Kalender Liturgi hari ini
Kitab Hukum Kanonik
KITAB SUCI +Deuterokanonika
: - Pilih kitab kitab, masukan bab, dan nomor ayat yang dituju
Katekismus Gereja Katolik
No. : masukkan no. katekismus yang dikehedaki,( 67, 834 / 883-901)
SEJARAH PAUS

Ensiklik & Surat Paus

Dokumen KV 2

No: masukkan no. yang dikehedaki - 0 (nol) untuk melihat daftar isi-(catatan kaki lihat versi Cetak) 

Katekismus Gereja Katolik
Katekismus Gereja Katolik
www.imankatolik.or.id
Cari Kata dalam KGK
www.imankatolik.or.id
Nomor:
masukkan no. katekismus yang dikehedaki, misalnya 3, 67, 834 atau 883-901
Kata:
masukkan kata yang akan dicari untuk
menunjukkan no. katekismus

602.Karena itu santo Petrus dapat merumuskan iman apostolik tentang rencana keselamatan ilahi sebagai berikut: "Kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia, yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu... telah ditebus dengan darah yang mahal yaitu darah Kristus, yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat. Ia telah dipilih sebelum dunia dijadikan, tetapi karena kamu maka Ia baru menyatakan diri-Nya pada zaman akhir" (1 Ptr 1:18-20). Dosa-dosa manusia yang menyusul dosa asal, dihukum dengan kematian Bdk. Rom 5:12; 1 Kor 15:56.. Dengan mengutus Putera-Nya yang tunggal dalam rupa seorang hamba Bdk. Flp 2:7., dalam rupa kodrat manusia yang jatuh dan yang diserahkan kepada kematian karena dosa Bdk. Rm 8:3., Allah telah membuat Dia "yang tidak mengenal dosa... menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah" (2 Kor 5:21).

603.Yesus tidak dibuang [oleh Allah], seakan-akan Ia sendiri telah berdosa Bdk. Yoh 8:46.. Sebaliknya dalam cinta-Nya sebagai Penebus, yang selalu menghubungkan Dia dengan Bapa Bdk. Yoh 8:29., Ia dengan sekian mesra menerima kita, yang hidup jauh dari Allah karena dosa-dosa kita, sehingga di kayu salib ia dapat mengatakan atas nama kita:"Eloi, Eloi lama sabakhtani, yang berarti, Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?" (Mrk 15:34; Mzm 22:2). Karena dengan cara demikian Allah sudah membuat-Nya solider dengan kita, orang berdosa, maka "Ia tidak menyayangkan anak-Nya sendiri, tetapi... menyerahkan-Nya bagi kita semua" (Rm 8:32), sehingga "kita diperdamaikan dengan Allah oleh kematian Anak-Nya" (Rm 5:10).

604.Dengan menyerahkan Putera-Nya karena dosa kita, Allah menunjukkan bahwa rencana-Nya untuk kita adalah satu keputusan cinta yang penuh kebaikan dan mendahului setiap jasa dari pihak kita: "Inilah kasih itu: Bukan kita yang telah mengasihi Allah, tetapi Allah yang telah mengasihi kita dan yang telah mengutus Anak-Nya sebagai pendamaian bagi dosa-dosa kita" (1 Yoh 4:10) Bdk. 1 Yoh 4:19.. "Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa" (Rm 5:8).

<<   >>