Kalender Liturgi hari ini
Kitab Hukum Kanonik
KITAB SUCI +Deuterokanonika
: - Pilih kitab kitab, masukan bab, dan nomor ayat yang dituju
Katekismus Gereja Katolik
No. : masukkan no. katekismus yang dikehedaki,( 67, 834 / 883-901)
SEJARAH PAUS

Ensiklik & Surat Paus

Dokumen KV 2

No: masukkan no. yang dikehedaki - 0 (nol) untuk melihat daftar isi-(catatan kaki lihat versi Cetak) 

Katekismus Gereja Katolik
Katekismus Gereja Katolik
www.imankatolik.or.id
Cari Kata dalam KGK
www.imankatolik.or.id
Nomor:
masukkan no. katekismus yang dikehedaki, misalnya 3, 67, 834 atau 883-901
Kata:
masukkan kata yang akan dicari untuk
menunjukkan no. katekismus

508.Dari antara turunan Hawa, Allah memilih perawan Maria menjadi bunda Anak-Nya. "Penuh rahmat" ia adalah "buah penebusan termulia" (SC 103). Sejak saat pertama perkandungannya ia dibebaskan seluruhnya dari noda dosa asal dan sepanjang hidupya ia bebas dari setiap dosa pribadi.

509.Maria sesungguhnya "Bunda Allah", karena ia adalah Bunda Putera Allah abadi yang menjadi manusia, yang sendiri adalah Allah.

510.Maria "tetap perawan, ketika ia mengandung Puteranya, perawan ketika ia melahirkan-Nya, perawan ketika ia menyusui-Nya. Selalu perawan" Agustinus, serm. 186,1). Dengan seluruh hakikatnya ia adalah "hamba Tuhan " (Luk 1:38).

511.Perawan Maria "dengan iman dan ketaatan yang bebas, telah bekerja sama untuk keselamatan manusia" (LG 56). Sebagai "wakil seluruh kodrat manusia" (Tomas Aqu. s.th. 3,30,1) ia mengucapkan perkataan "Ya". Oleh ketaatannya ia menjadi Hawa baru, menjadi Bunda orang orang hidup.

512.Dari kehidupan Kristus,pengakuan iman hanya menyebut misteri penjelmaan menjadi manusia (perkandungan dan kelahiran) dan misteri Paskah (kesengsaraan, penyaliban, kematian, kenaikan ke surga). Tentang misteri-misteri kehidupan tersembunyi dan kehidupan di muka umum tidak dibicarakan dengan jelas. Tetapi artikel-artikel iman, yang menyangkut inkarnasi dan Paskah Yesus, menerangi seluruh kehidupan duniawi Kristus; "segala sesuatu yang dikerjakan dan diajarkan Yesus sejak awal sampai pada hari Ia terangkat [ke surga]" (Kis 1:1-2), harus dilihat dalam cahaya misteri Natal dan Paskah.

513.Katekese harus, sesuai dengan masing-masing situasi, menyingkapkan kekayaan seluruh isi misteri Yesus. Di sini hanya ditunjukkan beberapa unsur yang terdapat pada semua misteri kehidupan Kristus (I); lalu dijelaskan secara singkat misteri-misteri pokok dalam kehidupan Yesus yang tersembunyi (II) dan di muka umum (III).

514.Banyak hal, yang karena sifat ingin tahu kita hendak kita ketahui tentang Yesus, tidak ditemukan dalam Injil-injil. Mengenai kehidupan-Nya di Nasaret hampir tidak ada apa-apa yang diberitakan, malahan mengenai sebagian besar kehidupan-Nya di muka umum tidak diberitakan apa-apa Bdk. Yoh 20:30.. Apa yang dicatat dalam Injil-injil, "dicatat, supaya kamu percaya, bahwa Yesuslah Mesias, Anak Allah, dan supaya kamu oleh imanmu memperoleh hidup dalam nama-Nya" (Yoh 20:31).

