KITAB SUCI +Deuterokanonika |
|
| Katekismus Gereja Katolik |
|
|
Katekismus Gereja Katolik
| 728. | Selama Yesus sendiri belum dimuliakan melalui kematian dan kebangkitan-Nya, Ia belum mewahyukan Roh Kudus secara penuh dan utuh. Namun lama kelamaan Ia menunjukkan kepada-Nya, sebagaimana dalam ajaran-Nya kepada rakyat. ketika Ia menyatakan bahwa daging-Nya akan menjadi makanan demi kehidupan dunia Bdk. Yoh 6:27.51.62-63.. Ia menyatakan juga karya Roh kepada Nikodemus Bdk. Yoh 3:5-8., wanita Samaria, Bdk. Yoh 4:10.14.23-24. dan mereka yang mengambil bagian dalam hari raya pondok daun Bdk. Yoh 7:37-39.. Dalam hubungan dengan doa Bdk. Luk 11:13. dan kesaksian, yang harus mereka berikan Bdk. Mat 10:19-20., Ia berbicara kepada murid-murid-Nya secara terbuka mengenai Roh Kudus.
| | 729. | Baru setelah saat kemuliaan-Nya tiba, Yesus menjanjikan kedatangan Roh Kudus, karena dalam kematian dan kebangkitan-Nya akan terpenuhilah janji yang diberikan kepada para bapa Bdk. Yoh 14:16-17.26; 15:26; 16:7-15; 17:26.: Roh kebenaran, paraklet [penghibur] yang lain, akan diberikan oleh Bapa karena doa Yesus; Ia akan dikirim oleh Bapa, karena Ia keluar dari Bapa. Roh Kudus akan datang; kita akan mengenal-Nya; Ia akan selalu hadir di tengah-tengah kita. Ia akan mengajar kita dan akan mengingatkan kita akan segala sesuatu yang telah dikatakan Kristus kepada kita, dan memberi kesaksian tentang Dia; Ia akan mengantar kita kepada seluruh kebenaran dan akan memuliakan Kristus. Ia akan membuktikan kepada dunia mengenai dosa, keadilan dan pengadilan.
| | 730. | Akhirnya saat Yesus tiba Bdk. Yoh 13:1; 17:1.: Ia menyerahkan roh-Nya ke dalam tangan Bapa Bdk. Luk 23:46. Yoh 19:30. ketika Ia mengalahkan maut dengan kematian-Nya. Setelah Ia "dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa" (Rm 6:4), Ia langsung memberikan Roh, dengan menghembusi murid-murid-Nya Bdk. Yoh 20:22.. Mulai saat itu perutusan Kristus dan Roh Kudus menjadi perutusan Gereja: "Sama seperti Bapa mengutus Aku demikian juga sekarang Aku mengutus kamu" (Yoh 20:21) Bdk. Mat 28:19; Luk 24:47-48; Kis 1:8.
| | 731. | Pada hari Pentekosta (pada hari terakhir dari ketujuh minggu Paskah) selesailah Paskah Kristus dalam curahan Roh Kudus. Sekarang Ia nyata sebagai Pribadi ilahi. Sekarang Ia diberikan dan diumumkan secara terbuka sebagai Pribadi ilahi. Kristus Tuhan memberi Roh dalam kelimpahan Bdk. Kis 2:33.
| | 732. | Pada hari itu Tritunggal Maha Kudus dinyatakan secara penuh dan utuh. Sejak hari itu Kerajaan yang diumumkan Kristus telah dibuka bagi semua orang yang percaya kepada-Nya. Meskipun mereka manusia lemah, namun dalam iman mereka sudah ikut ambil bagian dalam persekutuan Tritunggal Maha Kudus. Oleh kedatangan-Nya yang tidak terputus-putus, Roh Kudus membiarkan dunia masuk ke dalam "zaman terakhir", zaman Gereja: Kerajaan Allah sudah diterima sebagai warisan, namun belum diselesaikan.
