KITAB SUCI +Deuterokanonika |
|
| Katekismus Gereja Katolik |
|
|
Katekismus Gereja Katolik
| 782. | Umat Allah ditandai dengan kekhususan-kekhususan, yang membedakannya dari semua kelompok agama dan bangsa, dari semua kelompok politik dan budaya dalam sejarah:
? Ia adalah Umat Allah. Allah bukan milik suatu bangsa secara khusus. Tetapi Ia telah membentuk satu umat dari mereka yang sebelumnya bukan merupakan bangsa: "bangsa yang terpilih, imamat yang rajawi, bangsa yang kudus" (1 Ptr 2:9).
? Orang menjadi anggota umat ini bukan melalui kelahiran jasmani, melainkan melalui "kelahiran dari atas", "dari air dan roh" (Yoh 3:3-5), artinya oleh iman kepada Kristus dan Pembaptisan.
? Umat ini memiliki Yesus, sang Kristus [Terurapi, Mesias] sebagai Kepala. Karena minyak urapan yang satu dan sama, Roh Kudus, mengalir dari Kepala ke dalam Tubuh, ia adalah "umat mesianis".
? "Sebagai status hidup umat ini memiliki martabat dan kemerdekaan putera-puteri Allah, dan Roh Kudus berdiam di dalam hati mereka sebagaimana di dalam kenisah.
? "Hukumnya perintah baru untuk mencintai, seperti Kristus sendiri telah mencintai kita Bdk. Yoh 13:34." (LG 9). Itulah hukum "baru" Roh Kudus Bdk. Rm 8:2, Gal 5:25.
? Perutusannya ialah menjadi garam dunia dan terang bumi Bdk. Mat 15: 13-16.. "Bagi seluruh bangsa manusia [ia] merupakan benih kesatuan, harapan, dan keselamatan yang amat kuat.""Tujuannya Kerajaan Allah, yang oleh Allah sendiri telah dimulai di dunia, untuk selanjutnya disebarluaskan, hingga pada akhir zaman diselesaikan oleh-Nya juga? (LG 9).
| << >>
|