KITAB SUCI +Deuterokanonika |
|
| Katekismus Gereja Katolik |
|
|
Katekismus Gereja Katolik
| 509. | Maria sesungguhnya "Bunda Allah", karena ia adalah Bunda Putera Allah abadi yang menjadi manusia, yang sendiri adalah Allah.
| | 510. | Maria "tetap perawan, ketika ia mengandung Puteranya, perawan ketika ia melahirkan-Nya, perawan ketika ia menyusui-Nya. Selalu perawan" Agustinus, serm. 186,1). Dengan seluruh hakikatnya ia adalah "hamba Tuhan " (Luk 1:38).
| | 511. | Perawan Maria "dengan iman dan ketaatan yang bebas, telah bekerja sama untuk keselamatan manusia" (LG 56). Sebagai "wakil seluruh kodrat manusia" (Tomas Aqu. s.th. 3,30,1) ia mengucapkan perkataan "Ya". Oleh ketaatannya ia menjadi Hawa baru, menjadi Bunda orang orang hidup.
| | 512. | Dari kehidupan Kristus,pengakuan iman hanya menyebut misteri penjelmaan menjadi manusia (perkandungan dan kelahiran) dan misteri Paskah (kesengsaraan, penyaliban, kematian, kenaikan ke surga). Tentang misteri-misteri kehidupan tersembunyi dan kehidupan di muka umum tidak dibicarakan dengan jelas. Tetapi artikel-artikel iman, yang menyangkut inkarnasi dan Paskah Yesus, menerangi seluruh kehidupan duniawi Kristus; "segala sesuatu yang dikerjakan dan diajarkan Yesus sejak awal sampai pada hari Ia terangkat [ke surga]" (Kis 1:1-2), harus dilihat dalam cahaya misteri Natal dan Paskah.
| << >>
|