"Kami telah melihat terang yang benar, kami telah menerima Roh surgawi, kami telah mendapat iman yang benar. Kami menyembah Tritunggal yang tidak terbagi karena Ia telah menyelamatkan kita" (Liturgi Bisantin; Tropar dalam Ibadat Sore Pentekosta; diambil sebagai nyanyian sesudah komuni dalam perayaan Ekaristi).
| | 733. | "Allah adalah kasih" ( 1 Yoh 4:8.16), dan cinta adalah karunia pertama; ia mengandung segala karunia yang lain. Cinta ini "telah dicurahkan Allah di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita" (Rm 5:5).
| | 734. | Karena oleh dosa kita mati, atau paling kurang terluka, maka karya cinta yang pertama adalah pengampunan dosa kita. "Persekutuan Roh Kudus" (2 Kor 13:13) di dalam Gereja mengembalikan kepada orang yang dibaptis, keserupaan dengan Allah yang sudah hilang akibat dosa.
| | 735. | Allah memberi kita "uang jaminan", "uang muka" untuk warisan kita Bdk. Rm 8:23; 2 Kor 1:21.: kehidupan Tritunggal Maha Kudus, ialah mencintai, sebagaimana Ia telah mencintai kita Bdk. 1 Yoh 4:11-12.. Cinta ini Bdk. 1 Kor 13. merupakan prinsip kehidupan baru dalam Kristus, yang sudah menjadi mungkin, karena kita "telah menerima kuasa Roh Kudus" (Kis 1:8).
| | 736. | Berkat kekuasaan Roh ini anak-anak Allah dapat menghasilkan buah. Ia, yang telah mencangkokkan kita pada pokok anggur yang benar, membuat kita menghasilkan "buah Roh", yaitu "kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemah-lembutan, penguasaan diri" (Gal 5:22-23). Roh adalah kehidupan kita; semakin banyak kita kehilangan kehidupan kita sendiri Bdk.. Mat 16: 24-26., semakin banyak pula kita "akan mengikuti Roh" (Gal 5:25).
"Roh Kudus membawa kita kembali ke firdaus; menghantar kita ke dalam Kerajaan surga dan kepada pengangkatan sebagai anak; mengajarkan kita untuk penuh kepercayaan menyebut Allah itu Bapa dan mengambil bagian dalam rahmat Kristus, menjadikan kita anak terang dan turut memiliki kemuliaan abadi (Basilius, spir. 15,36).
| | 737. | Perutusan Kristus dan Roh Kudus terlaksana di dalam Gereja, Tubuh Kristus dan kenisah Roh Kudus. Perutusan bersama ini membuat umat beriman masuk ke dalam persekutuan Kristus bersama Bapa-Nya dalam Roh Kudus. Roh menyiapkan manusia dan mendahului mereka dengan rahmat-Nya, supaya menarik mereka kepada Kristus. Ia mewahyukan kepada mereka tentang Tuhan yang telah bangkit, mengingatkan mereka akan perkataan-Nya dan membuka bagi roh mereka arti kematian dan kebangkitan-Nya. Ia menghadirkan bagi mereka misteri Kristus, terutama dalam Ekaristi, supaya mendamaikan mereka dengan Allah, mempersatukan mereka dengan Dia dan dengan demikian menyanggupkan mereka untuk "berbuah banyak" (Yoh 15:5.8) Bdk. Yoh 15:16.
| | 738. | Jadi perutusan Gereja tidak ditambah pada perutusan Kristus dan Roh Kudus, tetapi adalah sakramen mereka. Sesuai dengan seluruh hakikatnya dan dalam semua anggotanya, Gereja itu diutus untuk mewartakan misteri persekutuan dengan Tritunggal Maha Kudus untuk memberi kesaksian, untuk menghadirkan dan semakin menyebar-luaskannya (itulah tema dalam artikel berikut).
