KITAB SUCI +Deuterokanonika |
|
| Katekismus Gereja Katolik |
|
|
Katekismus Gereja Katolik
| 698. | Meterai adalah sebuah lambang, yang erat berkaitan dengan pengurapan. Kristus telah disahkan oleh "Bapa dengan meterai-Nya" (Yoh 6:27) dan di dalam Dia, Bapa juga memeteraikan tanda milik-Nya atas kita Bdk. 2 Kor 1:22; Ef 1:13; 4:30.. Karena gambaran meterai [bahasa Yunani "sphragis"] menandaskan akibat pengurapan Roh Kudus yang tidak terhapuskan dalam penerimaan Sakramen Pembaptisan, Penguatan, dan Tahbisan, maka ia dipakai dalam beberapa tradisi teologis untuk mengungkapkan "karakter", yang tidak terhapuskan, tanda yang ditanamkan oleh ketiga Sakramen yang tidak dapat diulangi itu.
| | 699. | Tangan. Yesus menyembuhkan orang sakit Bdk. Mrk 6:5; 8:23. dan memberkati anak-anak kecil Bdk. Mrk 10:16., dengan meletakkan tangan ke atas mereka. Atas nama-Nya para Rasul melakukan yang sama Bdk. Mrk 16:18; Kis 5:12; 14:3.. Melalui peletakkan tangan para Rasul, Roh Kudus diberikan Bdk. Kis 8:17-19; 13:3; 19:6.. Surat kepada umat Ibrani memasukkan peletakkan tangan dalam "unsur-unsur pokok" ajarannya Bdk. Ibr 6:2.. Dalam epiklese sakramentalnya, Gereja mempertahankan tanda pencurahan Roh Kudus ini yang mampu mengerjakan segala sesuatu.
| | 700. | Jari. "Dengan jari Allah" Yesus mengusir setan (Luk 11:20). Sementara perintah Allah ditulis dengan "jari Allah" atas loh-loh batu (Kel 31:18), "surat Kristus" yang ditulis oleh para Rasul, "ditulis dengan Roh dari Allah yang hidup, bukan pada loh-loh batu, melainkan pada loh-loh daging yaitu di dalam hati manusia" (2 Kor 3:3). Madah "Veni, Creator Spiritus" berseru kepada Roh Kudus sebagai "jari tangan kanan Bapa".
| | 701. | Merpati. Pada akhir air bah (yang adalah lambang Pembaptisan), merpati, - yang diterbangkan oleh Nuh dari dalam bahtera, - kembali dengan sehelai daun zaitun segar di paruhnya sebagai tanda bahwa bumi sudah dapat didiami lagi Bdk. Kej 8:8-12.. Waktu Kristus naik dari air Pembaptisan-Nya, Roh Kudus - dalam rupa merpati - turun atas-Nya dan berhenti di atas-Nya Bdk. Mat 3:16 par.. Roh turun ke dalam hati mereka yang sudah dimurnikan oleh Pembaptisan dan tinggal di dalamnya. Di beberapa gereja, Ekaristi suci disimpan dalam satu bejana logam yang berbentuk merpati [columbarium] dan digantung di atas altar. Merpati dalam ikonografi Kristen sejak dahulu adalah lambang Roh Kudus.
| | 702. | Sejak awal sampai "genap waktunya" (Gal 4:4) kedua utusan Bapa, yakni Sabda dan Roh tinggal tersembunyi, tetapi bekerja. Roh Allah mempersiapkan Mesias. Tanpa diwahyukan secara penuh, kedua-duanya sudah dijanjikan, supaya mereka dinantikan dan diterima pada waktu penampakan-Nya. Karena itu, kalau Gereja membaca Perjanjian Lama Bdk. 2 Kor 3:14. ia mencari di dalamnya Bdk. Yoh 5:39.46. apa yang Roh, "yang bersabda melalui para nabi", hendak mengatakan kepada kita mengenai Kristus. Iman Gereja mengartikan "para nabi" di sini sebagai semua mereka yang Roh Kudus ilhami dalam penyusunan buku suci baik Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru. Tradisi Yahudi membedakan hukum (lima buku pertama, yang dinamakan Pentateukh), para nabi (buku-buku yang kita namakan buku sejarah dan profetis) dan kitab-kitab (terutama buku-buku kebijaksanaan dan teristimewa mazmur) Bdk. Luk 22:44.
| | 703. | Oleh firman dan napas Allah muncullah keberadaan dan kehidupan setiap makhluk Bdk. Mzm 33:6; 104:30; Kej 1:2; 2:7; Pkh 3:20-21; Yeh 37:10.:
"Pantaslah bagi Roh Kudus untuk memerintah, menyucikan, dan menjiwai ciptaan, karena Ia adalah Allah yang sama hakikat-Nya dengan Bapa dan Putera... Pantaslah Ia berkuasa atas kehidupan, karena Ia Allah, maka Ia mempertahankan ciptaan oleh Putera dalam Bapa" (Liturgi Bisantin, Tropar dalam lbadah Malam pada hari-hari Minggu nada kedua).
| | 704. | "Allah membentuk manusia dengan tangan-Nya sendiri (artinya dengan Putera dan Roh Kudus)... dan Ia memeteraikan rupa-Nya sendiri pada daging yang sudah dibentuk, sehingga yang kelihatan itu pun membawa rupa ilahi" (Ireneus, dem. 11).
