KITAB SUCI +Deuterokanonika |
|
| Katekismus Gereja Katolik |
|
|
Katekismus Gereja Katolik
| 767. | "Sesuai tugas, yang diberikan Bapa kepada Putera untuk ditunaikan di dunia, diutuslah Roh Kudus pada hari Pentekosta, agar ia senantiasa menyucikan Gereja" (LG 4). Ketika itu "Gereja ditampilkan secara terbuka di depan khalayak ramai dan dimulailah penyebaran Injil di antara bangsa-bangsa melalui pewartaan" (AG 4). Sebagai "perhimpunan" semua manusia menuju keselamatan, Gereja itu misioner menurut kodratnya, diutus oleh Kristus kepada segala bangsa, untuk menjadikan semua orang murid-murid-Nya Bdk. Mat 28:19-20; AG 2;5-6.
| | 768. | Untuk melaksanakan perutusan-Nya, Roh "memperlengkapi dan membimbing Gereja dengan aneka karunia hierarkis dan karismatik" (LG 4). Melalui Dia "Gereja, yang diperlengkapi dengan karunia-karunia Pendirinya, dan yang dengan setia mematuhi perintah-perintah-Nya tentang cinta kasih, kerendahan hati, dan ingkar diri, menerima perutusan untuk mewartakan Kerajaan Kristus dan Kerajaan Allah, dan mendirikannya di tengah semua bangsa" (LG 5).
| | 769. | "Gereja... hanya akan disempurnakan dalam Kerajaan surgawi" (LG 48), waktu kedatangan kembali Kristus dalam kemuliaan-Nya. Sampai saat itu "Gereja berlangkah dalam penziarahannya antara penghambatan dunia dan penghiburan Allah" (Agustinus, civ. 18,5 1) Bdk. LG 8.. Gereja sadar bahwa di dunia ini ia masih jauh dari Tuhan, di perasingan Bdk. 2 Kor 5:6; LG 6. dan merindukan Kerajaan yang disempurnakan, agar "dipersatukan dengan rajanya dalam kemuliaan" (LG 5). Penyempurnaan Gereja dan melalui dia penyempurnaan dunia dalam kejayaan, tidak akan terlaksana tanpa ujian-ujian besar. Baru sesudah itu "semua orang yang benar sejak Adam, dari Abel yang saleh sampai ke orang pilihan terakhir, akan dipersatukan dalam Gereja semesta di hadirat Bapa" (LG 2).
| << >>
|