Kalender Liturgi hari ini
Kitab Hukum Kanonik
KITAB SUCI +Deuterokanonika
: - Pilih kitab kitab, masukan bab, dan nomor ayat yang dituju
Katekismus Gereja Katolik
No. : masukkan no. katekismus yang dikehedaki,( 67, 834 / 883-901)
SEJARAH PAUS

Ensiklik & Surat Paus

Dokumen KV 2

No: masukkan no. yang dikehedaki - 0 (nol) untuk melihat daftar isi-(catatan kaki lihat versi Cetak) 

Katekismus Gereja Katolik
Katekismus Gereja Katolik
www.imankatolik.or.id
Cari Kata dalam KGK
www.imankatolik.or.id
Nomor:
masukkan no. katekismus yang dikehedaki, misalnya 3, 67, 834 atau 883-901
Kata:
masukkan kata yang akan dicari untuk
menunjukkan no. katekismus

2528."Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzina dengan dia di dalam hatinya" (Mat 5:28).

2529.Perintah kesembilan mewaspadakan keinginan daging dan hawa nafsu.

2530.Perjuangan melawan keinginan daging terjadi melalui pembersihan hati dan latihan menjaga batas dalam segala hal.

2531.Kemurnian hati akan memperlihatkan Tuhan kepada kita. Sejak sekarang ini ia sudah melihat segala-galanya dalam terang Tuhan.

2532.Untuk pembersihan hati dibutuhkan doa, kemurnian, kejujuran maksud, dan pandangan.

2533.Kemurnian hati menuntut sikap yang sopan, yang terdiri dari kesabaran, kerendahan hati, dan perasaan halus. Sikap yang sopan melindungi keintiman seseorang.

2534.Perintah kesepuluh menggandakan dan melengkapkan perintah kesembilan tentang keinginan daging. Ia melarang menginginkan barang orang lain, karena dari keinginan itu lahir pencurian, perampokan, dan penipuan, yang dilarang oleh perintah ketujuh. "Keinginan mata" Bdk. 1 Yoh 2:16. menghantar menuju kekerasan dan ketidakadilan yang dilarang oleh perintah kelima Bdk. Mi 2:2.. Sebagaimana ketidakmurnian, keinginan berakar dalam penyembahan berhala yang dilarang oleh ketiga perintah yang pertama Bdk. Keb 14:12.. Perintah kesepuluh menyangkut maksud hati; bersama dengan perintah kesembilan ia merangkum semua peraturan hukum.

2535.Keinginan inderawi membuat kita merindukan hal-hal yang tidak kita miliki. Dengan demikian kita - umpamanya - merindukan makanan apabila kita lapar; atau udara panas apabila kita kedinginan. Keinginan-keinginan ini dalam dirinya baik; namun sering kali mereka melampaui ukuran yang arif dan menggoda kita merindukan sesuatu secara tidak adil, apa yang bukan milik kita, melainkan milik orang lain atau menjadi hak orang lain.

2536.Perintah kesepuluh melarang keserakahan dan keinginan tanpa batas akan barang-barang duniawi; melarang kelobaan yang tidak terkendalikan, yang muncul dari kerinduan yang tidak tahu batas dan penuh nafsu akan kekayaan dan kekuasaan berkaitan dengan itu. Ia juga melarang kerinduan melakukan satu ketidakadilan, yang akan merugikan harta milik duniawi dari orang lain:
"Kalau dilarang dalam hukum: Engkau tidak boleh menginginkan maka kata-kata ini mempunyai arti bahwa kita menjauhkan keinginan kita dari milik orang lain; karena kehausan keinginan akan barang orang lain itu sangat besar dan tanpa batas dan tidak akan dipuaskan sebagaimana dikatakan Kitab Suci: seorang tamak tidak pernah memiliki uang yang cukup (Pkh 5:9) (Catech. R. 3,10,13).

2537.Keinginan akan barang-barang milik sesama tidak melanggar perintah ini, sejauh orang hendak mendapatkannya dengan cara-cara yang benar. Katekese tradisional menyebutkan dengan jelas, manusia-manusia macam apa saja yang harus berjuang melawan kebiasaan jahat ini dan karena itu mereka harus dinasihati dengan lebih cermat lagi supaya mengikuti peraturan ini:
"Para pedagang yang menginginkan kelaparan dan kenaikan harga, dan tidak senang melihat bahwa ada orang lain di samping mereka yang membeli atau menjual, karena tanpa saingan mereka dapat menjual dengan lebih mahal dan membeli dengan lebih murah. Dalam hal ini mereka-mereka itu pun berdosa yang menginginkan agar orang lain menderita, supaya mereka sendiri dapat mengambil keuntungan waktu membeli atau menjual ... juga para dokter yang menginginkan penyakit; para hakim yang menghendaki banyak kejadian yang berat dan perkelahian" (Catech. R. 3,10,23).