"Kita semua yang telah menerima Roh yang satu dan sama, yakni Roh Kudus, dihubungkan antara satu sama lain dan bersama dengan Kristus. Walaupun kita banyak pribadi, Kristus membiarkan Roh-Nya dan Roh Bapa-Nya tinggal di dalam setiap kita, namun Roh yang satu dan tidak terbagi ini, mengantar yang berbeda satu sama lain itu melalui diri-Nya menuju kesatuan... dan mengupayakan agar di dalam Dia semuanya menjadi satu dan sama. Dan seperti kekuasaan kodrat manusiawi Kristus yang kudus mengakibatkan bahwa semua, yang di dalamnya Ia ada, membentuk satu tubuh tunggal, demikian menurut pendapat saya, Roh Allah yang satu dan tidak terbagi, yang tinggal di dalam semua orang, mengantar semua orang menuju kesatuan rohani" (Sirilus dari Aleksandria, Jo. 11,11).
| | 739. | Karena Roh Kudus adalah urapan Kristus, maka Kristus, Kepala Tubuh, memberikan-Nya kepada anggota-anggota-Nya, untuk memelihara mereka, menyembuhkan mereka, menyelaraskan mereka dalam fungsinya yang berbeda-beda, menggairahkan mereka, mendorong mereka untuk memberikan kesaksian, dan mengikut-sertakan mereka dalam penyerahan-Nya kepada Bapa dan dalam doa permohonan-Nya untuk seluruh dunia. Oleh Sakramen-sakramen Gereja, Kristus membagi-bagikan kepada anggota Tubuh-Nya Roh Kudus-Nya yang menguduskan (tema bagian kedua katekismus ini).
| | 740. | "Karya-karya agung Allah" ini, yang diberikan kepada umat beriman dalam Sakramen-sakramen Gereja, menghasilkan buahnya dalam kehidupan baru dalam Kristus menurut Roh (tema bagian ketiga katekismus ini).
| | 741. | "Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan" (Rm 8:26). Roh Kudus yang melaksanakan karya Allah adalah pelatih doa (tema bagian keempat katekismus ini).
| | 742. | "Karena kamu adalah anak, maka Allah telah menyuruh Roh Anak-Nya ke dalam hati kita, yang berseru: Ya Abba, ya Bapa " (Gal 4:6).
| | 743. | Kalau Allah mengutus Putera-Nya, Ia selalu mengutus juga Roh-Nya, sejak awal sampai akhir zaman; perutusan mereka berhubungan erat, mereka tidak dapat dipisahkan.
| | 744. | Ketika "kepenuhan waktu" telah tiba, Roh Kudus menyelesaikan dalam diri Maria segala persiapan untuk kedatangan Kristus, yang Ia lakukan dalam Umat Allah. Oleh pengaruh Roh Kudus, Bapa memberi dalam Maria kepada dunia, Emanuel yang berarti "Allah menyertai kita" (Mat 1:23).
| | 745. | Putera Allah ditahbiskan pada saat inkarnasi-Nya oleh urapan dengan Roh Kudus menjadi Kristus [Mesias] Bdk. Mzm 2:6-7.
| | 746. | Oleh kematian dan kebangkitan-Nya Yesus menjadi "Tuhan dan Mesias" dalam kemuliaan (Kis 2:36). Dari kepenuhan-Nya Ia mencurahkan Roh Kudus atas para Rasul dan atas Gereja.
| | 747. | Roh Kudus yang dialirkan Kristus, Kepala, ke dalam anggota-anggota-Nya, membangun, menjiwai, dan menguduskan Gereja. Gereja merupakan sakramen persekutuan antara Tritunggal Maha Kudus dan manusia.
| | 748. | "Karena Kristus adalah terang bangsa-bangsa, maka konsili suci ini, yang berhimpun dalam Roh Kudus, ingin sekali mewartakan Injil kepada segala makhluk, dan menerangi semua manusia dengan cahaya Kristus yang terpantul dalam wajah Gereja". Dengan kata-kata ini mulailah Konstitusi dogmatis "Lumen Gentium" mengenai Gereja dari Konsili Vatikan II (LG 1). Dengan demikian, konsili menunjukkan bahwa artikel.iman mengenai Gereja bergantung sepenuhnya dari artikel-artikel iman mengenai Yesus Kristus. Gereja tidak mempunyai terang lain kecuali terang Kristus; menurut sebuah gambar yang disukai para bapa Gereja, orang dapat membandingkannya dengan bulan yang terangnya adalah pantulan matahari.
