KITAB SUCI +Deuterokanonika |
|
| Katekismus Gereja Katolik |
|
|
Katekismus Gereja Katolik
| 273. | Hanya iman dapat menerima jalan kekuasaan Allah yang penuh rahasia itu. Iman ini bermegah-megah atas kelemahan dan dengan demikian menarik kekuasaan Kristus Bdk. 2 Kor 12:9; Flp 4:13.. Teladan yang paling gemilang mengenai iman ini ialah Perawan Maria. Ia percaya bahwa "untuk Allah... tidak ada yang mustahil" (Luk 1:37), dan dapat memuji Tuhan: "Yang maha kuasa telah melakukan perbuatan-perbuatan besar kepadaku dan nama-Nya adalah kudus" (Luk 1:49).
| | 274. | "Karena itu, iman kita dan harapan kita dengan paling kuat diteguhkan, kalau kita membawa dalam hati kita keyakinan bahwa Allah sanggup melakukan segala sesuatu. Apa saja yang harus diimani - meskipun mulia, mengagumkan, dan jauh melampaui segala susunan dan takaran ciptaan - budi manusia akan menyetujuinya dengan mudah dan tanpa ragu-ragu, apabila ia telah memahami kabar mengenai Allah yang maha kuasa (Catech.R. 1,2,13).
| | 275. | Bersama Ayub yang jujur kita akui: "Aku tahu, bahwa Engkau sanggup melakukan segala sesuatu, dan tidak ada rencana-Mu yang gagal" (Ayb 42:2).
| | 276. | Setia kepada kesaksian Kitab Suci, Gereja sering mengarahkan doanya kepada "Allah yang maha kuasa dan kekal "[omnipotens sempiterne Deus... ], karena ia percaya dengan teguh bahwa untuk Tuhan tidak ada yang mustahil Bdk. Kej 18:14; Luk 1:37; Mat 19:26.
| << >>
|