2538.Perintah kesepuluh menuntut agar menyingkirkan rasa iri dari hati manusia. Ketika nabi Natan hendak berusaha menobatkan raja Daud, ia menceriterakan kepadanya sejarah seorang miskin yang hanya memiliki seekor domba, yang ia perlakukan seperti anaknya sendiri, dan seorang kaya, yang walaupun memiliki kawanan domba yang banyak, merasa iri terhadap orang miskin itu dan akhimya mengambil dombanya Bdk. 2 Sam 12:1-4.. Rasa iri hati dapat menghantar Bdk. Kej 4:3-7; 1 Raj 21:1-29. sampai kepada perbuatan-perbuatan yang terjahat. Oleh iri hati setan datanglah kematian ke dunia Bdk. Keb 2:24.
"Kita saling berperang dan iri hati mempersenjatai kita satu terhadap yang lain... Kalau semua orang dengan gigih merobek Tubuh Kristus, kita lalu akan sampai di mana ? Kita sudah mulai menghancurkan Tubuh Kristus... Kita mengatakan bahwa kita adalah anggota dari Tubuh yang satu dan sama, dan di samping itu kita saling menelan bagaikan binatang buas" (Yohanes Krisostomus hom. in Cor. 27,3-4).

2539.Iri hati adalah satu dosa pokok. Ia berarti bahwa orang kecewa karena yang lain mendapat untung, dan menghendaki secara tidak terbatas, untuk memiliki sendiri hartanya atas cara yang tidak adil. Siapa yang menginginkan yang jahat bagi sesamanya, melakukan dosa berat.
Santo Agustinus melihat di dalam iri hati "dosa setani" (catech. 4:8). "Dari iri hati muncullah kedengkiah, fitnah, hujah, kegirangan akan kesengsaraan sesama, dan menyesalkan keberuntungannya" (Gregorius Agung., mor. 31,45).

2540.Iri hati merupakan satu dari bentuk gundah gulana dan dengan demikian satu penolakan cinta kasih. Yang dibaptis harus berjuang melawannya dengan kebaikan hati. Iri hati sering muncul dari kesombongan; yang dibaptis berusaha, supaya hidup dengan rendah hati.
"Apakah kamu ingin melihat Tuhan dihormati melalui kamu? Baik, kalau begitu kamu harus bergembira dengan kemajuan saudaramu, dan dengan demikian Tuhan sudah dimuliakan. Terpujilah Allah, demikian orang akan mengatakan, karena pelayannya tahu memerangi iri hati, dengan bergembira atas jasa-jasa orang lain" (Yohanes Krisostomus, hom. in Rom 7,5).

2541.Tata hukum dan rahmat memalingkan hati manusia dari kelobaan dan iri hati; membimbingnya supaya merindukan kebaikan tertinggi; mengajarnya mengenai kehendak Roh Kudus, yang memuaskan hati manusia.Tuhan segala perjanjian selalu mengawasi manusia sejak awal terhadap godaan, oleh apa yang tampak di firdaus sebagai baik untuk dimakan, dan sedap kelihatannya, lagi pula menarik hati Bdk. Kej 3:6.

2542.Hukum yang telah dipercayakan kepada umat Israel tidak pernah dapat membenarkan manusia yang takluk kepadanya; ia malahan telah menjadi sarana "nafisu" Bdk. Rm 7:7.. Kesenjangan antara keinginan dan perbuatan Bdk. Rm 7:10. menunjukkan konflik antara hukum Tuhan, yaitu "hukum akal budi" dan satu hukum lain, sehingga "aku menjadi tawanan hukum dosa yang ada di dalam anggota-anggota tubuhku" (Rm 7:23).

2543."Tetapi sekarang, tanpa hukum Taurat kebenaran Allah telah dinyatakan seperti yang disaksikan dalam Kitab Taurat dan Kitab-Kitab para nabi, yaitu kebenaran Allah karena iman dalam Yesus Kristus bagi semua orang yang percaya" (Rm 3:21-22). Oleh karena itu, orang yang percaya kepada Kristus "telah menyalibkan daging dengan segala hawa-nafsu dan keinginannya" (Gal 5:24); mereka membiarkan diri dibimbing oleh Roh Kudus dan mengikuti maksudnya Bdk. Rm 8:27.

2544.Yesus mewajibkan murid-muridNya agar mengutamakan-Nya di atas segala-galanya dan di atas semua orang, dan mengusulkan kepada mereka, agar demi diri-Nya dan demi Injil Bdk. Mrk 8:35. mengurbankan "seluruh harta miliknya" (Luk 14:33). Sebelum sengsara-Nya Ia memberi bagi mereka janda miskin dari Yerusalem sebagai contoh, yang walaupun dirinya sangat berkekurangan, namun memberikan segala-galanya, yang ia miliki untuk hidup Bdk. Luk 21:4.. Memenuhi perintah pelepasan dari harta milik sangat perlu, supaya dapat masuk ke dalam Kerajaan surga.

2545.Semua umat beriman Kristen hendaknya "mengarahkan keinginan hati dengan tepat, supaya mereka dalam mengejar cinta kasih yang sempurna jangan dirintangi karena menggunakan hal-hal duniawi dan melekat pada kekayaan melawan semangat kemiskinan menurut Injil" (LG 42).