| | 749. | Artikel mengenai Gereja juga bergantung sepenuhnya dari artikel mengenai Roh Kudus. "Karena setelah kita menjelaskan bahwa Roh Kudus adalah sumber dan pemberi segala kekudusan, kita sekarang mengakui bahwa Gereja dianugerahi kekudusan oleh-Nya" (Catech. R. 1, 10, 1). Menurut perkataan para bapa, Gereja adalah tempat, "di mana Roh merekah" (Hipolitus, trad. ap. 35).
| | 750. | Kepercayaan bahwa Gereja adalah "kudus" dan "katolik" serta (seperti Syahadat Nisea-Konstantinopel menambahkan) "satu" dan "apostolik", tidak dapat dipisahkan dari kepercayaan akan Allah Bapa, Putera, dan Roh Kudus. Dalam pengakuan iman apostolik kita mengakui satu Gereja kudus ("Credo... Ecclesiam"), tetapi kita tidak mengatakan bahwa kita percaya akan Gereja.. supaya kita tidak mencampuradukkan Allah dan karya-Nya, tetapi mengakui bahwa semua karunia yang Ia letakkan dalam Gereja-Nya, jelas-jelas berasal dari kebaikan Allah. Bdk. Catech. R. 1,10,22.
| | 751. | Kata yang dipakai dalam bahasa Inggris dan Jerman untuk Gereja (church, Kirche) diambil dari kata sifat Yunani "kuriake" yang berarti "milik Tuhan". Kata yang biasanya dipakai dalam Kitab Suci ialah "ekklesia" (dari kata kerja Yunani "ekkalein", "memanggil keluar" - bahasa Perancisnya "glise") yang berarti "pertemuan rakyat" Bdk. Kis 19:39., terutama yang bersifat religius. Ungkapan ini agak sering dipergunakan dalam terjemahan Yunani Perjanjian Lama untuk pertemuan bangsa terpilih di hadapan Allah, terutama untuk .pertemuan di Sinai, di mana Israel menerima hukum dan dijadikan oleh Allah sebagai bangsa-Nya yang kudus. Bdk. Kel 19. Umat Kristen perdana memandang diri sebagai pengganti pertemuan ini dan karena itu menamakan diri Gereja. Di dalam Gereja, Allah mengumpulkan bangsa-Nya dari segala ujung bumi.
| | 752. | Dalam pemakaian Kristen, "Gereja" berarti pertemuan liturgis Bdk. 1 Kor 11:18; 14:19.28.34.35., tetapi juga jemaat setempat Bdk. 1 Kor 1:2; 16:1. atau seluruh persekutuan kaum beriman Bdk. 1 Kor 15:9; Gal 1:13, Flp 3:6.. Ketiga pengertian ini tidak boleh dipisahkan satu dari yang lain. "Gereja" adalah umat yang Allah himpun di seluruh dunia. Ia terdiri dari jemaat-jemaat setempat dan menjadi nyata sebagai pertemuan liturgis, terutama sebagai pertemuan Ekaristi. Ia hidup dari Sabda dan dari Tubuh Kristus dan karenanya menjadi Tubuh Kristus.
| | 753. | Di dalam Kitab Suci kita menemukan sejumlah besar gambar dan lambang, melaluinya wahyu berbicara tentang misteri Gereja yang tak terselami. Gambar-gambar yang diambil dari Perjanjian Lama adalah variasi-variasi dari satu pikiran pokok yaitu gagasan mengenai "Umat Allah". Dalam Peijanjian Baru Bdk. Ef 1:22; Kol 1:18. semua gambar ini menemukan satu pusat baru: Kristus yang merupakan Kepala umat ini Bdk. LG 9., yang dengan demikian menjadi Tubuh-Nya. Di sekitar pusat ini disusunlah gambar-gambar yang "diambil entah dari alam gembala atau petani, entah dari pembangunan ataupun dari hidup keluarga dan perkawinan" (LG 6).