515.Injil-injil ditulis oleh manusia-manusia, yang termasuk orang-orang beriman pertama Bdk. Mrk 1:1; Yoh 21:24. dan yang hendak menyampaikan imannya kepada orang lain. Karena mereka mengetahui dari iman, siapa Yesus, mereka dapat melihat dalam seluruh kehidupan duniawi-Nya jejak-jejak rahasia batin-Nya dan mengarahkan orang lain kepada-Nya. Dalam kehidupan Yesus segala sesuatu - mulai dari kain lampin waktu kelahiran-Nya Bdk. Luk 2:7. sampai kepada cuka waktu kesengsaraan-Nya Bdk. Mat 27:48. dan kain kafan waktu kebangkitan-Nya Bdk. Yoh 20:7. - merupakan tanda-tanda rahasia batin-Nya. Oleh perbuatan-Nya, mukjizat-Nya, perkataan-Nya menjadi nyata, bahwa "di dalam Dialah berdiam secara jasmaniah seluruh kepenuhan ke-Allah-an" (Kol 2:9). Kemanusiaan-Nya sendiri tampak sebagai "sakramen", artinya sebagai tanda dan sarana ke-Allah-an-Nya dan keselamatan, yang Ia bawakan. Apa yang kelihatan dalam kehidupan-Nya, menunjukkan misteri keputeraan-Nya sebagai Anak Allah dan perutusan-Nya sebagai Penebus.

516.Seluruh kehidupan Yesus - kata-kata-Nya dan perbuatan-Nya, kebungkaman-Nya dan kesengsaraan-Nya, caranya Ia hi dup dan berbicara - adalah wahyu tentang Bapa. Yesus dapat mengatakan: "Yang melihat Aku melihat Bapa" (Yoh 14:9) dan Bapa: "Inilah Putera-Ku yang terkasih, dengarkanlah Dia" (Mrk 9:7). Karena Kristus menjadi manusia untuk memenuhi kehendak Bapa-Nya Bdk. Ibr 10:5-7., maka setiap hal kecil dari hidup-Nya menyatakan bagi kita "kasih Allah... di tengah-tengah kita" (1 Yoh 4:9).

517.Seluruh kehidupan Kristus adalah misteri penebusan. Penebusan kita peroleh terutama melalui darah yang tertumpah di salib Bdk. Ef 1:7;Kol 1:13-14;1 Ptr 1:18-19., tetapi misteri ini bekerja dalam seluruh kehidupan Yesus; sejak penjelmaan-Nya menjadi manusia, dalamnya Ia menjadi miskin, untak memperkaya kita melalui kemiskinan-Nya Bdk. 2 Kor 8:9.; dalam kehidupan-Nya yang tersembunyi, yang menyilih ketidak-taatan kita dengan ketaatan-Nya Bdk. Luk 2:51.; dalam tutur kata-Nya, yang memurnikan para pendengar-Nya Bdk. Yes 53:4.; dalam penyembuhan-Nya dan pengusiran setan, dalamnya "Ia memikul kelemahan kita dan menanggung penyakit kita" (Mat 8:17) ; dalam kebangkitan-Nya, yang olehnya kita dibenarkan Bdk. Rm 4:25.

518.Seluruh kehidupan Kristus adalah misteri pengumpulan baru dari segalanya di bawah satu Kepala. Segala sesuatu yang telah dikerjakan, dikatakan dan diderita Yesus, bermaksud menempatkan kembali manusia yang sudah jatuh ke dalam panggilannya yang asli:
"Dengan menjadi manusia oleh inkarnasi, Ia merangkumkan dalam diri-Nya perkembangan manusia yang begitu lama dan menganugerahkan di dalam rangkuman ini keselamatan untuk kita, supaya kita menerima kembali dalam Kristus Yesus keberadaan kita menurut gambar dan rupa Allah, yang telah kita hilangkan dalam Adam" (Ireneus. haer. 3,18,1). "Karena itu, Yesus melewati setiap tangga usia, supaya memperbaiki lagi untuk semua orang persekutuan dengan Allah" (haer. 3,18,7) Bdk. haer. 2,22,4.

