KITAB SUCI +Deuterokanonika |
|
| Katekismus Gereja Katolik |
|
|
Katekismus Gereja Katolik
| 688. | Sebagai persekutuan iman yang hidup, yang meneruskan iman para Rasul, Gereja adalah tempat kita mengenal Roh Kudus:
? dalam Kitab-Kitab yang diilhami oleh-Nya;
? dalam tradisi, dengan para bapa Gereja sebagai saksi-saksi yang tetap aktual;
? dalam Wewenang Mengajar Gereja, yang Ia dampingi;
? dalam liturgi sakramental: oleh perkataan dan lambang-lambang yang dengannya Roh menghubungkan kita dengan Kristus;
? dalam doa, di mana Ia membela kita;
? dalam karisma dan tugas-tugas pelayanan, yang olehnya Gereja dibangun;
? dalam kehidupan apostolik dan misionaris;
? dalam kesaksian para kudus, di mana Ia menyatakan kekudusan-Nya dan melanjutkan karya keselamatan.
| | 689. | Roh Putera Bdk. Gal 4:6., yang Bapa utus ke dalam hati kita, adalah sungguh-sungguh Allah. Sehakikat dengan Bapa dan Putera, Ia tidak dapat dipisahkan dari mereka, baik dalam kehidupan batin Tritunggal, maupun sebagai anugerah cinta untuk dunia. Gereja menyembah Tritunggal Maha Kudus yang menghidupkan, yang sehakikat dan yang tidak terpisahkan; tetapi imannya juga mengakui bahwa Pribadi pribadi itu berbeda satu dari yang lain. Kalau Bapa mengutus Sabda-Nya, maka Ia selalu juga mengutus Napas-Nya, karena itu adalah perutusan bersama, di mana Putera dan Roh Kudus berbeda satu dari yang lain, tetapi tidak dapat dipisahkan satu dari yang lain. Kristus nampak sebagai rupa yang kelihatan dari Allah yang tidak kelihatan, tetapi Roh Kuduslah yang mewahyukan-Nya.
| << >>
|