| | 754. | "Gereja adalah kandang domba, dan satu-satunya pintu yang harus dilalui ialah Kristus Bdk. Yoh 10:1-10.. Gereja juga kawanan, yang seperti dulu telah difirmankan Bdk. Yes 40:11, Yeh 34:11-31., akan digembalakan oleh Allah sendiri. Domba-dombanya, meskipun dipimpin oleh gembala-gembala manusiawi, namun tiada hentinya dibimbing dan dipelihara oleh Kristus sendiri, Sang Gembala Baik dan Pemimpin para gembala Bdk. Yoh 10:11; 1 Ptr 5:4., yang telah merelakan hidup-Nya demi domba-domba" (LG 62) Bdk. Yoh 10:11-15.
| | 755. | "Gereja itu tanaman atau ladang Allah (lih. 1 Kor 3:9). Di ladang itu tumbuhlah pohon zaitun bahari, yang akar kudusnya ialah para Bapa Bangsa. Di situ telah terlaksana dan akan terlaksanalah perdamaian antara bangsa Yahudi dan kaum kafir Bdk. Rm 11:13-26.. Gereja ditanam oleh Petani surgawi sebagai kebun anggur terpilih Mat 21:33-43, par.; bdk. Yes 5:1-7.. Kristuslah pokok anggur yang sejati. Dialah yang memberi hidup dan kesuburan kepada cabang-cabang, yakni kita, yang karena Gereja tinggal dalam Dia, dan yang tidak mampu berbuat apapun tanpa Dia" Yoh 15:1-5. (LG 6).
| | 756. | "Sering pula Gereja disebut bangunan Allah (1 Kor 3:9). Tuhan sendiri mengibaratkan diri-Nya sebagai batu, yang dibuang oleh para pembangun, tetapi malahan menjadi batu sendi Mat 21:42, par.;bdk. Kis 4:11; 1 Ptr 2:7; Mzm 118:22.: Di atas dasar itulah Gereja dibangun oleh para Rasul Bdk. 1 Kor 3:11. dan memperoleh kekuatan dan kekompakan dari pada-Nya. Bangunan itu diberi pelbagai nama: rumah Allah (lih. 1 Tim 3:15), tempat tinggal keluarga-Nya; kediaman Allah dalam Roh Bdk. Ef 2:19-22.; kemah Allah di tengah manusia (Why 21:3) dan terutama kenisah kudus. Kenisah itu diperagakan sebagai gedung-gedung ibadat dan dipuji-puji oleh para Bapa Suci, lagi pula dalam liturgi dengan tepat diibaratkan Kota suci, Yerusalem Baru. Sebab di situlah kita bagaikan batu-batu yang hidup dibangun di dunia ini (1 Ptr 2:5). Yohanes memandang Kota suci itu, ketika pada pembaharuan bumi turun dari Allah di surga, siap sedia ibarat mempelai yang berhias bagi suaminya (Why 21:1-2)" (LG 6).
| | 757. | "Gereja juga digelari Yerusalem yang turun dari atas dan Bunda kita Bdk. Why 12:17. (Gal 4:26) dan dilukiskan sebagai mempelai nirmala bagi Anak Domba yang tak bernoda (lih. Why 19:7; 21:2 dan 9; 22:17). Kristus mengasihinya dan telah menyerahkan diri-Nya baginya untuk menguduskannya (Ef 5:25-26). Ia menggabungkannya dengan diri-Nya dalam perjanjian yang tak terputuskan, serta tiada hentinya mengasuhnya dan merawatnya (Ef 5:29)" (LG 6).
| << >>
|