| | 705. | Walaupun dirusakkan oleh dosa dan kematian, namun manusia tetap diciptakan "menurut citra Allah", menurut citra Putera, tetapi ia sudah kehilangan "kemuliaan Allah" (Rm 3:23), dan "keserupaan" dengan Dia sudah dirampas. Dengan janji yang diberikan kepada Abraham, dimulailah tata keselamatan, yang pada akhirnya Putera sendiri menerima "citra" itu Bdk. Yoh 1:14; Flp 2:7. dan memperbaiki-Nya lagi dalam "keserupaan-Nya" dengan Bapa, dengan mengembalikan kepadanya kemuliaan, yakni Roh, "yang memberi kehidupan".
| | 706. | Berlawanan dengan segala harapan manusiawi, Allah menjanjikan keturunan kepada Abraham sebagai buah iman dan kekuasaan Roh Kudus Bdk. Kej 18:1-15; Luk 1:26-38. 54-55; Yoh 1:12-13; Rm 4:16-21.. Di dalamnya segala bangsa di bumi akan diberkati Bdk. Kej 12:3.. Keturunan ini adalah Kristus Bdk. Gal 3:16., dan di dalam Nya pencurahan Roh Kudus menghimpun kembali Bdk. Yoh 11:52. anak-anak Allah yang tercerai-berai. Dengan sumpah Bdk. Luk 1:73. Allah mewajibkan Diri, menganugerahkan Putera kekasih-Nya Bdk. Kej 22:17-19; Rm 8:32; Yoh 3:16. dan "Roh yang dijanjikan", yang merupakan bagian pertama dari warisan yang akan kita peroleh, "yaitu penebusan yang menjadikan kita milik Allah" (Ef 1:13-14) Bdk. Gal 3:14.
| | 707. | Teofani-teofani [penampakan Allah] menerangi jalan perjanjian, dari para bapa bangsa melalui Musa dan Yosua sampai kepada penglihatan-penglihatan yang membuka perutusan nabi-nabi besar. Tradisi Kristen selalu berpendapat bahwa di dalam teofani-teofani ini, Sabda Allah dapat didengar dan dilihat sekaligus secara terbuka dan tersembunyi di dalam awan Roh Kudus.
| | 708. | Pedagogi ilahi ini terutama terlihat dalam pemberian hukum Bdk. Kel 19- 20; Ul 1-11; 29-30.. Huruf hukum itu diberikan sebagai "pengawal penjara" untuk menghantar bangsa menuju Kristus (Gal 3:24). Tetapi karena hukum itu tidak dapat menyelamatkan manusia yang telah kehilangan "keserupaannya" dengan Allah dan hanya dapat memperlihatkan dosa dengan lebih jelas lagi Bdk. Rm 3:20., maka kerinduan akan Roh Kudus dibangkitkan, seperti yang disaksikan oleh mazmur-mazmur keluhan.
| | 709. | Sebagai tanda janji dan perjanjian, hukum seharusnya mengatur hati dan lembaga-lembaga umat yang berasal dari iman Abraham. "Jika kamu sungguh-sungguh mendengarkan finnan-Ku dan berpegang pada perjanjian-Ku... kamu akan menjadi bagi-Ku kerajaan imam dan bangsa yang kudus" (Kel 19:5-6) Bdk. 1 Ptr 2:9.. Tetapi sesudah Daud, bangsa itu jatuh ke dalam percobaan untuk mendirikan satu kerajaan seperti bangsa-bangsa lain. Akan tetapi kerajaan yang dijanjikan kepada Daud Bdk. Bdk. 2 Sam 7; Mzm 89; Luk 1:32-33., akan dikerjakan oleh Roh Kudus; kerajaan itu akan menjadi milik mereka yang miskin dalam Roh.
| | 710. | Pelanggaran terhadap hukum dan ketidak-setiaan terhadap perjanjian membawa kematian. Tibalah masa pembuangan; janji-janji rupa-rupanya ditiadakan. Namun sebenarnya dalam peristiwa itu tampak kesetiaan Allah Penyelamat yang penuh rahasia, dan bersama itu mulailah pula pemulihan yang terjanji - tetapi sesuai dengan Roh. Memang perlu bahwa bangsa Allah mengalami pembersihan ini Bdk. Luk 24:26.. Sesuai dengan rencana Allah, pembuangan ini sudah ada dalam bayangan salib, dan "sisa kudus" yang kembali adalah satu dari gambar-gambar Gereja yang paling jelas.
| | 711. | "Lihatlah, Aku hendak membuat sesuatu yang baru" (Yes 43:19). Tampak kelihatan dua garis profetis: yang satu menuju ke harapan Mesias, yang lain menuju janji tentang roh yang baru. Kedua-duanya menuju ke sisa kecil, kaum miskin Bdk. Zef 2:3., yang dengan penuh harapan menantikan "hiburan Israel" dan "pembebasan Yerusalem".Di atas telah disampaikan, bagaimana Yesus memenuhi ramalan-ramalan menyangkut diri-Nya. Di sini kita membataskan diri pada ramalan, di mana hubungan antara Mesias dan Roh-Nya tampak dengan lebih jelas.
| << >>
|