KITAB SUCI +Deuterokanonika |
|
| Katekismus Gereja Katolik |
|
|
Katekismus Gereja Katolik
| 2438. | Dewasa ini beberapa sebab-musabab yang bersifat religius, politik, ekonomi, dan financial menyebabkan masalah sosial sudah mencapai "dimensi seluas dunia" (SRS 9). Di antara bangsa-bangsa yang secara politik sudah saling bergantung, dibutuhkan solidaritas. Dan itu lebih mutlak lagi diperlukan, kalau yang dimaksudkan adalah untuk menghentikan "mekanisme buruk" yang menghalang-halangi perkembangan perekonomian negara-negara lemah Bdk. SRS 17; 45.. Sistem keuangan Bdk. CA 35. yang disalahgunakan, dan malah bersifat riba, hubungan dagang yang tidak adil antara bangsa-bangsa dan perlombaan senjata harus diganti dengan usaha bersama, supaya dapat dimanfaatkan sumber-sumber untuk tujuan perkembangan moral, kultural, dan ekonomi: sementara itu orang harus menentukan secara baru prioritas-prioritas dan tata nilai-nilai" (CA 28).
| | 2439. | Negara-negara kaya mempunyai tanggung jawab moral yang besar terhadap negara-negara yang tidak dapat menghasilkan sendiri sarana-sarana untuk pengembangan atau dihalang-halangi oleh kejadian-kejadian sejarah yang tragis. Itu merupakan kewajiban solidaritas dan cinta kasih, tetapi juga kewajiban keadilan, kalau saja kemakmuran negara-negara maju berasal dari sumber-sumber yang dibayar secara tidak memadai.
| | 2440. | Bantuan langsung adalah satu reaksi yang-pantas atas kebutuhan langsung dan luar biasa, umpamanya yang disebabkan oleh bencana alam dan wabah. Tetapi itu tidak cukup untuk mengatasi kerugian-kerugian besar yang timbul karena kecelakaan itu, juga tidak untuk memenuhi kebutuhan secara tetap. Orang pun harus membaharui lembaga perekonomian dan keuangan internasional, supaya lebih giat lagi berusaha demi hubungan-hubungan yang adil terhadap negara negara yang kurang berkembang Bdk. SRS 16.. Segala macam upaya dari negara-negara miskin yang mengusahakan pertumbuhan dan pembebasannya, harus dibantu Bdk. CA 26.. Ini berlaku paling utama untuk bidang pertanian. Para petani, terutama di dunia ketiga, merupakan kelompok kaum miskin yang terbesar.
| | 2441. | Dasar untuk memajukan perkembangan menyeluruh masyarakat manusia, ialah mengembangkan kesadaran mengenai Tuhan dan pengenalan diri sendiri. Perkembangan ini memperbanyak harta benda material dan menggunakannya untuk manusia dan kebebasannya. Ia mengurangi kemelaratan dan eksploitasi ekonomi. Ia menumbuhkan penghormatan untuk kekhasan kultural dan keterbukaan untuk yang transenden Bdk. SRS 32; CA 51.
| | 2442. | Bukanlah urusan gembala-gembala Gereja supaya secara langsung campur tangan di dalam struktur politik dan di dalam organisasi kehidupan sosial. Tugas ini termasuk dalam perutusan awam beriman, yang karena dorongan sendiri, bekerja sama dengan sesama warga negaranya. Ada aneka ragam jalan konkret terbuka bagi keterlibatan sosialnya. Ia selalu harus mengarah kepada kesejahteraan umum dan harus sesuai dengan pewartaan Injil dan ajaran Gereja. Adalah tugas awam beriman, "menjiwai kenyataan-kenyataan sementara dengan komitmen Kristen, yang olehnya mereka memperlihatkan bahwa mereka adalah saksi dan pelaku perdamaian dan keadilan" (SRS 47) Bdk. SRS 42.
| | 2443. | Tuhan memberkati mereka yang membantu orang-orang miskin dan mengecam mereka yang memalingkan diri dari mereka: "Berilah kepada orang yang meminta kepadamu dan jangan juga menolak orang yang mau meminjam dari padamu" (Mat 5:42). "Kalian sudah memperoleh semuanya itu dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma" (Mat 10:8). Menurut apa yang telah mereka lakukan kepada orang miskin, Yesus Kristus akan mengenai orang-orang pilihan-Nya Bdk. Mat 25:31-36.. Apabila "kepada orang miskin diberitakan kabar baik" (Mat 11:5) Bdk. Luk 4:18., maka itulah tanda kehadiran Kristus.
| << >>
|