2546."Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah" (Mat 5:3). Sabda bahagia mengungkapkan satu tata kegembiraan dan rahmat, keindahan perdamaian. Yesus memuji kegembiraan kaum miskin, karena mereka sudah memiliki Kerajaan Allah Bdk. Luk 6:20.
"Sabda [artinya Kristus] melukiskan kerendahan hati yang sadar dan pengurbanan roh manusia sebagai kemiskinan di hadapan Allah, dan Rasul sendiri menempatkan bagi kita kemiskinan Allah sebagai contoh, ketika ia berkata: "Ia membuat diri-Nya menjadi miskin demi kepentingan kita" (2 Kor 8:9)" (Gregorius dari Nisa, beat. 1).

2547.Tuhan mengeluhkan orang-orang kaya, karena mereka -menemukan hiburannya dalam kelimpahan barang-barang duniawi Bdk. Luk 6:24.. "Yang angkuh mengejar kekuasaan duniawi, sedangkan yang miskin mencari jalan menuju Kerajaan surga dalam roh" (Agustinus, serm. Dom. 1,1,3). Siapa yang percaya kepada penyelenggaraan Bapa surgawi, dibebaskan dari keresahan yang menggelisahkan untuk masa depannya Bdk. Mat 6:25-34.. Kepercayaan kepada Allah adalah satu persiapan untuk kebahagiaan para miskin. Mereka akan memandang Allah.

2548.Kerinduan akan kebahagiaan yang benar membebaskan manusia dari ketergantungan tanpa batas kepada barang-barang dunia ini dan menemukan kepenuhannya dalam pandangan akan Allah di dalam kebahagiaan-Nya. Janji untuk memandang Allah "mengatasi segala kebahagiaan... Dalam Kitab Suci memandang Allah sama artinya dengan memiliki... Siapa memandang Allah, memiliki segala kekayaan yang dapat dibayangkan orang" (Gregorius dari Nisa, beat. 6).

2549.Bangsa kudus masih harus berjuang dengan bantuan rahmat dari atas supaya mendapatkan kekayaan yang dijanjikan Allah. Supaya memiliki dan memandang Allah, orang yang beriman kepada Kristus mematikan nafsunya dan menang dengan rahmat Allah atas godaan akan kenikmatan dan kekuasaan.

2550.Dalam perjalanan menuju kesempurnaan ini, Roh dan Mempelai memanggil setiap orang yang mendengarkan-Nyal menuju persatuan yang sempurna dengan Allah:
"Di sana akan ada kemuliaan yang benar, di mana pujian tidak lagi dibahayakan oleh kekeliruan atau dinodai oleh pujian yang dibuat-buat; penghormatan benar yang diberikan kepada setiap orang yang layak untuk itu, tidak diberikan kepada orang yang tidak layak. Malah tidak akan ada orang yang tidak layak, di mana hanya yang layak boleh bertempat tinggal, perdamaian yang benar akan berkuasa, di mana tidak seorang pun mengalami gangguan baik dari diri sendiri maupun dari orang lain. Upah kebajikan adalah Allah sendiri, yang telah menganugerahkan kebajikan dan memberikan harapan memiliki yang terbesar dan terbaik yang dapat dipikirkan, Aku akan menjadi Allahmu dan kamu menjadi umat-Ku (Im 26:12)... Dalam arti ini harus dimengerti pula perkataan Rasul: Supaya Allah ada dalam segala-galanya (1 Kor 15:12). Ia akan menjadi tujuan kerinduan kita, orang memandang-Nya tanpa henti-hentinya, mencintai tanpa rasa jemu, memuji tanpa rasa letih. Anugerah rahmat, simpati, kegiatan ini akan menjadi milik bersama, sebagaimana kehidupan abadi itu sendiri" (Agustinus, civ. 22,30).

2551."Di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada" (Mat 6:21).

2552.Perintah kesepuluh melarang kelobaan, yang muncul dari kerinduan tanpa batas dan penuh nafsu akan kekayaan dan akan kekuasaan yang berkaitan dengannya.

2553.Iri hati terdiri dari kesedihan karena orang lain mendapat untung dan kerinduan yang tidak terkendalikan untuk memperoleh milik orang lain. Iri hati adalah satu kebiasaan buruk yang pokok.

2554.Yang sudah dibaptis memerangi iri hati dengan kemurahan hati, kerendahan hati dan penyerahan kepada penyelenggaraan Allah.

2555.Yang beriman kepada Kristus "telah menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya" (Gal 5:24); mereka membiarkan diri dibimbing oleh Roh Kudus dan berpegang pada kehendak-Nya.

2556.Untuk masuk ke dalam Kerajaan surga, orang harus membebaskan diri dari kekayaan. "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah".

2557.Manusia dengan kerinduan berkata: "Aku ingin memandang Tuhan Kehausan akan Tuhan dipuaskan oleh air kehidupan kekal Bdk. Yoh 4:14.

<<   >>