Kalender Liturgi hari ini
Kitab Hukum Kanonik
KITAB SUCI +Deuterokanonika
: - Pilih kitab kitab, masukan bab, dan nomor ayat yang dituju
Katekismus Gereja Katolik
No. : masukkan no. katekismus yang dikehedaki,( 67, 834 / 883-901)
SEJARAH PAUS

Ensiklik & Surat Paus

Dokumen KV 2

No: masukkan no. yang dikehedaki - 0 (nol) untuk melihat daftar isi-(catatan kaki lihat versi Cetak) 

Katekismus Gereja Katolik
Katekismus Gereja Katolik
www.imankatolik.or.id
Cari Kata dalam KGK
www.imankatolik.or.id
Nomor:
masukkan no. katekismus yang dikehedaki, misalnya 3, 67, 834 atau 883-901
Kata:
masukkan kata yang akan dicari untuk
menunjukkan no. katekismus

441.Dalam Perjanjian Lama gelar "Putera Allah" diberikan kepada para malaikat Bdk. Ul 32:8 LXX; Ayb 1:6., kepada bangsa terpilih Bdk. Kel 4:22; Hos 11: 1; Yer 3:19; Sir 36:11; Keb 18:3., kepada anak-anak Israel Bdk. Ul 14:1; Hos 2:1. dan kepada para raja Bdk. 2 Sam 7:14; Mzm 82:6.. Ia berarti status sebagai anak angkat, yang membangun hubungan yang sangat mesra antara Allah dan ciptaan-Nya. Kalau raja Mesias terjanji dinamakan "Putera Allah Bdk. 1 Taw 17:13; Mzm 2:7.", maka arti harafiah dari teks-teks itu tidak selalu memaksudkan bahwa Ia lebih dari manusia biasa saja. Mereka yang menyatakan Yesus sebagai Mesias Israel Bdk. Mat 27:54., mungkin dengan demikian tidak mau mengatakan lebih dari itu Bdk. Luk 23:47.

442.Itu tidak berlaku bagi Petrus, waktu ia mengakui Yesus sebagai "Mesias, Putera Allah yang hidup" (Mat 16:16), karena Yesus menjawab dengan meriah: "Bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan Bapa-Ku yang ada di surga" (Mat 16:17). Demikian juga santo Paulus dalam hubungan dengan pertobatannya di jalan ke Damaskus mengatakan: "Tetapi waktu Ia, yang telah memilih aku sejak kandungan ibuku dan memanggil aku oleh kasih karunia-Nya, berkenan menyatakan anak-Nya di dalam aku, supaya aku memberitakan Dia di antara bangsa-bangsa bukan Yahudi, maka sesaat pun aku tidak minta pertimbangan kepada manusia" (Gal 1:15-16). "Ketika itu juga ia memberitakan Yesus di rumah-rumah ibadat, dan mengatakan bahwa Yesus adalah Anak Allah" (Kis 9:20). Sejak awal Bdk. 1 Tes 1:10., pengakuan ini adalah sentrum iman apostolik Bdk. Yoh 20:31.. Sebagai orang pertama Petrus mengakui iman ini sebagai dasar Gereja Bdk. Mat 16:18.

443.Petrus dapat mengenal sifat transenden dari keputraan ilahi, Yesus, Mesias, karena Yesus telah menyatakan ini dengan jelas. Atas pertanyaan pendakwa-pendakwa-Nya: "Jadi Engkau Putera Allah?" Yesus menjawab di depan Mahkamah Agung: "Kamu sendiri mengatakan, bahwa Akulah Anak Allah" (Luk 22:70) Bdk. Mat 26:64; Mrk 14:61.. Sudah sejak lama sebelumnya Ia menyatakan Diri sebagai "Putera", yang mengenal Bapa Bdk. Mat 11:27; 21:37-38. dan yang membedakan diri dari "hamba-hamba", yang dulu Allah kirimkan kepada bangsa-Nya Bdk. Mat 21:34-36., dan yang malahan lebih tinggi daripada malaikat Bdk. Mat 24:36.. Ia membeda-bedakan keputeraan-Nya dari keputeraan murid-murid, karena Ia tidak pernah mengatakan "Bapa kita" Bdk. Mat 5:48, 6:8; 7:21; Luk 11:13., kecuali untuk menugaskan mereka: "kamu harus berdoa demikian: Bapa kami" (Mat 6:9). Ya, Ia menyatakan perbedaan dengan jelas: "Bapa-Ku dan Bapamu" (Yoh 20:17).

