KITAB SUCI +Deuterokanonika |
|
| Katekismus Gereja Katolik |
|
|
Katekismus Gereja Katolik
| 450. | Sejak awal sejarah Kristen, ungkapan bahwa Yesus adalah Tuhan atas dunia dan sejarah Bdk. Why 11:15., juga berarti bahwa manusia tidak boleh menaklukkan secara mutlak kebebasan pribadinya di bawah kekuasaan duniawi, tetapi hanya kepada Allah Bapa dan Tuhan Yesus Kristus: bukan kaisar itu "Tuhan.... Mrk 12:17; Kis 5:29." Gereja percaya bahwa kunci, pusat dan tujuan seluruh sejarah manusia terdapat pada Tuhan dan Gurunya" (GS 10,2) Bdk. GS 45,2.
| | 451. | Gelar "Tuhan" memberi kepada doa Kristen warnanya sendiri. Kita ingat saja akan undangan untuk berdoa "Tuhan sertamu" atau akan penutup doa "demi Yesus Kristus.... Tuhan kami" atau juga akan seruan penuh iman dan harapan "Maran atha" [Tuhan datang] atau "Mar?na tha" [Datanglah ya Tuhan] (1 Kor 16:22). "Amin. Datanglah, Tuhan Yesus!" (Why 22:20).
| | 452. | Nama "Yesus" berarti "Allah membebaskan". Anak Perawan Maria dinamakan "Yesus", karena "Ia akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka " (Mat 1:21). "Di bawah kolong langit tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan" (Kis 4:12).
| | 453. | "Kristus" berarti "yang diurapi", "Mesias". Yesus adalah Kristus, "karena Allah mengurapi Yesus dengan Roh Kudus dan kuat kuasa" (Kis 10:38). Ia adalah Dia "yang akan datang" (Luk 7:19), "harapan Israel" (Kis 28:20).
| | 454. | "Putera Allah" menyatakan hubungan unik dan abadi dari Yesus Kristus dengan Allah, Bapa-Nya: Dialah Putera Bapa yang tunggal Bdk. Yoh 1:14.18; 3:16.18., malahan Ia sendiri Allah Bdk. Yoh 1:1.. Sebagai seorang Kristen, orang harus percaya bahwa Yesus Kristus adalah Putera Allah Bdk. Kis 8:37; 1 Yoh 2:23.
| << >>
|