Kalender Liturgi hari ini
Kitab Hukum Kanonik
KITAB SUCI +Deuterokanonika
: - Pilih kitab kitab, masukan bab, dan nomor ayat yang dituju
Katekismus Gereja Katolik
No. : masukkan no. katekismus yang dikehedaki,( 67, 834 / 883-901)
SEJARAH PAUS

Ensiklik & Surat Paus

Dokumen KV 2

No: masukkan no. yang dikehedaki - 0 (nol) untuk melihat daftar isi-(catatan kaki lihat versi Cetak) 

Katekismus Gereja Katolik
Katekismus Gereja Katolik
www.imankatolik.or.id
Cari Kata dalam KGK
www.imankatolik.or.id
Nomor:
masukkan no. katekismus yang dikehedaki, misalnya 3, 67, 834 atau 883-901
Kata:
masukkan kata yang akan dicari untuk
menunjukkan no. katekismus

769."Gereja... hanya akan disempurnakan dalam Kerajaan surgawi" (LG 48), waktu kedatangan kembali Kristus dalam kemuliaan-Nya. Sampai saat itu "Gereja berlangkah dalam penziarahannya antara penghambatan dunia dan penghiburan Allah" (Agustinus, civ. 18,5 1) Bdk. LG 8.. Gereja sadar bahwa di dunia ini ia masih jauh dari Tuhan, di perasingan Bdk. 2 Kor 5:6; LG 6. dan merindukan Kerajaan yang disempurnakan, agar "dipersatukan dengan rajanya dalam kemuliaan" (LG 5). Penyempurnaan Gereja dan melalui dia penyempurnaan dunia dalam kejayaan, tidak akan terlaksana tanpa ujian-ujian besar. Baru sesudah itu "semua orang yang benar sejak Adam, dari Abel yang saleh sampai ke orang pilihan terakhir, akan dipersatukan dalam Gereja semesta di hadirat Bapa" (LG 2).

770.Gereja berada di tengah sejarah, tetapi sekaligus juga di atasnya. Hanya "dengan mata iman" (Catech. R. 1, 10,20) orang dapat di dalam kenyataan yang kelihatan juga melihat kenyataan rohani, pembawa kehidupan ilahi.

771."Kristus satu-satunya Pengantara, di dunia ini telah membentuk Gereja-Nya yang kudus, persekutuan iman, harapan, dan cinta kasih sebagai himpunan yang kelihatan. Ia tiada hentinya memelihara Gereja. Melalui Gereja Ia melimpahkan kebenaran dan rahmat kepada semua orang" (LG 8). Gereja itu serentak merupakan:
?"serikat yang dilengkapi dengan jabatan hierarkis dan Tubuh Mistik Kristus,
?kelompok yang tampak dan persekutuan rohani,
?Gereja di dunia dan Gereja yang diperkaya dengan karunia-karunia surgawi."Kedua aspek itu "merupakan satu kenyataan yang kompleks, dan terwujud karena perpaduan unsur manusiawi dan ilahi" (LG 8).

"Gereja sekaligus bersifat manusiawi dan ilahi, kelihatan namun penuh kenyataan yang tak kelihatan, penuh semangat dalam kegiatan namun meluangkan waktu juga untuk kontemplasi, hadir di dunia namun sebagai musafir. Dan semua itu berpadu sedemikian rupa, sehingga dalam Gereja apa yang insani diarahkan dan diabdikan kepada yang ilahi, apa yang kelihatan kepada yang tidak tampak, apa yang termasuk kegiatan kepada kontemplasi, dan apa yang ada sekarang kepada kota yang akan datang, yang sedang kita cari" (SC 2).
"Betapa hinanya! Betapa agungnya! Kemah Kedar dan kenisah Allah, kediaman duniawi dan istana surgawi, gubuk tanah liat dan benteng raja, tubuh kematian dan kenisah terang, kemuakan orang sombong dan mempelai Tuhan! Ia hitam namun cantik, hai puteri-puteri Yerusalem! Walaupun jerih payah dan duka nestapa selama pengasingan yang lama merusaknya, namun ia masih dihias dengan keindahan surgawi" (Bernardus Cant. 27,14).

<<   >>