KITAB SUCI +Deuterokanonika |
|
| Katekismus Gereja Katolik |
|
|
Katekismus Gereja Katolik
| 53. | Keputusan wahyu ilahi itu diwujudkan "dalam perbuatan dan perkataan yang bertalian batin satu sama lain" (DV2). Di dalamnya tercakup "kebijaksanaan mendidik" ilahi yang khas: Allah menyatakan Diri secara bertahap kepada manusia; Ia mempersiapkan manusia secara bertahap untuk menerima wahyu diri-Nya yang adikodrati, yang mencapai puncaknya dalam pribadi dan perutusan Yesus Kristus, Sabda yang menjadi manusia.
Dengan menggunakan kiasan bahwa Allah dan manusia seakan-akan saling membiasakan diri satu sama lain, santo Ireneus dari Lyon berbicara berulang kali tentang pedagogi ilahi ini. "Sabda Allah berdiam dalam manusia dan menjadi putera manusia, supaya manusia membiasakan diri untuk menerima Allah, dan Allah membiasakan diri untuk tinggal dalam manusia seturut perkenanan Bapa" (haer. 3,20,2) Bdk. misalnya haer. 3,17,1; 4,12,4; 4,21,3..
| << >>
|