Kalender Liturgi hari ini
Kitab Hukum Kanonik
KITAB SUCI +Deuterokanonika
: - Pilih kitab kitab, masukan bab, dan nomor ayat yang dituju
Katekismus Gereja Katolik
No. : masukkan no. katekismus yang dikehedaki,( 67, 834 / 883-901)
SEJARAH PAUS

Ensiklik & Surat Paus

Dokumen KV 2

No: masukkan no. yang dikehedaki - 0 (nol) untuk melihat daftar isi-(catatan kaki lihat versi Cetak) 

Katekismus Gereja Katolik
Katekismus Gereja Katolik
www.imankatolik.or.id
Cari Kata dalam KGK
www.imankatolik.or.id
Nomor:
masukkan no. katekismus yang dikehedaki, misalnya 3, 67, 834 atau 883-901
Kata:
masukkan kata yang akan dicari untuk
menunjukkan no. katekismus

327.Pengakuan iman Konsili Lateran IV mengatakan: "Allah mengadakan pada awal segala waktu sekaligus dua ciptaan dari ketidakadaan, yang rohani dan yang jasmani, yaitu malaikat dan dunia: dan sesudah itu yang manusiawi, yang boleh dikatakan sekaligus terdiri dari roh dan badan" (DS 800) Bdk. DS 3002; SPF 8.

328.Bahwa ada makhluk rohani tanpa badan, yang oleh Kitab Suci biasanya dinamakan "malaikat", adalah satu kebenaran iman. Kesaksian Kitab Suci dan kesepakatan tradisi tentang itu bersifat sama jelas.

329.Santo Agustinus mengatakan: "'Malaikat' menunjukkan jabatan, bukan kodrat. Kalau engkau menanyakan kodratnya, maka ia adalah roh; kalau engkau menanyakan jabatannya, maka ia adalah malaikat" (Psal. 103,1,15). Menurut seluruh keadaannya malaikat adalah pelayan dan pesuruh Allah. Karena "mereka selalu memandang wajah Bapa-Ku, yang ada di surga" (Mat 18:10), mereka "melaksanakan firman-Nya dengan mendengarkan suara firman-Nya" (Mzm 103:20).

330.Sebagai makhluk rohani murni mereka mempunyai akal budi dan kehendak; mereka adalah wujud pribadi Bdk. Pius XII: DS 3891. dan tidak dapat mati Bdk. Luk 20:36.. Mereka melampaui segala makhluk yang kelihatan dalam kesempurnaan. Cahaya kemuliaannya membuktikan itu Bdk. Ul 10:9-12.

331.Kristus adalah pusat dunia malaikat. Mereka adalah malaikat-Nya: "Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat bersama-sama dengan Dia..." (Mat 25:31). Mereka adalah milik-Nya karena mereka diciptakan oleh Dia dan untuk Dia: "Karena di dalam Dia telah diciptakan segala sesuatu, yang ada di surga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgasana, maupun kerajaan, baik pemerintahan, maupun penguasa; segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia" (Kol 1: 16). Mereka lebih lagi milik-Nya, karena ia menjadikan mereka pesuruh rencana keselamatan-Nya: "Mereka adalah roh-roh yang melayani, yang diutus untuk melayani mereka yang harus memperoleh keselamatan" (Ibr 1:14).

332.Mereka ada sejak penciptaan dunia Bdk. Ayb 38:7 pada tempat itu para mataikat dinamakan "putera-putera Allah". dan sepanjang seluruh sejarah keselamatan; mereka mengabarkan keselamatan dari jauh dan dari dekat, dan melayani rencana ilahi, untuk melaksanakan keselamatan itu. Mereka mengunci firdaus duniawi Bdk. Kej 3:24., melindungi Lot Bdk. Kej 19., meluputkan Hagar dan anaknya Bdk. Kej 21:17., menghalangi tangan Abraham Bdk. Kej 22:11., menyampaikan hukum kepada bangsa Israel Bdk. Kis 7:53., menghantar bangsa Allah Bdk. Kel 23:20-23., mewartakan kelahiran Bdk. Hak 13. dan panggilan Bdk. Hak 6:11-24; Yes 6:6., membantu para nabi Bdk. 1 Raj 19:5., sekedar untuk menyebut beberapa contoh. Akhirnya malaikat Gabriel menampakkan diri untuk menyampaikan kelahiran perintis dan kelahiran Yesus sendiri Bdk. Luk 1:11.26.

