KITAB SUCI +Deuterokanonika |
|
| Katekismus Gereja Katolik |
|
|
Katekismus Gereja Katolik
| 2086. | Di dalam firman pertama tercakup "perintah iman, harapan, dan kasih. Sebab kalau kita mengatakan mengenai Allah bahwa Ia tidak bergerak, tidak berubah, tetap sama, maka amat beralasan kita mengakui-Nya sebagai yang setia tanpa ketidakadilan sedikit pun. Karena itu perlu kita menerima kata-kata-Nya, percaya kepada-Nya dengan teguh dan berharap kepada-Nya dengan sepenuh hati. Tetapi siapa yang melihat kemahakuasaan-Nya, kelemahlembutan-Nya, dan kerelaan-Nya, serta kecenderungan-Nya untuk berbuat baik - dapatkah ia menaruh harapannya kepada sesuatu yang lain dari Dia? Kalau ia memandang kekayaan kebaikan dan kasih-Nya yang telah Ia curahkan ke dalam kita - bukankah ia harus mengasihi Dia? Karena itu, untuk membuka dan menutup perintah dan peraturan-Nya, Allah memakai kata-kata Akulah Tuhan" (Catech. R. 3,2,4).
| | 2087. | Kehidupan kesusilaan kita berakar dalam iman kepada Allah yang menyatakan kasih-Nya kepada kita. Santo Paulus berbicara tentang "ketaatan iman" (Rm 1:5; 16:26) sebagai kewajiban pertama. Dalam kenyataan ia melihat bahwa tidak mengenal Allah adalah alasan dan penjelasan untuk segala kesalahan susila Bdk. Rm 1:18-32. Terhadap Allah kita mempunyai kewajiban, supaya percaya kepada-Nya dan memberi kesaksian tentang Dia.
| | 2088. | Perintah pertama menuntut dari kita supaya memupuk iman kita, merawatnya dengan hati-hati dan berjaga-jaga serta menolak segala sesuatu yang bertentangan dengannya. Orang dapat berdosa melawan iman dengan berbagai cara:Keragu-raguan iman yang disengaja berarti kurang bergairah atau malahan menolak untuk menerima sebagai benar, apa yang Allah wahyukan dan apa yang Gereja sampaikan untuk dipercaya. Keragu-raguan yang tidak disengaja mencakup kelambanan untuk percaya, kesukaran untuk mengatasi keberatan-keberatan terhadap iman, atau juga rasa takut yang ditimbulkan oleh kegelapan iman. Kalau keragu-raguan itu dipelihara dengan sengaja, ia akan membawa menuju kebutaan rohani.
| << >>
|