KITAB SUCI +Deuterokanonika |
|
| Katekismus Gereja Katolik |
|
|
Katekismus Gereja Katolik
| 590. | Hanya jati diri ilahi pribadi Yesus dapat membenarkan tuntutan begitu absolut, seperti yang berikut ini: "Siapa tidak bersama Aku, ia melawan Aku dan siapa tidak mengumpulkan bersama Aku, ia mencerai-beraikan" (Mat 12:30), atau ungkapan-ungkapan seperti: "Dan sesungguhnya yang ada di sini lebih dari nabi Yunus... lebih dari Salomo" (Mat 12:41-42), "di sini ada yang melebihi Bait Allah" (Mat 12:6). Atau apabila Ia menghubungkan dengan diri-Nya bahwa Daud menamakan Mesias Tuhannya Bdk. Mat 12:36.37., atau mengatakan: "Sebelum Abraham jadi, Aku ada" (Yoh 8:58), dan malahan: "Aku dan Bapa adalah satu" (Yoh 10:30).
| | 591. | Yesus mengajak para pemimpin religius Yerusalem, agar percaya kepada-Nya, karena Ia melaksanakan karya Bapa-Nya Bdk. Yoh 10:36-38.. Akan tetapi, iman semacam ini menuntut suatu kematian bagi diri sendiri supaya, setelah ditarik oleh rahmat ilahi Bdk. Yoh 6:44., bisa "dilahirkan kembali dari atas" (Yoh 3:7). Mengajukan tuntutan pertobatan semacam itu, walaupun janji-janji akan dipenuhi atas cara yang tidak tersangka-sangka Bdk. Yes 53:1., membuat mudah dimengerti bahwa mahkamah agama menjadi korban dari kekeliruan yang tragis, bahwa Yesus adalah seorang penghujah Allah, dan dalam keadaan itu Ia wajar dihukum mati Bdk. Mrk 3:6; Mat 26:64-66.. Para anggotanya bertindak sekaligus karena "ketidak-pahaman" Bdk. Luk 23:34; Kis 3:17-18. dan karena "ketegaran" (Mrk 3:5; Rm 11:25) dalam "ketidak-percayaan" (Rm 11: 20).
| | 592. | Yesus tidak menghapus hukum Sinai, tetapi memenuhinya Bdk. Mat 5:17-19. sedemikian sempurna Bdk. Yoh 8:46., sehingga Ia menyingkap Bdk. Mat 5:33. artinya yang terdalam dan mengampuni pelanggarannya Bdk. Ibr 9:15.
| << >>
|