519.Seluruh "kekayaan Kristus harus tersedia bagi setiap orang dan harus menjadi milik setiap orang" (RH 11). Kristus tidak menghidupi kehidupan-Nya untuk Diri tetapi untuk kita - sejak inkarnasi-Nya "untuk kita manusia dan untuk keselamatan kita" sampai pada kematian-Nya "untuk dosa-dosa" kita (1 Kor 15:3) dan kebangkitan-Nya "demi pembenaran kita" (Rm 4:25). Sekarang pun Ia adalah "pengantara kita pada Bapa" (1 Yoh 2:1), "karena Ia hidup senantiasa untuk menjadi pengantara kita" (Ibr 7:25). Dengan segala sesuatu yang Ia hidupi dan derita satu kali untuk selamanya bagi semua kita, sekarang ini Ia berada untuk selamanya "di depan hadirat Allah guna kepentingan kita" (Ibr 9: 24).

520.Dalam seluruh kehidupan-Nya Yesus merupakan contoh kita Bdk. Rm 15:5; Flp 2:5.: Ia adalah "manusia sempurna" (GS 38), yang mengundang kita supaya menjadi murid-Nya dan mengikuti Dia. Oleh pelayanan-Nya yang rendah hati Ia memberi kepada kita contoh untuk diteladani Bdk. Yoh 13:15., oleh doa-Nya Ia mengajak kita untuk berdoa Bdk. Luk 11:1., oleh kemiskinan-Nya Ia mengajak kita agar menanggung penderitaan dan penganiayaan dengan rela hati Bdk. Mat 5:11-12.

521.Kristus mengajak kita untuk menghidupi di dalam diri-Nya segala sesuatu yang pernah Ia hidupi dan sekarang Ia hidupi di dalam diri kita. "Sebab Dia, Putera Allah, dalam penjelmaan-Nya dengan cara tertentu telah menyatukan diri dengan setiap orang" (GS 22,2). Kita harus menjadi sehakikat dengan Dia; Ia membiarkan kita sebagai anggota-anggota tubuh-Nya mengambil bagian pada apa yang Ia hidupi dalam daging-Nya untuk kita dan sebagai contoh bagi kita.
"Kita harus meneruskan dan menyelesaikan keadaan dan misteri Yesus di dalam kita dan sering memohon kepada-Nya, agar Ia melaksanakan dan menyelesaikannya di dalam kita dan di dalam seluruh Gereja-Nya... Putera Allah mempunyai maksud, supaya melalui rahmat yang Ia anugerahkan kepada kita melalui misteri-misteri ini, dan melalui buah-buah yang Ia hasilkan di dalam diri kita melalui misteri itu, membiarkan kita mengambil bagian dalam misteri-misteri-Nya, seakan-akan memperluasnya dan melanjutkannya di dalam kita dan di dalam seluruh Gereja-Nya. Dan dengan cara ini Ia hendak menyelesaikannya di dalam kita" (Yohanes Eudes, regn.).

522.Kedatangan Putera Allah ke dunia adalah satu kejadian yang sekian dahsyat, sehingga Allah hendak mempersiapkannya selama berabad-abad. Semua ritus dan kurban, bentuk dan lambang "perjanjian pertama" (Ibr 9:15) diarahkan-Nya kepada Yesus; Ia memberitahukan kedatangan-Nya melalui mulut para nabi, yang susul-menyusul di Israel. Sementara itu Ia menggerakkan dalam hati kaum kafir satu pengertian yang samar-samar mengenai kedatangan ini.