333.Mulai dari penjelmaan menjadi manusia sampai kepada kenaikan ke surga, kehidupan Sabda yang menjadi manusia dikelilingi oleh penyembahan dan pelayanan malaikat. Ketika Allah "membawa Anak-Nya yang sulung ke dunia, Ia berkata: 'Semua malaikat harus menyembah'"(Ibr 1:6). Lagu pujiannya waktu Kristus dilahirkan - "Kemuliaan bagi Allah:.." (Luk 2:14) - bergema terus dalam lagu pujian Gereja. Mereka melindungi Yesus dalam usia anak-anak Bdk. Mat 1:20; 2:13.19., melayani Dia di padang gurun Bdk. Mrk 1:12; Mat 4:11., menguatkan-Nya dalam sakratul maut Bdk. Luk 22:43., dan mereka juga dapat membebaskan-Nya - seperti Israel dahulu Bdk. 2 Mak 10:29-30; 11:8. - dari tangan musuh-musuh Nya Bdk. Mat 26:53.. Malaikat-malaikat itu pula, "yang mewartakan Injil" (Luk 2:10), dengan menyampaikan Kabar Gembira mengenai penjelmaan Bdk. Luk 2:8-14. dan kebangkitan Bdk. Mrk 16:5-7. Kristus. Pada kedatangan kembali Kristus, yang mereka maklumkan Bdk. Kis 1:10-11., mereka akan menyertai Dia dan melayani Dia waktu pengadilan Bdk. Mat 13:41; 25:31; Luk 12:8-9.

334.Sampai Kristus datang kembali, pertolongan para malaikat yang penuh rahasia dan kuasa itu sangat berguna bagi seluruh kehidupan Gereja Bdk. Kis 5:18-20; 8:26-29; 10:3-8; 12:6-11; 27:23-25.

335.Dalam liturginya Gereja mempersatukan diri dengan para malaikat untuk menyembah Allah yang Maha Kudus Bdk. MR "Sanctus".; ia minta bantuan mereka Bdk. "Supplices te rogainus..." dalam Doa Syukur Agung I (Romawi); "In paradisum deducant te angeli..." dalam Upacara Pemakaman dan "Himne Kherubim" dalam liturgi Santo Yohanes Krisostomus., dan merayakan terutama peringatan akan malaikat tertentu (Mikael, Gabriel dan Rafael, dan para malaikat pelindung yang suci).

336.Sejak masa anak-anak Bdk. Mat 18:10. sampai pada kematiannya Bdk. Luk 16:22. malaikat-malaikat mengelilingi kehidupan manusia dengan perlindungan Bdk. Mzm 34:8; 91:10-13. dan doa permohonan Bdk. Ayb 33:23-24; Za 1:12; Tob 12:12.. "Seorang malaikat mendampingi setiap orang beriman sebagai pelindung dan gembala, supaya menghantarnya kepada kehidupan" (Basilius, Eun. 3, 1). Sejak di dunia ini, dalam iman, kehidupan Kristen mengambil bagian di dalam kebahagiaan persekutuan para malaikat dan manusia yang bersatu dalam Allah.

337.Allah sendiri telah menciptakan dunia yang kelihatan ini dengan segala kekayaannya, keaneka-ragamannya, susunannya. Kitab Suci menggambarkan karya penciptaan secara simbolis sebagai satu rentetan "enam hari kerja" ilahi, yang ditutup dengan "istirahat" pada hari ketujuh Bdk. Kej 1:1-2:4.. Berhubungan dengan penciptaan Kitab Suci mengajarkan kebenaran-kebenaran yang Allah wahyukan demi keselamatan kita Bdk. DV 11. dan yang mendorong orang, "mengakui makna sedalam-dalamnya, nilai serta tujuan segenap alam tercipta yakni: demi kemuliaan Allah" (LG 36).

338.Tidak ada sesuatu pun, yang tidak menerima keberadaannya dari Pencipta. Dunia mulai, ketika ia diciptakan oleh Sabda Allah dari ketidakadaan. Segala makhluk yang ada, seluruh alam, seluruh sejarah umat manusia, berakar dalam kejadian pokok ini; oleh "kejadian" ini dunia dibentuk dan waktu mulai bergulir Bdk. Agustinus, Gen. Man. 1,2,4.

339.Tiap makhluk memiliki kebaikan dan kesempurnaannya sendiri. Dari tiap karya selama "enam hari itu", dikatakan: "Dan Allah melihat bahwa semuanya itu baik". "Sebab berdasarkan kenyataannya sebagai ciptaan, segala sesuatu dikaruniai kemandirian, kebenaran dan kebaikannya sendiri, lagi pula menganut hukum-hukum dan mempunyai tata susunannya sendiri" (GS 36,2). Makhluk-makhluk yang berbeda-beda itu mencerminkan dalam kekhususan mereka yang dikehendaki Allah, tiap-tiapnya dengan caranya sendiri, satu sinar kebijaksanaan dan kebaikan Allah yang tidak terbatas. Karena itu manusia harus menghormati kodrat yang baik dari setiap makhluk dan bersikap waspada terhadap penyalah-gunaan benda-benda itu. Kalau tidak, maka Allah dihina dan terjadilah akibat -akibat yang sangat buruk bagi manusia dan alam sekitarnya.

340.Ketergantungan makhluk-makhluk satu sama lain dikehendaki Allah. Matahari dan bulan, pohon aras dan bunga liar, rajawali dan burung pipit - semua keanekaan dan ketidak-samaan yang tidak terhitung banyaknya itu mengatakan bahwa tidak ada satu makhluk pun yang mencukupi dirinya sendiri, bahwa makhluk-makhluk hanya ada dalam ketergantungan satu sama lain untuk saling melengkapi dalam pelayanan timbal balik.

<<   >>