KITAB SUCI +Deuterokanonika |
|
| Katekismus Gereja Katolik |
|
|
Katekismus Gereja Katolik
| 287. | Kebenaran mengenai penciptaan adalah sekian penting bagi seluruh kehidupan manusia, sehingga Allah dalam kebaikan-Nya hendak mewahyukan kepada bangsa-Nya segala sesuatu , yang perlu diketahui tentang hal-hal ini demi keselamatan. Selain pengetahuan kodrati tentang adanya pencipta yang dapat diperoleh setiap manusia Bdk. Kis 17:24-29; Rm 1:19-20., lama-kelamaan Allah mewahyukan kepada bangsa Israel misteri penciptaan. Ia, yang memanggil para bapa bangsa, yang mengantar bangsa pilihan-Nya keluar dari Mesir, menciptakan dan membentuknya Bdk. Yes 43:1., Ia mewahyukan Diri sebagai Dia, yang memiliki segala bangsa di bumi dan seluruh dunia, sebagai Dia, yang "menciptakan langit dan bumi" (Mzm 115:15; 124:8; 134:3) seorang Diri.
| | 288. | Dengan demikian wahyu mengenai penciptaan tidak dapat dipisahkan dari wahyu dan pelaksanaan perjanjian, yang diadakan Allah yang Esa dengan bangsa-Nya. Penciptaan diwahyukan sebagai langkah pertama menuju perjanjian ini, sebagai bukti pertama dan universal dari cinta Allah yang maha kuasa Bdk. Kej 15:5, Yer 33:19-26. Kebenaran penciptaan juga muncul semakin jelas dalam pesan para nabi Bdk. Yes 44:24., dalam doa mazmur Bdk. Mzm 104. dan dalam liturgi serta amsal Bdk. Ams 8:22-31. bangsa terpilih.
| | 289. | Dari semua pernyataan Kitab Suci mengenai penciptaan, tiga bab pertama dari buku Kejadian mendapat tempat yang khusus. Dilihat dari sudut sastra, teks-teks ini dapat mempunyai sumber yang berbeda. Pengarang-pengarang yang diilhami menempatkannya pada awal Kitab Suci. Dalam bahasa yang meriah mereka dengan demikian mengungkapkan kebenaran mengenai penciptaan, asal dan tujuannya dalam Allah, peraturan dan kebaikannya, mengenai panggilan manusia dan akhirnya mengenai drama dosa dan harapan akan keselamatan. Kalau dibaca dalam cahaya Kristus, dalam kesatuan Kitab Suci dan dalam tradisi Gereja yang hidup, ungkapan-ungkapan ini merupakan sumber utama untuk katekese mengenai misteri-misteri "awal": penciptaan, jatuhnya ke dalam dosa, janji keselamatan.
| << >>
|