KITAB SUCI +Deuterokanonika |
|
| Katekismus Gereja Katolik |
|
|
Katekismus Gereja Katolik
| 629. | Yesus mengalami maut untuk setiap manusia Bdk. Ibr 2:9.. Putera Allah benar-benar wafat dan dimakamkan.
| | 630. | Sementara Yesus berbaring dalam makam, Pribadi ilahi-Nya tetap bersatu dengan jiwa-Nya dan juga dengan badan-Nya, walaupun keduanya sudah dipisahkan satu dari yang lain oleh kematian. Karena itu badan Kristus yang mati, "tidak mengalami kehancuran"(Kis 13:37).
| | 631. | Yesus turun "ke bagian bumi yang paling bawah... Ia yang telah turun, Ia juga yang telah naik" (Ef 4:9-10). Syahadat apostolik mengakui dalam artikel yang satu dan sama bahwa Kristus turun ke alam kematian dan bangkit pada hari ketiga dari antara orang mati, karena di dalam Paskah-Nya Ia membuat kehidupan lahir dari jurang kematian:
... Putera-Mu, Tuhan kami Yesus Kristus
yang bangkit dari antara orang mati,
yang bersinar bagi manusia dalam cahaya Paskah,
yang hidup dan memerintah bersama Dikau selama-lamanya. Amin
(MR, Malam Paskah 18: Exsultet)
| | 632. | Penegasan Perjanjian Baru yang begitu sering tentang Yesus yang "bangkit dari antara orang mati" (Kis 3:15; Rm 8:11; 1 Kor 15:20) mengandaikan bahwa sebelum kebangkitan Ia tinggal di tempat penantian orang mati Bdk. Ibr 13:20.. Itulah arti pertama yang diberikan oleh pewartaan para Rasul mengenai turunnya Yesus ke dunia arwah: Yesus mengalami kematian seperti semua manusia dan masuk dengan jiwa-Nya ke tempat perhentian orang mati. Tetapi Ia turun ke tempat ini sebagai Penyelamat dan memaklumkan warta gembira kepada jiwa-jiwa yang tertahan di sana Bdk. 1 Ptr 3:18-19.
| << >>
|