523.Yohanes Pembaptis adalah perintis Tuhan yang langsung Bdk. Kis 13:24.; ia diutus untuk menyiapkan jalan bagi-Nya Bdk. Mat 3:3.. Sebagai "nabi Allah yang mahatinggi" (Luk 1:76) Ia menonjol di antara semua nabi Bdk. Luk 7:26.. Ia adalah yang terakhir dari mereka Bdk. Mat 11:13. dan sejak itu Kerajaan Allah diberitakan Bdk. Kis 1:22; Luk 16:16.. Ia sudah bersorak gembira dalam rahim ibunya mengenai kedatangan Kristus Bdk. Luk 1:41. dan mendapat kegembiraannya sebagai "sahabat mempelai" (Yoh 3:29), yang ia lukiskan sebagai "Anak Domba Allah, yang menghapus dosa dunia" (Yoh 1:29). Ia mendahului Yesus "dalam roh dan kuasa Elia" (Luk 1:17) dan memberikan kesaksian untuk Dia melalui khotbahnya, pembaptisan pertobatan, dan akhirnya melalui mati syahidnya Bdk. Mrk 6:17-29.

524.Dalam perayaan liturgi Adven, Gereja menghidupkan lagi penantian akan Mesias; dengan demikian umat beriman mengambil bagian dalam persiapan yang lama menjelang kedatangan pertama Penebus dan membaharui di dalamnya kerinduan akan kedatangan-Nya yang kedua Bdk. Why 22:17.. Dengan merayakan kelahiran dan mati syahid sang perintis, Gereja menyatukan diri dengan kerinduannya: "Ia harus makin besar dan aku harus makin kecil" (Yoh 3:30).

525.Yesus datang ke dunia dalam kemiskinan sebuah kandang, dalam keluarga yang tidak kaya Bdk. Luk 2:6-7.; para gembala sederhana adalah saksi-saksi pertama kejadian ini. Dalam kemiskinan ini bersinarlah kemuliaan surga Bdk. Luk 2:8-20.. Gereja tidak bosan-bosan, menyanyikan kemuliaan malam ini:
Perawan melahirkan hari ini Yang Abadi
dan bumi menyediakan gua untuk yang tidak dapat dihampiri,
para malaikat dan gembala memuji Dia
dan para majus mendekat dengan bintang,
karena Engkau dilahirkan untuk kami,
Engkau Anak mungil, Engkau Allah abadi!
(Kontakion oleh Romanos Penyanyi)

526."Menjadi anak" di depan Allah adalah syarat untuk masuk ke dalam Kerajaan surga Bdk. Mat 18:3-4.. Untuk itu, orang harus merendahkan diri Bdk. Mat 23:12., menjadi kecil; lebih lagi: orang harus "dilahirkan kembali" (Yoh 3:7), "dilahirkan dari Allah" (Yoh 1:13), supaya "menjadi anak Allah" (Yoh 1:12). Rahasia Natal terjadi di dalam kita, kalau "rupa Kristus menjadi nyata" (Gal 4:19) di dalam kita. Natal adalah misteri "pertukaran yang mengagumkan":
"O pertukaran yang mengagumkan! Pencipta sudi menjadi manusia dan lahir dari perawan. Tidak diperanakkan oleh seorang laki-laki, Ia datang ke dunia dan menganugerahkan kepada kita kehidupan ilahi" (Antifon Ibadat Sore 1 Januari).

527.Penyunatan Yesus, pada hari kedelapan sesudah kelahiran-Nya Bdk. Luk 2:21., adalah suatu bukti bahwa Ia termasuk dalam keturunan Abraham dalam bangsa perjanjian, bahwa Ia takluk kepada hukum Bdk. Gal 4:4. dan ditugaskan untuk ibadah Israel, yang dalamnya Ia akan mengambil bagian sepanjang hidup-Nya. Ia adalah pratanda "penyunatan yang diberikan Kristus": "Pembaptisan" (Kol 2:11-12).

