KITAB SUCI +Deuterokanonika |
|
| Katekismus Gereja Katolik |
|
|
Katekismus Gereja Katolik
| 437. | Malaikat mengabarkan kepada para gembala tentang kelahiran Yesus, Mesias yang dijanjikan untuk Israel: "Hari ini telah lahir bagimu Juru Selamat yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud; Ia adalah Mesias, Tuhan" (Luk 2:11). Sejak awal mula Yesus adalah "yang dikuduskan oleh Bapa dan yang diutus-Nya ke dunia" (Yoh 10:36), karena Ia dikandung dalam rahim Perawan Maria sebagai "kudus Bdk. Luk 1:35.". Yosef diajak oleh Allah supaya menerima Maria sebagai isterinya - "sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus" (Mat 1:20) - supaya Yesus, "yang dinamakan Kristus", dilahirkan dari isteri Yosef sebagai turunan Daud yang mesianis (Mat 1:16) Bdk. Rm 1:3; 2 Tim 2:8; Why 22:16.
| | 438. | Tahbisan Yesus menjadi Mesias menyatakan perutusan-Nya yang ilahi. "Nama Kristus berarti Ia yang mengurapi, Ia yang diurapi, dan urapan itu sendiri, dengannya Ia diurapi. Bapalah yang mengurapi, Putera yang diurapi, dalam Roh, yang adalah urapan itu sendiri" (Ireneus, haer. 3,18,3). Urapan-Nya yang abadi sebagai Mesias, dimaklumkan dalam kehidupan duniawi-Nya pada saat pembaptisan-Nya oleh Yohanes, ketika Allah mengurapi-Nya "dengan Roh Kudus dan kuasa" (Kis 10:38), "supaya Ia dinyatakan kepada Israel" (Yoh 1:31) sebagai Mesiasnya. Pekerjaan-Nya dan perkataan-Nya menyatakan bahwa Ia adalah "yang kudus dari Allah" (Mrk 1:24; Yoh 6:69; Kis 3:14).
| | 439. | Banyak orang Yahudi dan malahan beberapa orang kafir, yang turut serta dalam harapannya, melihat di dalam Yesus ciri-ciri khas Mesias, Putera Daud, yang Allah janjikan kepada Israel Bdk. Mat 2:2; 9:27; 12:23; 15:22; 20:30; 21:9.15.. Yesus menerima gelar Mesias yang menjadi hak-Nya Bdk. Yoh 4:25-26; 11:27., namun bukan tanpa syarat, karena gelar ini dapat disalah-artikan, karena oleh sebagian orang semasa-Nya diartikan terlalu manusiawi Bdk. Mat 22:41-46., pada dasarnya politis Bdk. Yoh 6:15; Luk 24:21.
| << >>
|