Kalender Liturgi hari ini
Kitab Hukum Kanonik
KITAB SUCI +Deuterokanonika
: - Pilih kitab kitab, masukan bab, dan nomor ayat yang dituju
Katekismus Gereja Katolik
No. : masukkan no. katekismus yang dikehedaki,( 67, 834 / 883-901)
SEJARAH PAUS

Ensiklik & Surat Paus

Dokumen KV 2

No: masukkan no. yang dikehedaki - 0 (nol) untuk melihat daftar isi-(catatan kaki lihat versi Cetak) 

Katekismus Gereja Katolik
Katekismus Gereja Katolik
www.imankatolik.or.id
Cari Kata dalam KGK
www.imankatolik.or.id
Nomor:
masukkan no. katekismus yang dikehedaki, misalnya 3, 67, 834 atau 883-901
Kata:
masukkan kata yang akan dicari untuk
menunjukkan no. katekismus

2581.Kenisah harus menjadi tempat latihan doa untuk Umat Allah. Ziarah, pesta--pesta dan kurban-kurban, kurban malam, kemenyan, dan "roti sajian" adalah tanda--tanda kekudusan dan kemuliaan Allah yang agung namun yang sangat dekat. Semuanya itu merupakan ajakan untuk doa dan jalan-jalan doa. Tetapi pelaksanaan lahiriah dari kegiatan religius sering kali menggoda umat untuk suatu ibadah yang hanya bersifat lahiriah. Ia membutuhkan pendidikan dalam iman dan pertobatan hati. Inilah tugas para nabi sebelum dan sesudah pembuangan.

2582.Elia adalah bapa para nabi, "orang-orang yang menanyakan Dia, yang mencari wajah-Mu, ya Allah Yakub" (Mzm 24:6). Nama "Elia" - "Tuhan adalah Allahku" - menyatakan seruan bangsa yang bergaung sebagai jawaban atas doa sang nabi di gunung KarmelBdk. 1 Raj 18:39.. Santo Yakobus menunjuk seruan ini, untuk menggerakkan kita supaya berdoa: "Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya" (Yak 5:16b).

2583.Setelah Elia mengalami kerahiman di tempat perlindungannya di sungai Kerit, ia lalu mengajar janda dari Sarepta, supaya percaya kepada Sabda Allah. Ia memperkuat iman ini dengan doanya yang tekun dan Allah mengembalikan kehidupan kepada anak janda itu Bdk. 1 Raj 17:7-24.. Kurban di gunung Karmel adalah satu ujian yang menentukan iman Umat Allah. Dalam kurban ini, api Tuhan menghanguskan kurban bakar atas permintaan Elia, "pada waktu... di mana biasanya dipersembahkan kurban pertama". Liturgi Gereja-gereja Timur mengambil alih seruan Elia "Dengarlah aku, Tuhan, dengarlah aku" dalam epiklese Ekaristi Bdk. 1 Raj 18:20-39.. Ketika Elia akhirnya pergi lagi ke padang gurun, ke tempat di mana Allah yang hidup dan benar menyatakan Diri kepada umat-Nya, ia duduk berjongkok, seperti Musa dulu, "di sebuah gua", sampai kehadiran Allah yang penuh rahasia itu "berjalan lewat" Bdk. 1 Raj 19:1-14; Kel 33:19-23.. Tetapi baru di gunung kemuliaan Bdk. Luk 9:30- 35., Allah yang wajah-Nya dicari manusia, akan menyatakan Diri. Pada wajah Kristus yang tersalib dan bangkit, mereka melihat kemuliaan Allah Bdk. 2 Kor 4:6.

<<   >>