Kalender Liturgi hari ini
Kitab Hukum Kanonik
KITAB SUCI +Deuterokanonika
: - Pilih kitab kitab, masukan bab, dan nomor ayat yang dituju
Katekismus Gereja Katolik
No. : masukkan no. katekismus yang dikehedaki,( 67, 834 / 883-901)
SEJARAH PAUS

Ensiklik & Surat Paus

Dokumen KV 2

No: masukkan no. yang dikehedaki - 0 (nol) untuk melihat daftar isi-(catatan kaki lihat versi Cetak) 

Katekismus Gereja Katolik
Katekismus Gereja Katolik
www.imankatolik.or.id
Cari Kata dalam KGK
www.imankatolik.or.id
Nomor:
masukkan no. katekismus yang dikehedaki, misalnya 3, 67, 834 atau 883-901
Kata:
masukkan kata yang akan dicari untuk
menunjukkan no. katekismus

505.Oleh perkandungan yang perawan, Yesus, Adam baru, memulai kelahiran baru, yang dalam Roh Kudus membuat manusia menjadi anak-anak Allah melalui iman. "Bagaimana hal itu mungkin terjadi?" (Luk 1:34) Bdk. Yoh 3:9.. Keikut-sertaan dalam kehidupan ilahi datang "bukan dari darah atau dari daging, bukan pula secara jasmani oleh keinginan seorang laki-laki, melainkan dari Allah" (Yoh 1:13). Kehidupan ini diterima secara perawan, karena ia diberikan kepada manusia semata-mata oleh Roh. Sifat keperawanan dari panggilan manusia kepada Allah Bdk. 2 Kor 11:2. terlaksana secara sempurna dalam keibuan Maria yang perawan.

506.Maria adalah perawan, karena keperawanannya adalah tanda imannya, "yang tidak tercemar oleh keraguan sedikit pun" (LG 63), dan karena penyerahannya kepada kehendak Allah yang tidak terbagi Bdk. 1 Kor 7:34-35.. Berkat imannya ia dapat menjadi Bunda Penebus: "Maria lebih berbahagia dalam menerima iman kepada Kristus, daripada dalam mengandung daging Kristus" (Agustinus, virg. 3).

507.Maria adalah perawan sekaligus bunda, karena ia adalah citra hakikat Gereja dan Gereja dalam arti penuh Bdk. LG 63.: Gereja, "oleh menerima Sabda Allah dengan setia pula - menjadi ibu juga. Sebab melalui pewartaan dan baptis, Gereja melahirkan bagi hidup baru yang kekal-abadi putera-putera yang dikandungnya dari Roh Kudus dan lahir dari Allah. Gereja pun perawan, yang dengan utuh-murni menjaga kesetiaan yang dijanjikannya kepada Sang Mempelai. Dan sambil mencontoh Bunda Tuhannya, Gereja dengan kekuatan Roh Kudus secara perawan mempertahankan imannya, keteguhan harapannya, dan ketulusan cinta kasihnya" (LG 64).

508.Dari antara turunan Hawa, Allah memilih perawan Maria menjadi bunda Anak-Nya. "Penuh rahmat" ia adalah "buah penebusan termulia" (SC 103). Sejak saat pertama perkandungannya ia dibebaskan seluruhnya dari noda dosa asal dan sepanjang hidupya ia bebas dari setiap dosa pribadi.

509.Maria sesungguhnya "Bunda Allah", karena ia adalah Bunda Putera Allah abadi yang menjadi manusia, yang sendiri adalah Allah.

<<   >>