528.Epifani [penampakan Tuhan] adalah wahyu Yesus sebagai Mesias Israel, Putera Allah dan Penebus dunia dalam peristiwa Pembaptisan-Nya di Yordan, pernikahan di Kana, dan penyembahan kepada Yesus oleh "orang-orang majus dari Timur"(Mat 2:1) Bdk. LH, Antifon dari Benediktus Landes dan dari Magnificat Vesper kedua Epifani.. Dalam "majus-majus" ini, wakil-wakil dari agama-agama kafir di dunia sekitar, Injil melihat anak-anak sulung bangsa-bangsa yang menerima warta gembira tentang peristiwa keselamatan penjelmaan Yesus menjadi manusia. Bahwa para majus itu datang ke Yerusalem, "untuk menyembah [raja Yahudi]" (Mat 2:2), menunjukkan bahwa mereka - dalam cahaya mesianis bintang Daud Bdk. Bil 24:17; Why 22:16. itu - mencari di Israel Dia, yang akan menjadi raja bangsa-bangsa Bdk. Bil 24:17-19.. Kedatangan mereka berarti bahwa orang-orang kafir hanya dapat menemukan Yesus dan menyembah-Nya sebagai Putera Allah dan Penebus dunia, kalau mereka menghubungi orang-orang Yahudi Bdk. Yoh 4:22. dan menerima dari mereka janji mesianis, seperti yang tercantum dalam Perjanjian Lama Bdk. Mat 2:4-6.. Epifani menyatakan bahwa "semua orang kafir masuk ke dalam keluarga para bapa bangsa" (Leo Agung, serm. 23) dan mendapat "martabat Israel" (MR, Malam Paskah 26; doa sesudah bacaan ketiga).

529.Persembahan Yesus dalam kenisah Bdk. Luk 2:22-29. menunjukkan Dia sebagai Anak sulung, yang dipersembahkan kepada Tuhan Bdk. Kel 13:12-13.. Dalam Simeon dan Anna terjadilah pertemuan - demikianlah tradisi Bisantin menamakan pesta ini - seluruh pengharapan Israel dengan Penebus-Nya. Yesus dikenal sebagai Mesias yang sudah lama dinanti-nantikan, sebagai "cahaya bangsa-bangsa" dan "kemuliaan Israel", tetapi juga sebagai "tanda pertentangan". Pedang dukacita, yang diramalkan untuk Maria, menandakan "persembahan" yang lain, yang sempurna dan yang satu-satunya, di salib, yang akan menganugerahkan keselamatan, "yang Allah persiapkan untuk segala bangsa".

530.Pengungsian ke Mesir dan pembunuhan anak-anak yang tidak berdosa Bdk. Mat 2:13-18. menunjukkan perlawanan kegelapan terhadap cahaya: "Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya" (Yoh 1:11). Seluruh kehidupan Kristus akan dibayangi oleh penghambatan. Murid-murid-Nya ikut serta dalam nasib ini Bdk. Yoh 15:20.. Kedatangan-Nya kembali Bdk. Mat 2:15. mengingatkan keluaran dari Mesir Bdk. Hos 11:1. dan memperkenalkan Yesus sebagai pembebas definitif.

531.Selama sebagian besar kehidupan-Nya Yesus mengambil bagian dalam nasib kebanyakan manusia: kehidupan biasa tanpa kebesaran lahiriah, kehidupan seorang pengrajin, kehidupan religius Yahudi yang takluk kepada hukum Allah Bdk. Gal 4:4., kehidupan dalam persekutuan desa. Dari seluruh periode ini, hanya inilah yang diwahyukan kepada kita bahwa Yesus "taat" kepada orang-tua-Nya dan bertambah "hikmat-Nya dan besar-Nya, dan makin dikasihi oleh Allah dan manusia". (Luk 2:51-52).

<<   >>