kamu di gunung dan di tengah-tengah api" (Ul 5:4). Sepuluh firman itu termasuk dalam pewahyuan diri Allah dan kemuliaan-Nya. Di dalam firman-firman yang Ia berikan, Allah memberi Diri sendiri dan kehendak-Nya yang kudus. Dengan menyatakan kehendak-Nya, Allah mewahyukan Diri kepada umat-Nya.
| << >>
|