444.Sebagaimana diberitakan Injil-injil, pada dua kesempatan resmi, waktu pembaptisan dan waktu perubahan rupa Kristus, kedengaran suara Bapa, yang menyatakan Dia sebagai "Putera-Nya yang kekasih" Bdk. Mat 3:17; 17:5. Yesus menamakan Diri "Putera Allah yang tunggal" (Yoh 3:16) dan meneguhkan dengan demikian praada-Nya yang abadi Bdk. Yoh 10:36.. Ia menginginkan supaya orang percaya kepada "nama Putera Allah yang tunggal" (Yoh 3:18). Pengakuan Kristen ini sudah tampak dalam seruan kepala pasukan di depan Yesus yang bergantung di salib: "Sungguh, orang ini adalah Anak Allah" (Mrk 15:39). Karena baru dalam misteri Paskah orang beriman dapat memberikan arti yang sepenuhnya kepada gelar "Putera Allah".

445.Sesudah kebangkitan kelihatanlah keputraan ilahi-Nya dalam kekuasaan kodrat manusiawi-Nya yang dimuliakan. Ia "dinyatakan sebagai Putera Allah dalam kekuasaan-Nya sesuai dengan Roh kekudusan oleh kebangkitan-Nya dari antara orang mati" (Rm 1:4) Bdk. Kis 13:33.. Lalu para Rasul dapat mengakui: "Kami telah melihat kemuliaan-Nya yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran" (Yoh 1:14).

446.Dalam terjemahan Yunani buku-buku Perjanjian Lama [LXX] nama YHWH yang tidak boleh diucapkan, dengannya Allah mewahyukan Diri Bdk. Kel 3:14., diterjemahkan dengan "Kurios" [Tuhan]. Dengan demikian "Tuhan" menjadi nama paling biasa untuk ke-Allah-an Allah Israel. Dalam arti yang tepat ini Perjanjian Baru memakai gelar "Tuhan" untuk Bapa, tetapi pada waktu yang sama juga - dan itulah yang baru - untuk Yesus, yang dengan demikian diakui sebagai Allah Bdk. 1 Kor 2:8.

447.Yesus sendiri menuntut gelar ini dengan cara terselubung, ketika Ia berdiskusi dengan orang Farisi mengenai arti Mazmur 110 Bdk. Mat 22:41-46 dan Kis 2:34-36; Ibr 1:13.. Dengan terus terang Ia memakai gelar "Tuhan" dalam percakapan-Nya dengan murid-murid-Nya Bdk. Yoh 13:13.. Selama hidup-Nya di depan umum, karya-karya-Nya menunjukkan bahwa Ia adalah Tuhan atas alam, penyakit, iblis, kematian, dan dosa, dan dengan demikian memiliki kekuasaan ilahi.

448.Dalam berita-berita Injil, orang-orang yang datang kepada Yesus sering menamakan-Nya "Tuhan". Dalam penggelaran ini dinyatakan penghormatan dan kepercayaan mereka yang mendekati Yesus dan mengharapkan bantuan dan penyembuhan dari Dia Bdk. misalnya Mat 8:2; 14:30; 15:22.. Kalau diilhami oleh Roh Kudus, kelihatanlah dalam sapaan ini pengakuan akan misteri ilahi Yesus Bdk. Luk 1:43; 2:11.. Dalam pertemuan dengan Yesus yang telah bangkit sapaan ini menjadi penyembahan: "Tuhanku dan Allahku" (Yoh 20:28). Di sini "Tuhan" mendapat warna cinta dan simpati, yang selalu bergema dalam tradisi Kristen: "Itu Tuhan" (Yoh 21:7).

<<   >>