Kalender Liturgi hari ini
Kitab Hukum Kanonik
KITAB SUCI +Deuterokanonika
: - Pilih kitab kitab, masukan bab, dan nomor ayat yang dituju
Katekismus Gereja Katolik
No. : masukkan no. katekismus yang dikehedaki,( 67, 834 / 883-901)
SEJARAH PAUS

Ensiklik & Surat Paus

Dokumen KV 2

No: masukkan no. yang dikehedaki - 0 (nol) untuk melihat daftar isi-(catatan kaki lihat versi Cetak) 

Katekismus Gereja Katolik
Katekismus Gereja Katolik
www.imankatolik.or.id
Cari Kata dalam KGK
www.imankatolik.or.id
Nomor:
masukkan no. katekismus yang dikehedaki, misalnya 3, 67, 834 atau 883-901
Kata:
masukkan kata yang akan dicari untuk
menunjukkan no. katekismus

503.Keperawanan Maria menunjukkan bahwa Allah mempunyai prakarsa absolut dalam penjelmaan menjadi manusia. Yesus hanya mempunyai Allah sebagai Bapa Bdk. Luk 2:48-49.. Ia "tidak pernah asing bagi Bapa-Nya, karena manusia yang sudah ia terima - [Ia adalah Putera] kodrati Bapa menurut keallahan, [Putera] kodrati Bunda menurut kemanusiaan, tetapi ia adalah [Putera] Bapa yang sebenarnya dalam kedua-duanya" (Syn. Friaul 696: DS 619).

504.Yesus dikandung dalam rahim Perawan Maria oleh Roh Kudus, karena ia adalah Adam baru Bdk. 1 Kor 15:45., yang membuka ciptaan baru: "Manusia pertama berasal dari debu tanah dan bersifat jasmani, manusia kedua berasal dari surga" (1 Kor 15:47). Kodrat manusiawi Kristus dipenuhi oleh Roh Kudus sejak perkandungan-Nya karena Allah "mengaruniakan Roh-Nya dengan tidak terbatas" (Yoh 3:34). "Karena dari kepenuhan-Nya" - Kepala umat manusia yang tertebus Bdk. Kol 1:18. - "kita semua menerima kasih karunia demi kasih karunia" (Yoh 1:16).

505.Oleh perkandungan yang perawan, Yesus, Adam baru, memulai kelahiran baru, yang dalam Roh Kudus membuat manusia menjadi anak-anak Allah melalui iman. "Bagaimana hal itu mungkin terjadi?" (Luk 1:34) Bdk. Yoh 3:9.. Keikut-sertaan dalam kehidupan ilahi datang "bukan dari darah atau dari daging, bukan pula secara jasmani oleh keinginan seorang laki-laki, melainkan dari Allah" (Yoh 1:13). Kehidupan ini diterima secara perawan, karena ia diberikan kepada manusia semata-mata oleh Roh. Sifat keperawanan dari panggilan manusia kepada Allah Bdk. 2 Kor 11:2. terlaksana secara sempurna dalam keibuan Maria yang perawan.

506.Maria adalah perawan, karena keperawanannya adalah tanda imannya, "yang tidak tercemar oleh keraguan sedikit pun" (LG 63), dan karena penyerahannya kepada kehendak Allah yang tidak terbagi Bdk. 1 Kor 7:34-35.. Berkat imannya ia dapat menjadi Bunda Penebus: "Maria lebih berbahagia dalam menerima iman kepada Kristus, daripada dalam mengandung daging Kristus" (Agustinus, virg. 3).

<<   >>